Ragnar Oratmangoen Gabung Persib, 11 Diaspora Timnas Indonesia Kini Pulang ke Kampung Nenek Moyang

Ragnar Oratmangoen menjadi pemain ke-11 yang dinaturalisasi di Timnas Indonesia dan kehilangan status diaspora setelah bergabung dengan Super League 2026/2027.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 05 Juli 2026, 06:30 WIB
Ragnar Oratmangoen kala membela klub Belgia, FCV Dender. (Instagram/fcdender)

Liputan6.com, Jakarta - Ragnar Oratmangoen kini menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia kesebelas yang kembali ke kampung nenek moyang setelah memutuskan untuk berpartisipasi dalam Super League 2026/2027.

Baru-baru ini, Ragnar diumumkan sebagai penyerang baru untuk klub Persib Bandung. Pemain keturunan dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku ini telah menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan tim tersebut.

Sebelum bergabung dengan Persib, Ragnar bermain untuk klub Belgia, FCV Dender, yang baru saja mengalami degradasi ke divisi kedua. Pada musim lalu, ia hanya tampil sebanyak 19 kali di berbagai kompetisi dengan total waktu bermain mencapai 660 menit.

Ragnar mengikuti jejak pemain naturalisasi Timnas Indonesia lainnya, Sandy Walsh, yang juga kehilangan status diaspora dan baru saja bergabung dengan Persib setelah sebelumnya bermain di klub Thailand, Buriram United.

Persib Punya 5

Ragnar Oratmangoen tampil dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (10/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Hingga saat ini, Persib merupakan klub dengan jumlah pemain eks diaspora terbanyak di Super League. Di samping Ragnar dan Sandy, tim yang dikenal dengan julukan Maung Bandung ini sebelumnya telah memiliki beberapa pemain seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.

Persib berhasil mendatangkan Thom Haye dari Almere City serta Eliano dari PEC Zwolle pada musim panas 2024/2025, sedangkan Dion Markx bergabung dari TOP Oss di pertengahan musim lalu.

Di sisi lain, Persija juga memiliki sejumlah pemain eks diaspora, di antaranya Jordi Amat, Mauro Zijlstra, dan Shayne Pattynama. Tim yang berbasis di ibu kota ini merekrut Jordi Amat dari Johor Darul Ta'zim (JDT) pada musim lalu, sementara Zijlstra dan Shayne menjadi bagian dari Macan Kemayoran pada awal tahun ini. Zijlstra datang dari FC Volendam, sedangkan Shayne berasal dari Buriram United.

Pemain Lain

Butuh waktu lebih dari tiga bulan bagi Rafael Struick mencetak gol untuk Dewa United. Kurun waktu yang tentu saja tidak sebentar untuk ukuran striker. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Persija juga memiliki kiper Cyrus Margono, yang direkrut pada Februari 2026 dari klub asal Kosovo, KF Dukagjini. Meskipun demikian, Cyrus belum pernah tampil untuk memperkuat Timnas Indonesia. Selain itu, ada pemain diaspora lainnya yang memilih untuk berkiprah di Super League, seperti Rafael Struick. Ia bergabung dengan Dewa United sejak musim lalu setelah sebelumnya bermain untuk Brisbane Roar.

Selain Rafael, terdapat juga Ivar Jenner yang memutuskan untuk meninggalkan Jong Utrecht pada bursa transfer musim dingin 2025/2026 untuk bergabung dengan Dewa United.

Tak kalah menarik, Jens Raven, mantan striker FC Dordrecht, juga menjadi bagian dari Dewa United pada awal musim 2025/2026. Dengan kehadiran para pemain ini, Dewa United semakin memperkuat timnya untuk menghadapi kompetisi yang akan datang.

 

Sumber: Muhammad Adi Yaksa (Bola.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya