Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali menghadapi persaingan dalam mendapatkan gelandang Chealsea, Andrey Santos. Pesaing datang dari rival domestik Newcastle United.
Penampilan stabil di Stamford Bridge musim lalu menarik perhatian berbagai klub. Dia mencatat 3 gol dan 4 assist dari 43 penampilan di seluruh kompetisi.
Advertisement
Laporan awal menyebut MU dan Chelsea sudah menyepakati harga Santos. Namun, The Standard menyebutkan Newcastle United siap membajak.
The Magpies berani bermanuver karena sudah kehilangan Sandro Tonali yang dijual ke Tottenham Hotspur. Sementara Bruno Guimaraes tengah jadi buruan Arsenal.
Jika benar demikian, maka Chelsea kini menunggu proposal yang datang dari St James' Park.
Andrey Santos Siap Tinggalkan Chelsea
Chelsea sebenarnya lebih memilih mempertahankan Andrey Santos. Namun, mereka juga tidak menganggapnya sebagai pilar tim. Maka, The Blues siap melepas jika para peminat menuruti valuasi mereka.
Di sisi lain, Andrey Santos siap mencari petualangan baru di tempat lain. Musim lalu dia kesulitan menembus tim utama Chelsea, baik saat dilatih Enzo Maresca atau kemudian Liam Rosenior, karena keberadaan Enzo Fernandez plus Moises Caicedo.
Meski melakoni banyak laga, dia cuma jadi starter di 13 pertandingan Liga Inggris.
Garnacho Juga Berpotensi Ditendang
Andrey Santos bukan satu satunya pemain yang dilepas chelsea pada bursa transfer musim ini. Laporan menyebutkan Alejandro Garnacho juga berpotensi dijual, hanya setahun setelah didatangkan dari Manchester United.
Seperti Santos, Garnacho juga melakoni banyak partai musim lalu. Dia membuat delapan gol plus empat assist di 43 partai. Masalahnya, Garnacho kesulitan mempertahankan konsistensi bermain. Dia hanya menjadi starter dalam 14 pertandingan Premier League.
Situasi Alejandro Garnacho juga semakin rumit setelah kedatangan Geovany Quenda. Kehadiran pemain muda Portugal itu membuat persaingan di sektor sayap Chelsea semakin ketat.