Michael Carrick Akhiri Tradisi 25 Tahun di Manchester United

Manchester United mengakhiri tradisi tur pramusim jarak jauh setelah 25 tahun. Michael Carrick memilih fokus pada persiapan kompetitif di Eropa.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 10 Juni 2026, 15:49 WIB
Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United memulai era baru di bawah Michael Carrick dengan keputusan penting terkait agenda pramusim. Klub Liga Inggris itu mengakhiri tradisi tur pramusim ke benua lain yang telah berlangsung selama 25 tahun.

Keputusan tersebut menjadi salah satu langkah awal Carrick setelah mendapatkan kontrak dua tahun untuk tetap menangani tim. Manchester United kini memilih menjalani rangkaian laga persiapan sepenuhnya di Eropa pada musim panas 2026.

Perubahan itu memperlihatkan fokus baru klub yang lebih mengutamakan kesiapan skuad menghadapi musim kompetisi. Carrick tampaknya ingin mengurangi beban perjalanan agar para pemain berada dalam kondisi terbaik saat musim dimulai.

Carrick Ubah Arah Persiapan Manchester United

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Sejak 2002, Manchester United rutin menggelar tur pramusim ke Asia, Amerika Utara, atau Australia. Tahun ini, klub memilih pendekatan berbeda dengan menjadwalkan pertandingan di sejumlah negara Eropa.

Langkah tersebut berkaitan dengan upaya bersaing di level tertinggi Eropa. Dengan kembali tampil di Liga Champions, jadwal pertandingan akan jauh lebih padat dibanding musim-musim sebelumnya.

Meski tidak melakukan perjalanan antarbenua, agenda pramusim Manchester United tetap menantang. Carrick telah menyiapkan serangkaian pertandingan melawan lawan berkualitas untuk menguji kesiapan timnya.

Tur pramusim akan dimulai dengan menghadapi Wrexham di Helsinki pada 18 Juli. Setelah itu, United dijadwalkan melawan Rosenborg di Norwegia pada 24 Juli.

Setelah laga tersebut, Manchester United akan berjumpa Atletico Madrid di Strawberry Arena, Solna, pada 1 Agustus. Tim kemudian tetap berada di Swedia untuk menghadapi juara Eropa, PSG, pada 8 Agustus.

Jadwal Padat dan Fokus ke Kompetisi Eropa

Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, meninggalkan lapangan bersama Kobbie Mainoo dari Manchester United di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Manchester, Inggris, Minggu, 3 Mei 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Manchester United juga akan menghadapi Leeds United di Dublin pada 12 Agustus. Rangkaian pramusim kemudian ditutup dengan duel melawan AC Milan di Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus.

Direktur olahraga klub, Jason Wilcox, menilai jadwal tersebut menjadi persiapan ideal menuju musim baru. Ia juga yakin tur Eropa memberi kesempatan bagi klub untuk tetap menjalin kedekatan dengan para pendukung.

"Kami antusias menutup tur pramusim di Wroclaw, Polandia, dengan pertandingan besar melawan AC Milan," kata Wilcox. "Pertandingan ini akan memberikan persiapan yang kuat untuk musim 2026-27 sekaligus kesempatan berharga untuk terhubung dengan para penggemar kami di seluruh Eropa."

Tur pramusim ke luar Eropa selama ini memang menjadi sumber pemasukan sekaligus sarana memperluas popularitas klub. Namun, sebagian pendukung merasa fokus terhadap aspek bisnis terlalu dominan dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan mengurangi perjalanan panjang, Manchester United berharap tingkat kelelahan pemain dapat ditekan. Strategi baru yang diterapkan Carrick dinilai berpotensi membantu tim tampil lebih kompetitif sepanjang musim.

Bagi banyak pendukung, pengurangan tur jarak jauh merupakan kompromi yang layak diterima, apalagi jika langkah tersebut membantu Manchester United kembali bersaing memperebutkan trofi dan tampil kuat di kompetisi Eropa.

Sumber: The Mirror

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya