Prediksi Swiss vs Aljazair: Duel Tim Panas

Swiss dan Aljazair berduel di BC Place Vancouver untuk memperebutkan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 02 Juli 2026, 08:00 WIB
Swiss mewaspadai ancaman Aljazair di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (AP Photo/Andre Penner)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan krusial babak gugur Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Swiss dan Aljazair di BC Place Vancouver, Jumat (3/6/2026) pukul 10.00 WIB. Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 16 besar, dengan Swiss berambisi melanjutkan performa impresif dari fase grup.

Swiss berhasil menunjukkan dominasinya di Grup B, mengamankan posisi puncak dengan perolehan tujuh poin dari sembilan poin maksimal yang tersedia. Salah satu penampilan menonjol mereka adalah kemenangan 2-1 atas Kanada pada 24 Juni, yang membantu mereka finis di atas salah satu negara tuan rumah bersama tersebut.

Sementara itu, Aljazair melaju ke babak gugur setelah menempati posisi ketiga di Grup J. Mereka mengumpulkan empat poin, namun selisih gol minus dua menjadi tantangan yang harus diatasi. Kelolosan mereka juga diwarnai hasil imbang 3-3 melawan Austria pada 28 Juni, sebuah pertandingan yang oleh beberapa pengamat dibandingkan dengan 'aib Gijon' di Piala Dunia 1982.

Dominasi Swiss di Fase Grup dan Rekor Tak Terkalahkan

Selebrasi pemain Swiss saat mengalahkan Kanada di Piala Dunia 2026 (AFP)

Penampilan Swiss pada fase grup Piala Dunia 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan edisi sebelumnya, dengan mencetak tujuh gol dan kebobolan tiga kali. Sebagai perbandingan, pada 2022, catatan produktivitas mereka adalah 4-3.

Pelatih Murat Yakin berpeluang membawa Swiss ke babak 16 besar untuk keempat kalinya secara berturut-turut dalam sejarah kompetisi ini. Tim berjuluk Devils Rouges ini juga memiliki catatan impresif, tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir, dengan enam kemenangan dalam periode tersebut.

Satu-satunya kekalahan dalam sepuluh pertandingan kompetitif terakhir adalah saat takluk 3-2 dari juara Euro 2024 Spanyol di Nations League pada November 2024.

Para pendukung Swiss dapat merasa optimis mengingat tim mereka hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Pemenang pertandingan babak gugur ini akan menghadapi pemenang antara Kolombia atau Ghana di babak selanjutnya.

Perjalanan Aljazair Menuju Babak Gugur dan Sejarah Piala Dunia

Penyerang Timnas Aljazair bernomor punggung 07, Riyad Mahrez, merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 antara Aljazair dan Austria di Stadion Kansas City, Kansas City, pada 27 Juni 2026. (JUAN MABROMATA/AFP)

Aljazair berhasil melaju ke babak gugur Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Kali pertama mereka mencapai babak 16 besar adalah pada tahun 2014. Saat itu Aljazair harus mengakui keunggulan Jerman yang akhirnya menjadi juara turnamen dengan skor 2-1.

Di bawah asuhan pelatih Vladimir Petkovic, Aljazair hanya menelan satu kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhirnya, yaitu saat ditekuk Argentina 3-0 pada 17 Juni. Jika berhasil meraih kemenangan atas Swiss, ini akan menjadi hasil positif kelima Petkovic dalam delapan pertandingan.

Dalam sejarah pertemuan, Aljazair telah dua kali menghadapi Swiss dalam pertandingan persahabatan, dengan hasil kekalahan 2-1 pada November 1983 dan 2-0 pada Mei 1986.

Kesiapan Tim dan Potensi Susunan Pemain

Ilustrasi Swiss Vs Aljazair di 32 besar Piala Dunia 2026. (Dok. Bola.com by AI)

Swiss menghadapi satu kekhawatiran cedera menjelang pertandingan ini, yaitu bek sayap Silvan Widmer yang tidak mengikuti latihan pada Minggu karena ketidaknyamanan pinggul, meskipun ia belum sepenuhnya dikesampingkan.

Luca Jaquez berpotensi diberikan kepercayaan untuk mengisi posisi bek kanan setelah performa apiknya melawan Kanada, sementara Nico Elvedi dan Manuel Akanji diperkirakan akan tetap menjadi duet bek tengah. Di lini tengah, Granit Xhaka dipastikan akan menjadi starter, dan Johan Manzambi, dengan kualitas teknis dan daya juangnya, bisa menjadi opsi di belakang striker Breel Embolo.

Di kubu Aljazair, penyerang Mohamed El Amine Amoura diragukan tampil karena cedera yang tidak spesifik dan sedang berpacu dengan waktu untuk pulih. Jika Amoura tidak dapat bermain sejak awal, lini serang Aljazair diperkirakan akan diisi oleh Riyad Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Amine Gouiri.

Gelandang Nabil Bentaleb, yang berharap mencatatkan penampilan ke-64, kemungkinan akan berperan melindungi duet bek tengah Aissa Mandi dan Ramy Bensebaini.

Perkiraan Pemain

Swiss: Kobel; Jaquez, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Freuler, Xhaka; Sow, Manzambi, Vargas; Embolo.

Aljazair: Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Boudaoui, Bentaleb; Mahrez, Maza, Chaibi; Gouiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya