Thailand Masih Pede Bisa Sikat Vietnam di Leg 2 Final Piala AFF 2026

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, optimis timnya dapat membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala AFF 2026 meski tertinggal dua gol.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih tim nasional Thailand, Anthony Hudson, menyatakan keyakinannya bahwa timnya mampu membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala AFF 2026.

Thailand menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Vietnam, di mana mereka harus menang dengan selisih lebih dari dua gol untuk meraih trofi.

Dalam leg pertama yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026), Thailand mengalami kekalahan 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri. Dua gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai setelah jeda, yang membuat Thailand berada dalam posisi sulit menjelang laga penentuan di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).

Hudson menegaskan bahwa skuadnya sudah berada di Hanoi sejak Senin (24/8/2026) untuk mempersiapkan diri menghadapi laga krusial ini. Ia meminta para pemain untuk menjadikan hasil leg pertama sebagai pelajaran berharga.

"Kami masih memiliki waktu 90 menit lebih di My Dinh, dan saya yakin kami bisa membalikkan keadaan," ujarnya.

Harus Percaya Diri

Pelatih asal Inggris ini menekankan pentingnya rasa percaya diri bagi seluruh tim. "Tidak ada yang bisa memprediksi hasil apa pun. Namun, yang terpenting adalah semua orang, mulai dari saya, staf pelatih, hingga para pemain merasa sangat percaya diri menjelang laga tandang ini," ungkap Hudson, seperti dikutip dari Soha, Selasa (25/8/2026).

Hudson juga menyoroti bahwa timnya menciptakan banyak peluang di leg pertama, meskipun gagal memanfaatkannya.

"Fakta bahwa kiper Vietnam terpilih sebagai pemain terbaik sudah menjelaskan segalanya. Persiapan adalah kunci; begitu kami tiba di Vietnam, kami yakin bisa menyulitkan mereka bahkan di kandang mereka sendiri," tambahnya.

Saatnya Bangkit

Hudson merujuk pada performa Thailand yang sebenarnya lebih baik dalam penguasaan bola pada leg pertama, dengan catatan 61 persen penguasaan bola dan 14 tembakan, meski hanya tiga yang mengarah ke gawang. Sementara itu, Vietnam tampil lebih efektif dengan dua gol dari lima tembakan yang tepat sasaran dari 12 percobaan.

Meski skuadnya tidak dalam kekuatan terbaik karena Piala AFF tidak termasuk agenda resmi FIFA, Hudson tetap optimis.

"Saya sangat menghargai kerja sama klub dan federasi dalam membentuk skuad ini. Awalnya, saya hampir kekurangan pemain, dan tidak ada yang menyangka kami bisa melaju sejauh ini," jelasnya.

Hudson menegaskan, kedatangan tim ke Vietnam bukan untuk berlibur, melainkan untuk menyelesaikan misi. "Seluruh tim datang untuk menuntaskan misi dan bertekad meraih kesuksesan," tegasnya.