Bek Real Madrid Sindir Pelatih Spanyol usai Tak Masuk Skuad Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 memunculkan polemik di Timnas Spanyol setelah Dean Huijsen gagal masuk skuad final pilihan Luis de la Fuente.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 Mei 2026, 20:47 WIB
Dean Huijsen dari Real Madrid (kiri) menyundul bola lebih dulu dari pemain Mallorca, Vedat Muriqi, dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Mallorca di Madrid, Sabtu, 30 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menghadirkan perdebatan besar di lingkungan Real Madrid setelah Dean Huijsen gagal masuk skuad final Timnas Spanyol. Keputusan Luis de la Fuente memicu tanda tanya karena bek muda itu sebelumnya masuk dalam proyek jangka panjang tim nasional.

Huijsen sempat dianggap sebagai salah satu kandidat utama di lini belakang Spanyol. Bek berusia 21 tahun tersebut juga beberapa kali dinilai cocok dengan skema permainan De la Fuente.

Situasi makin menarik karena tidak ada satu pun pemain Real Madrid dalam daftar 26 pemain Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Kondisi itu cukup jarang terjadi mengingat pengaruh besar klub tersebut dalam sejarah Tim Matador.

Reaksi Dean Huijsen usai Dicoret

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberi instruksi kepada Lamine Yamal di laga semifinal UEFA Nations League kontra Prancis di MHPArena, Stuttgart, Jerman, Kamis, 5 Juni 2025. (AP Photo/Martin Meissner)

Tidak lama setelah pengumuman skuad, Huijsen terlihat memberikan respons lewat media sosial. Ia mengunggah ulang gambar yang pertama kali dibagikan ayahnya terkait statistik performa musim ini.

Grafik dari Sofascore itu memperlihatkan rating Huijsen berada di atas beberapa bek yang masuk skuad Spanyol. Salah satu nama yang dibandingkan adalah bek Barcelona, Eric Garcia.

Keputusan De la Fuente tetap tidak berubah meski data statistik mendukung Huijsen. Tim pelatih Spanyol tampaknya mempertimbangkan faktor lain di luar angka performa individu.

Dalam skuad akhir Piala Dunia 2026, Spanyol memilih Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Pubill, dan Eric Garcia untuk posisi bertahan. Pilihan tersebut memperlihatkan pelatih lebih mengutamakan kestabilan dan pengalaman.

Musim Sulit Bersama Real Madrid

Pemain Real Madrid, Dean Huijsen, beraksi dalam pertandingan La Liga Spanyol melawan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Huijsen menjalani musim yang tidak mudah bersama Real Madrid. Penampilan lini belakang klub juga kurang konsisten sehingga berdampak pada performa individu para pemain.

Bek muda itu beberapa kali tampil kurang meyakinkan ketika Madrid mengalami tekanan dalam pertandingan penting. Situasi tersebut diyakini ikut memengaruhi keputusan tim pelatih Spanyol.

Meski gagal masuk skuad Piala Dunia 2026, Huijsen masih memiliki peluang besar kembali ke tim nasional. Usianya yang masih muda membuat proses perkembangan kariernya masih sangat panjang.

De la Fuente kemungkinan lebih memilih pemain yang dianggap siap menghadapi tekanan turnamen besar. Faktor pengalaman dan kestabilan permainan menjadi pertimbangan penting menjelang kompetisi level dunia.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya