Liputan6.com, Jakarta - Joe Cole mendorong Arsenal untuk mempertimbangkan transfer Bernardo Silva setelah sang gelandang memutuskan meninggalkan Manchester City. Mantan pemain Chelsea itu menilai Silva masih memiliki kualitas yang bisa membantu tim asuhan Mikel Arteta.
Silva telah mengumumkan bahwa musim lalu menjadi musim terakhirnya bersama Manchester City. Keputusan itu mengakhiri perjalanan sembilan tahun yang penuh prestasi di Etihad Stadium.
Advertisement
Sejak didatangkan dari Monaco pada 2017, pemain asal Portugal tersebut mencatatkan 76 gol dan 77 assist dalam 460 pertandingan. Ia juga membantu Manchester City meraih 18 trofi selama membela klub.
Menurut laporan ESPN, kepergian Silva mulai menarik perhatian sejumlah klub Eropa. Barcelona, Atletico Madrid, dan Arsenal disebut menjadi kandidat tujuan berikutnya bagi pemain berusia 31 tahun itu.
Arsenal Diminta Coba Ajukan Tawaran untuk Bernardo Silva
Cole melihat tidak ada alasan bagi Arsenal untuk mengabaikan peluang mendapatkan Silva. Apalagi Arteta pernah bekerja sama dengan sang pemain ketika masih menjadi staf pelatih Manchester City.
Status Silva yang segera tersedia di pasar transfer membuat peluang tersebut semakin menarik. Cole pun menyarankan Arsenal untuk setidaknya menjajaki kemungkinan merekrutnya.
“Apakah Anda akan mencoba mengajukan tawaran diam-diam untuk Bernardo Silva jika masa depannya belum jelas di tempat lain? Ayo pindah dan tinggal di London!” usul Cole dalam podcast The Dressing Room.
"Saya tidak melihat alasan mengapa Arsenal tidak mencoba melihat kemungkinan itu, mengingat kualitas yang masih dimilikinya," sambung Cole.
Cole Yakin Silva Masih Punya Energi Besar di Lapangan
Ketika muncul anggapan bahwa Arsenal membutuhkan gelandang yang lebih muda dengan intensitas kerja lebih tinggi, Cole tidak sependapat. Ia menilai Silva tetap memiliki etos kerja yang sangat baik.
Menurutnya, kontribusi Silva tidak hanya terlihat saat menguasai bola. Pemain Portugal itu juga mampu bekerja keras untuk membantu tim tanpa bola.
"Kawan, dia bekerja sangat keras," ucap Cole.
"Dia menjelajahi begitu banyak area di lapangan," imbuh Cole.
Cole Bela Penampilan Arsenal di Final Liga Champions
Selain membahas Silva, Cole juga menyoroti penampilan Arsenal pada final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Ia menilai kritik terhadap pendekatan permainan Arsenal tidak sepenuhnya tepat.
Menurutnya, Arsenal menghadapi tim yang saat ini mungkin merupakan yang terbaik di dunia. Karena itu, tekanan yang diterima skuad Arteta sepanjang pertandingan sangat sulit dihindari.
"Itulah kritik yang muncul. Semua orang mengatakan Arsenal terlalu bertahan, tetapi saya pribadi berpikir PSG memang tim terbaik di dunia saat ini," ungkap Cole.
"Arsenal, Leandro Trossard, dan Bukayo Saka melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membantu pertahanan dan melipatgandakan penjagaan, tetapi mereka terus ditekan," lanjut Cole.
Kesabaran PSG Jadi Pembeda di Final
Cole menilai kesabaran PSG dalam membangun serangan menjadi salah satu faktor utama kemenangan mereka. Tim asal Prancis itu terus menggerakkan bola dari satu sisi ke sisi lain hingga pertahanan Arsenal mulai kehilangan tenaga.
Ia melihat kesalahan yang dilakukan Cristhian Mosquera tidak terlepas dari tekanan yang terus diberikan PSG. Menurut Cole, kelelahan fisik akhirnya memengaruhi pengambilan keputusan pemain Arsenal.
"Mereka bergerak dari sisi ke sisi dan ketika Anda terus bertahan dalam blok seperti itu, kaki akan terasa terbakar. Pada akhirnya Cristhian Mosquera melakukan kesalahan karena kakinya sudah kelelahan dan dia berada di posisi yang salah," tutur Cole.
"Kesabaran yang mereka tunjukkan sungguh luar biasa. Saya pikir kesabaran PSG benar-benar fantastis," tegas Cole.
Sumber: Metro