Transfer Andrey Santos ke Manchester United Terancam Dibajak Rival

Perebutan pemain asal Brasil mempertemukan Manchester United dan Newcastle United.

oleh Aulia RafaDiterbitkan 10 Juli 2026, 06:30 WIB
Gelandang Chelsea asal Brasil #17, Andrey Santos (kiri), berduel dengan striker Leeds United asal Jerman #14, Lukas Nmecha (kanan), selama pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Leeds United di Stamford Bridge, London, pada 10 Februari 2026. (Adrian Dennis/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali menghadapi persaingan dalam mendapatkan gelandang Chealsea, Andrey Santos. Pesaing datang dari rival domestik Newcastle United.

Penampilan stabil di Stamford Bridge musim lalu menarik perhatian berbagai klub. Dia mencatat 3 gol dan 4 assist dari 43 penampilan di seluruh kompetisi.

Laporan awal menyebut MU dan Chelsea sudah menyepakati harga Santos. Namun, The Standard menyebutkan Newcastle United siap membajak.

The Magpies berani bermanuver karena sudah kehilangan Sandro Tonali yang dijual ke Tottenham Hotspur. Sementara Bruno Guimaraes tengah jadi buruan Arsenal.

 

Jika benar demikian, maka Chelsea kini menunggu proposal yang datang dari St James' Park.

 

Andrey Santos Siap Tinggalkan Chelsea

Selebrasi pemain Timnas Brasil U-20, Andrey Santos setelah menjebol gawang Timnas Venezuela U-20 pada laga Piala Amerika Selatan U-20 di Metropolitano de Techo Stadium, Bogota, Kolombia (3/2/2023). Gelandang tengah berusia 18 tahun yang sejak Januari 2023 menjadi milik Chelsea ini memiliki nilai pasar 12 juta euro atau setara hampir Rp198 miliar. Bersama Timnas Brasil U-20 ia telah mengoleksi 11 caps dengan torehan 6 gol dan 2 assist sejak debut pada 11 Juni 2022. (AFP/Juan Pablo Pino)

Chelsea sebenarnya lebih memilih mempertahankan Andrey Santos. Namun, mereka juga tidak menganggapnya sebagai pilar tim. Maka, The Blues siap melepas jika para peminat menuruti valuasi mereka.

Di sisi lain, Andrey Santos siap mencari petualangan baru di tempat lain. Musim lalu dia kesulitan menembus tim utama Chelsea, baik saat dilatih Enzo Maresca atau kemudian Liam Rosenior, karena keberadaan Enzo Fernandez plus Moises Caicedo.

Meski melakoni banyak laga, dia cuma jadi starter di 13 pertandingan Liga Inggris.

Garnacho Juga Berpotensi Ditendang

Alejandro Garnacho mencetak gol kemenangan Chelsea atas Wrexham, Minggu (8/3/2026) (AP Photo/Jon Super)

Andrey Santos bukan satu satunya pemain yang dilepas chelsea pada bursa transfer musim ini. Laporan menyebutkan Alejandro Garnacho juga berpotensi dijual, hanya setahun setelah didatangkan dari Manchester United.

Seperti Santos, Garnacho juga melakoni banyak partai musim lalu. Dia membuat delapan gol plus empat assist di 43 partai. Masalahnya, Garnacho kesulitan mempertahankan konsistensi bermain. Dia hanya menjadi starter dalam 14 pertandingan Premier League.

Situasi Alejandro Garnacho juga semakin rumit setelah kedatangan Geovany Quenda. Kehadiran pemain muda Portugal itu membuat persaingan di sektor sayap Chelsea semakin ketat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya