Bidik Bintang Portugal di Piala Dunia 2026, Chelsea Wajib Dongkrak Tawaran

Xabi Alonso, pelatih Chelsea sudah mengagumi kemampuan Diogo Costa.

oleh Aulia RafaDiterbitkan 16 Juli 2026, 12:30 WIB
Kiper Timnas Portugal, Diogo Costa berusaha menangkap bola saat menghadapi Uruguay pada laga Grup H Piala Dunia 2022 Qatar di Lusail Stadium, Lusail, Doha (28/11/2022). Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Diogo Costa tampil penuh dalam seluruh 5 laga Timnas Portugal. Ia berhasil merebut posisi kiper utama yang sebelumnya menjadi milik Rui Patricio. (AFP/Pablo Porciuncula)

Liputan6.com, Jakarta - Xabi Alonso semakin intens mencari kiper utama baru untuk Chelsea setelah resmi menjadi pelatih kepala klub London itu. Sejumlah nama muncul dalam pembicaraan musim panas ini, namun Diogo Costa kini disebut-sebut berada di puncak daftar prioritas berkat penampilannya yang impresif di Piala Dunia 2026.

Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan benar-benar yakin bahwa kiper nomor satu timnas Portugal itu cocok mengisi posisi penjaga gawang utama Chelsea. Laporan dari Portugal menyebutkan manajemen The Blues sedang mempersiapkan pembicaraan dengan FC Porto terkait kemungkinan transfer Costa setelah reputasinya kian meningkat selama turnamen dunia.

Sebelum Piala Dunia, Alonso sudah dikabarkan mengagumi Costa yang kini berusia 26 tahun, tetapi aksi sang kiper di panggung terbesar sepak bola menghapus keraguan yang tersisa dan membuat sang pelatih “yakin” untuk merekrutnya.

Masalah utama adalah perbedaan valuasi antara kedua klub: Chelsea dilaporkan menilai Costa sekitar 40 juta euro, sementara Porto tetap kukuh pada klausul rilis senilai 60 juta euro. Sementara itu, Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain juga dikabarkan memantau situasi ini.

Alasan Chelsea Butuh Kiper Baru

Kiper Chelsea, Robert Sanchez, melakukan kesalahan pada menit ke-77 sehingga berhasil dimaksimalkan Arsenal dengan mencetak gol pertama. (AFP/

Keinginan Alonso merekrut kiper baru dapat dimengerti. Baik Robert Sanchez maupun Filip Jørgensen belum sepenuhnya meyakinkan sebagai pilihan jangka panjang Chelsea. Keduanya memiliki kualitas, namun masing‑masing kerap melakukan kesalahan mahal di momen‑momen krusial — sesuatu yang sulit ditoleransi oleh klub-klub yang bersaing di level Eropa.

Di sisi lain, Diogo Costa telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper paling komplet di Eropa. Tenang di bawah tekanan, berwibawa dalam area penalti, dan mahir menguasai bola dengan kakinya, ia dinilai sangat sesuai dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola yang ingin diterapkan Alonso.

Investasi Sepadan?

Kiper Portugal Diogo Costa melakukan penyelamatan selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia antara Portugal dan Kroasia di Toronto, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Mike Stewart) (02/07/2026).

Membelanjakan sekitar 60 juta euro juta untuk seorang kiper bukan keputusan mudah, tetapi Chelsea kerap membuat blunder fatal di bursa transfer selama dua musim terakhir. Jika Alonso benar‑benar percaya bahwa Costa mampu menyelesaikan masalah tersebut untuk beberapa musim ke depan, investasi tersebut berpotensi sepadan.

Tantangan terbesar saat ini mungkin bukan meyakinkan Costa untuk bergabung, melainkan membuat Porto bersedia menurunkan valuasinya setelah performa gemilang sang kiper di Piala Dunia, yang justru memperkuat posisi tawar klub Portugal tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya