Piala Dunia 2026: Empat Skenario Final dan Cerita Besar di Baliknya

Piala Dunia 2026 menyisakan Prancis, Spanyol, Inggris, Argentina. Empat skenario final tawarkan balas dendam, ulangan 2022, duel lintas generasi.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 Juli 2026, 12:23 WIB
Penyerang Prancis #10, Kylian Mbappe (kanan), merayakan gol pertama timnya bersama penyerang #07, Ousmane Dembele, selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Swedia di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 1 Juli 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Peta menuju partai puncak Piala Dunia 2026 mengerucut pada empat nama: Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina. Keempatnya sama-sama pernah menjadi juara dunia, sehingga tidak ada peluang lahirnya kampiun baru, mengacu pada rujukan FIFA.

Babak semifinal mempertemukan Prancis dengan Spanyol, sementara Inggris bersua Argentina. Dari susunan itu, muncul empat kemungkinan final dengan daya tarik yang berbeda.

Keempat skenario menyuguhkan kisah khas: ajang balas dendam, ulangan final turnamen besar, hingga duel lintas generasi yang melibatkan bintang-bintang utama sepak bola dunia.

Prancis vs Inggris, Duel Elite Eropa

Jika terjadi, ini akan menjadi final Piala Dunia pertama yang mempertemukan Prancis dan Inggris. Dua kekuatan Eropa tersebut membawa reputasi panjang di turnamen besar serta basis pemain yang merata di tiap lini.

Inggris menyimpan motivasi dari pertemuan terakhir di Piala Dunia 2022, ketika langkah mereka terhenti pada babak perempat final oleh Prancis. Adapun Prancis berpeluang mencatat final ketiga beruntun setelah tampil pada edisi 2018 dan 2022.

Laga ini juga menempatkan rekan setim di level klub pada kubu berlawanan. Kylian Mbappe dan Jude Bellingham yang membela Real Madrid berpotensi saling berhadapan, demikian pula Harry Kane dan Michael Olise yang kini sama-sama bermain untuk Bayern Munchen.

Prancis vs Argentina, Ulangan Final Epik

Selebrasi Julian Alvarez ketika membantu Argentina menang 3-1 atas Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Sketsa ini mengingatkan pada final Piala Dunia 2022 yang berakhir dramatis melalui adu penalti. Prancis akan datang dengan misi membalas kekalahan tersebut, sedangkan Argentina memburu gelar keempat sepanjang sejarah partisipasinya.

Argentina juga berpeluang menorehkan catatan khusus sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962. Pencapaian itu akan mengukuhkan status mereka sebagai kekuatan utama era modern.

Partai ini kembali mempertemukan ikon dua generasi: Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Keduanya sama-sama telah mengoleksi delapan gol di putaran final Piala Dunia, menegaskan level ketajaman yang seimbang di panggung terbesar.

Spanyol vs Inggris, Kesempatan Membalas Kekalahan

Pertemuan ini akan menjadi ulangan final Euro 2024 yang dimenangi Spanyol dengan skor 2-1. Konteks tersebut menjadikan partai puncak Piala Dunia sebagai wadah pembuktian ulang bagi kedua pihak.

Inggris memperoleh momentum untuk membalas hasil yang masih membekas, sementara Spanyol berupaya melanjutkan dominasinya atas rival sesama Eropa itu. Kualitas organisasi permainan dan kedalaman skuad berpotensi menjadi pembeda.

Dalam sejarah Piala Dunia, duel Spanyol dan Inggris terbilang jarang. Mereka baru dua kali bersua, yakni pada 1950 dan 1982, sehingga final mendatang—bila terwujud—akan membuka babak baru dalam rivalitas keduanya.

Spanyol vs Argentina, Juara Eropa Melawan Juara Dunia

Bintang Spanyol Lamine Yamal merayakan gol ke gawang Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Justin Setterfield)

Skema ini menghadirkan juara Eropa berhadapan dengan juara bertahan dunia. Menariknya, format semacam itu belum pernah tersaji pada final Piala Dunia, sehingga menawarkan nilai historis tersendiri.

Kedua tim terakhir kali bertemu di Piala Dunia pada fase grup 1966. Ketika itu, Argentina menang 2-1 atas Spanyol.

Di atas lapangan, sorotan akan tertuju pada duel lintas generasi antara Lionel Messi dan Lamine Yamal. Jika Spanyol keluar sebagai pemenang, koleksi mereka menjadi dua gelar Piala Dunia. Sementara kemenangan Argentina akan menghadirkan trofi keempat dan menyamai catatan Jerman serta Italia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya