Liputan6.com, Jakarta - Jepang menunjukkan performa yang sangat meyakinkan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Samurai Biru berhasil melewati tiga pertandingan tanpa sekalipun menelan kekalahan, sebuah catatan yang semakin menegaskan perkembangan mereka sebagai salah satu kekuatan baru di sepak bola dunia.
Perjalanan Jepang diawali dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Belanda. Setelah itu, mereka tampil dominan dengan menghancurkan Tunisia 4-0.
Advertisement
Pada laga terakhir Grup F, Jepang kembali memperlihatkan konsistensinya setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia, hasil yang memastikan langkah mereka ke babak 32 besar.
Penampilan impresif tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Jepang meningkat jelang menghadapi Brasil. Salah satu pemain yang optimistis adalah Daizen Maeda, pencetak gol Jepang saat menghadapi Swedia.
Seperti dilansir Bola.com, penyerang Glasgow Celtic itu menilai kualitas timnya terus berkembang dan siap memberikan perlawanan sengit kepada raksasa Amerika Selatan tersebut.
Bikin Kejutan
Meski mengakui Brasil merupakan lawan yang sangat tangguh, Maeda yakin Jepang memiliki peluang untuk menciptakan kejutan. Menurutnya, kunci untuk meraih hasil positif adalah tetap memainkan gaya permainan yang selama ini menjadi identitas Samurai Biru.
"Tentu saja ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun, saya percaya kami memiliki peluang untuk menang jika mampu menampilkan permainan yang selama ini kami bangun," ujar Daizen Maeda, seperti dikutip dari Soccer Digest Web.
Dia menambahkan, "Sekarang yang terpenting adalah memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Cetak Gol lawan Swedia
Daizen Maeda bermain penuh dalam laga Jepang versus Swedia. Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, Jepang membuka keunguan saat memasuki menit ke-56, melalui gol Daizen Maeda dengan menyempurnakan assist Ritsu Doan.
Namun hanya berjarak enam menit, Anthony Elanga menyamakan skor menjadi 1-1. Tendangan kaki kiri melengkungnya, tak dapat diantisipasi kiper Jepang. Skor imbang bertahan sampai laga bubar.
"Saya berpikir untuk berkonsentrasi penuh pada kontrol bola trap. Kontrol bola saya berhasil dengan baik, jadi saya tinggal menyelesaikan sisanya," ungkap Maeda.
"Senang rasanya juga bisa berkontribusi dalam pertahanan. Namun, kami tidak memenangkan pertandingan ini, jadi saya ingin memperbaikinya dan meraih kemenangan di laga berikutnya," tandas pemain berusia 28 tahun.
Sumber: Soccer Digest Web