Jelang 32 Besar Piala Dunia 2026, Daizen Maeda Yakin Jepang Bisa Tundukkan Brasil

Jepang lolos ke 32 besar tanpa kalah. Daizen Maeda yakin bisa menantang Brasil dan menekankan kunci laga: tetap bermain dengan identitas Samurai Biru.

oleh Edu KrisnadefaDiperbarui 26 Juni 2026, 14:47 WIB
Selebrasi Daizen Maeda saat mencetak gol Jepang ke gawang Swedia di Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Jepang melangkah ke 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi usai menyelesaikan fase grup tanpa kekalahan. Keyakinan itu mewarnai persiapan menghadapi Brasil di fase gugur.

Sepanjang persaingan di Grup F, Samurai Biru menahan Belanda 2-2, menaklukkan Tunisia 4-0, lalu bermain 1-1 melawan Swedia yang memastikan tiket ke babak 32 besar.

Penyerang Glasgow Celtic, Daizen Maeda, yang mencetak gol ke gawang Swedia, menilai kualitas Jepang terus berkembang dan siap memberi perlawanan kepada Brasil, dilansir dari Bola.com.

Maeda Usung Keyakinan Menjelang Brasil

Maeda mengakui Brasil merupakan lawan tangguh, tetapi ia melihat celah untuk membuat kejutan jika Jepang konsisten pada gaya mainnya.

"Tentu saja ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Namun, saya percaya kami memiliki peluang untuk menang jika mampu menampilkan permainan yang selama ini kami bangun,"

ujar Daizen Maeda, seperti dikutip dari Soccer Digest Web.

"Sekarang yang terpenting adalah memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin."

kata Maeda.

Gol ke Gawang Swedia dan Evaluasi Laga

Daizen Maeda dari Timnas Jepang, tengah, merayakan gol pembuka timnya ke gawang Swedia pada pertandingan Grup F Piala Dunia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Jumat, 26 Juni 2026. (AP Photo/Tony Gutierrez)

Daizen Maeda tampil penuh saat Jepang bermain 1-1 melawan Swedia. Kebuntuan pecah pada menit ke-56 ketika ia menyelesaikan umpan Ritsu Doan untuk membawa Jepang unggul.

Keunggulan itu bertahan hanya enam menit. Anthony Elanga menyamakan skor 1-1 pada menit ke-62 lewat tendangan kaki kiri melengkung yang tidak mampu diantisipasi kiper Jepang. Skor tersebut bertahan hingga akhir laga.

"Saya berpikir untuk berkonsentrasi penuh pada kontrol bola trap. Kontrol bola saya berhasil dengan baik, jadi saya tinggal menyelesaikan sisanya,"

ungkap Maeda.

"Senang rasanya juga bisa berkontribusi dalam pertahanan. Namun, kami tidak memenangkan pertandingan ini, jadi saya ingin memperbaikinya dan meraih kemenangan di laga berikutnya,"

tandas pemain berusia 28 tahun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya