Titik Lemah Real Madrid yang Harus Dibereskan Jose Mourinho

Fabio Capello secara terbuka mengkritik performa Real Madrid setelah menyelesaikan musim 2025/2026 yang jauh dari harapan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 25 Mei 2026, 22:47 WIB
Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Liputan6.com, Jakarta - Fabio Capello secara terbuka mengkritik performa Real Madrid setelah menjalani musim 2025/2026 yang jauh dari harapan. Eks pelatih Los Blancos itu menilai ada persoalan mendasar dalam skuad yang hingga kini belum berhasil diperbaiki.

Real Madrid menutup musim tanpa meraih trofi bergengsi dan harus melihat Barcelona tampil lebih dominan dalam persaingan gelar La Liga. Meski mampu menang 4-2 atas Athletic Club pada pertandingan terakhir, hasil tersebut dianggap belum mampu menghapus berbagai masalah yang menghantui tim sepanjang musim.

Di tengah isu perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas serta kemungkinan Jose Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu, Capello menilai sektor yang paling membutuhkan perhatian adalah lini tengah.

Capello Nilai Madrid Kehilangan Kendali di Lini Tengah

Momen selebrasi para pemain Real Madrid gol Gonzalo Garcia dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Athletic di Santiago Bernabeu, 24 Mei 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Menurut Capello, Real Madrid harus lebih teliti dalam mengidentifikasi kelemahan utama skuad mereka saat ini. Ia menegaskan klub wajib mendatangkan pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.

“Musim ini bukan periode yang mudah untuk Real Madrid. Kami harus memahami seperti apa arah masa depan tim,” kata Capello.

“Hal terpenting adalah memahami di mana ada pemain berkualitas dan di bagian mana tim ini mengalami kekurangan. Setelah itu, mencoba mendatangkan mereka. Itu jelas bukan tugas mudah.”

Pria asal Italia tersebut lalu memberi perhatian khusus terhadap sektor tengah permainan Madrid. Ia menilai hengkangnya beberapa legenda serta faktor usia pemain senior membuat keseimbangan tim mulai menurun.

Capello menyebut Madrid masih belum menemukan sosok yang mampu menggantikan pengaruh Luka Modric dan Toni Kroos. Baginya, karakter pemain dengan kemampuan teknik tinggi dan kecerdasan membaca permainan sangat dibutuhkan untuk menjaga ritme tim.

Mourinho Dinilai Harus Membawa Jawaban Baru

Pelatih Benfica, Jose Mourinho tak senang dengan selebrasi gol Vinicius yang akhirnya memicu insiden tersebut. Hal itu membuatnya memilih bersikap netral terkait insiden rasisme yang dialami Vinicius Junior. (AP Photo/Pedro Rocha)

Nama Mourinho terus dikaitkan dengan peluang kembali melatih Real Madrid pada musim panas mendatang. Jika benar kembali, mantan pelatih AS Roma itu diyakini akan langsung fokus membenahi lini tengah.

“Perubahan apa yang perlu dilakukan Real Madrid? Mereka membutuhkan pembenahan di lini tengah karena harus menemukan pemain seperti Modric dan juga sosok seperti Kroos,” ujar Capello.

“Pemain seperti mereka sangat penting karena punya kualitas dan kecerdasan taktik yang luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, di area itulah kami sedikit kehilangan keseimbangan.”

Rodri menjadi salah satu pemain yang disebut masuk dalam daftar incaran Real Madrid. Gelandang Manchester City tersebut dikabarkan berpotensi mempertimbangkan pindah ke Bernabeu apabila Pep Guardiola benar-benar meninggalkan Etihad Stadium.

Selain Rodri, nama Enzo Fernandez juga terus dikaitkan dengan Madrid walaupun nilai transfernya di Chelsea dianggap terlalu tinggi. Di sisi lain, gelandang Sporting CP Morten Hjulmand disebut sebagai opsi favorit Mourinho karena dinilai lebih realistis dan mampu memberikan kestabilan taktik bagi tim.

Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya