Jurgen Klopp Konfirmasi Negosiasi dengan DFB, Siap Latih Timnas Jerman

Jurgen Klopp mengonfirmasi negosiasi dengan DFB untuk melatih Timnas Jerman setelah Julian Nagelsmann mundur. Klopp menyatakan siap.

oleh ThomasDiterbitkan 05 Juli 2026, 10:30 WIB
Jurgen Klopp (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Jurgen Klopp telah mengonfirmasi bahwa ia sedang dalam tahap negosiasi dengan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk mengisi posisi pelatih kepala Tim Nasional Jerman. Kesiapan Klopp ini muncul menyusul pengunduran diri Julian Nagelsmann pada Jumat, 3 Juli 2026, yang terjadi hanya empat hari setelah tim Die Mannschaft tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Pengunduran diri Nagelsmann dipicu oleh kekalahan adu penalti Jerman dari Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia, yang kemudian disusul kritik publik yang masif. DFB secara resmi telah mengabulkan permintaan Nagelsmann untuk dibebaskan dari tugasnya, meskipun kontraknya seharusnya berlaku hingga pertengahan 2028.

Klopp, yang merupakan kandidat utama incaran DFB, menyatakan antusiasmenya untuk mengambil alih peran tersebut. Federasi sendiri telah mengonfirmasi bahwa mereka akan melakukan pembicaraan dengan Klopp, yang sebelumnya telah "memberi sinyal kesediaannya" untuk melatih tim nasional.

Klopp Merasa Kembali Berenergi untuk Tantangan Baru

Jurgen Klopp (AFP/Paul Ellis)

Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Bild, di New York, Jurgen Klopp dengan tegas menyatakan, "Saya siap." Ia juga mengungkapkan kepada stasiun televisi Jerman Magenta TV bahwa dirinya "lebih dari sekadar pulih" dan "siap" untuk kembali melatih.

Klopp diketahui meninggalkan Liverpool pada tahun 2024 setelah delapan tahun bersama klub tersebut, dengan alasan merasa "kehabisan energi". Namun, kini ia menegaskan bahwa energinya telah kembali sepenuhnya dan ia merasa antusias dengan peluang melatih tim nasional.

Mantan pelatih Borussia Dortmund ini mengakui bahwa menangani Timnas Jerman adalah tantangan besar yang menuntut perubahan mendasar. Ia percaya bahwa sepak bola Jerman sedang berada di titik balik dan membutuhkan reformasi fundamental, terlepas dari siapa pun yang akan menjadi pelatih.

Hambatan Kontrak dengan Red Bull dan Visi Perubahan

Meskipun kesiapan telah diungkapkan, pembicaraan antara Klopp dan DFB diperkirakan akan membutuhkan waktu. Hal ini disebabkan oleh status Klopp yang saat ini masih terikat kontrak sebagai Kepala Sepak Bola Global di jaringan klub Red Bull.

Klopp bergabung dengan Red Bull pada Januari 2025, dengan tanggung jawab mengawasi visi dan pengembangan sepak bola di seluruh jaringan multi-klub mereka, termasuk RB Leipzig, Red Bull Salzburg, New York Red Bulls, dan Red Bull Bragantino. Ia menyatakan bahwa ia harus terlebih dahulu berbicara dengan Oliver Mintzlaff, atasannya di Red Bull, mengenai kemungkinan untuk meninggalkan posisi tersebut.

Lebih lanjut, Klopp menekankan pentingnya pembicaraan intensif dengan federasi untuk menyepakati poin-poin kunci mengenai strategi perubahan nasib tim. Ia berpendapat bahwa kondisi sepak bola Jerman saat ini memerlukan langkah-langkah fundamental.

Mundurnya Nagelsmann dan Performa Jerman yang Merosot

Julian Nagelsmann menerima kompensasi sebesar tujuh juta euro, atau sekitar Rp144 miliar, atas pengunduran dirinya. Selama masa jabatannya, Nagelsmann menghadapi tantangan besar dalam mengangkat performa Timnas Jerman.

Jerman sendiri sedang dalam periode sulit, terbukti dengan kegagalan mereka mencapai babak 16 besar dalam tiga edisi Piala Dunia putra terakhir. Tim Panser belum pernah memenangkan pertandingan sistem gugur di Piala Dunia sejak mengalahkan Argentina di final tahun 2014.

Klopp sendiri berpendapat bahwa Nagelsmann adalah "pelatih yang luar biasa" dan tidak dapat disalahkan atas masalah mendalam yang dihadapi tim. Selama Piala Dunia 2026, Klopp bahkan sempat tampil sebagai analis dan komentator di televisi Jerman, Magenta TV, di mana ia beberapa kali melakukan wawancara langsung dengan Nagelsmann di pinggir lapangan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya