Liputan6.com, Jakarta - Sejarah baru tercipta di sepak bola putri Indonesia. Akademi Persib Bandung keluar sebagai kampiun U-18 pada seri perdana HYDROPLUS (HPSL) Soccer League All-Stars 2025/2026. Sementara Goal Aksis Cimahi sukses menjadi juara kategori U-15,
Partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026), menghadirkan dua laga penentu yang berlangsung dramatis. Goal Aksis memastikan gelar lewat adu penalti, sedangkan Akademi Persib tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0.
Advertisement
Kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Hydroplus tersebut menjadi panggung pembuktian talenta-talenta muda sepak bola putri dari berbagai daerah di Indonesia.
Final kategori U-18 berlangsung lebih timpang. Akademi Persib Bandung tampil superior saat menghadapi Putri Garut dengan kemenangan meyakinkan 5-0.
Striker Sucy Kanya Sholehah menjadi bintang pertandingan lewat torehan hattrick pada menit ke-11, 32, dan 34. Tiga gol tersebut lahir dari pola serangan yang hampir identik melalui umpan langsung dari lini tengah.
Satu gol tambahan di babak pertama dicetak Nasywa Salsabila Fatah pada menit ke-37 setelah memanfaatkan umpan tarik Athaya Nur Kansya.
Memasuki babak kedua, Putri Garut tampil lebih disiplin dalam bertahan. Namun, Akademi Persib tetap mampu menambah keunggulan melalui gol kedua Nasywa pada menit ke-55 yang memastikan kemenangan 5-0 hingga peluit panjang berbunyi.
Perjuangan Keras Persib
Kapten Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, menyebut gelar juara tersebut menjadi hadiah atas perjuangan tim yang sempat mengalami kekalahan pada fase awal kompetisi.
"Kami sempat kalah di awal, tetapi akhirnya bisa membuktikan menjadi juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua dan seluruh tim U-18 Akademi Persib."
Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, menilai kompetisi berjenjang seperti HPSL Soccer League memberikan dampak positif terhadap perkembangan kualitas pemain maupun pelatih.
Menurutnya, kompetisi rutin membuat pemain termotivasi meningkatkan kemampuan, sementara pelatih dituntut terus mengembangkan strategi dan melakukan evaluasi.
Goal Aksis Juara Lewat Adu Penalti
Final U-15 mempertemukan Goal Aksis Cimahi dengan Cipta Cendekia Football Academy (FA) Bogor. Kedua tim tampil disiplin sepanjang waktu normal sehingga pertandingan berakhir tanpa gol.
Karena skor 0-0 bertahan hingga laga usai, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada momen krusial itu, Goal Aksis tampil lebih tenang. Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor.
Sementara itu, kiper Goal Aksis, Elbian Defika Aryasatya, menjadi pahlawan setelah menggagalkan satu tendangan penalti lawan. Goal Aksis akhirnya menang 4-3 sekaligus memastikan gelar juara U-15.
Bilqis Fatimah Az Zahra mengatakan keberhasilan timnya merupakan buah dari latihan intensif yang dijalani selama sebulan terakhir.
"Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini."
Menurut Bilqis, format kompetisi liga juga memberikan kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan jam terbang lebih banyak sekaligus melakukan evaluasi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Dorong Pembinaan dan Sport Tourism
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan pihaknya akan terus memperluas penyelenggaraan kompetisi berjenjang agar pembinaan sepak bola putri berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami akan terus mengawal kompetisi berjenjang ini agar jalur pembinaan atlet nasional kita tidak terputus. Bahkan, kami juga memperluas kota-kota penyelenggaraan sehingga ekosistem sepakbola putri ini semakin meluas dan merata di seluruh Indonesia. Kami tidak akan mundur dalam memajukan sepak bola putri Indonesia," Yoppy menegaskan.