Liputan6.com, Jakarta - Indonesia meraih prestasi membanggakan saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 atau Asian Boxing U19 dan U23 Championships 2026 di Jakarta. Indonesia merebut satu medali emas lewat petinju wanita Anggie Intania Chalik.
Petinju berusia 16 tahun itu menjadi yang terbaik di kategori U-19 Women's Light Flyweight 45-48 kilogram. Pada partai final yang berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno, Rabu (15/7/2026), Anggie menang atas petinju India, Gunjan.
Advertisement
Anggie menang angka atas Gunjan. Ketiga juri memberikan kemenangan kepada Anggie. Sedangkan dua juri lain memenangkan Gunjan. Tiga juri yang memenangkan Anggie berasal dari Lithuania, Yordania dan Republik Ceko.
"Terima Kasih Tuhan bisa menjadi juara. Ini hasil proses latihan saya yang mati-matian. Saya bertanding sesuai dengan apa yang pelatih latih selama ini. Saya serahin semuanya sama yang di atas karena semuanya kehendak Tuhan," kata Anggie kepada wartawan seusai pertarungan.
Menjadi juara di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 menjadi pembuka jalan Anggie untuk menggapai mimpi-mimpi selanjutnya di dunia tinju. Anggie ingin bisa tampil di ajang sebesar Olimpiade.
"Target saya ya saya bisa kayak senior-senior berharap sayabisa sampai SEA Games dan Olimpiade," sambung Anggie.
Dira Gagal Menang
Indonesia meloloskan dua petinju putri di final Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026. Sayangnya Dira Artika tidak berhasil meraih kemenangan. Dira keok dari Prachi Prachi (India) pada kelas Women's Feather (57kg).
Ketua Perbati Ray Zulham puas dengan keberhasilan Anggie menjadi juara di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026. Anggie akan dipersiapkan Perbati untuk ikut SEA Games 2027 di Malaysia.
"Jadi Asian Games kita sudah persiapkan lima atlet. Dan nanti Anggi ini mungkin bisa ikut SEA Games yang ke depan, karena sudah ada prestasi," kata Ray Zulham.
Di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026, Indonesia meraih satu emas, satu perak dan lima perunggu.
Kesuksesan Ganda
Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah dan meraih emas di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 ini diapresiasi ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. Okto kagum perhelatan ajang ini bisa meraih kesuksesan ganda.
"Ya, yang pertama dalam penyelenggaraan tentunya saya sebagai Komite Olimpiade Indonesia memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Perbati, karena berhasil memberikan atau mendapatkan kepercayaan dari Federasi Tinju Internasional untuk menjadi tuan rumah. Dan kita lihat penyelenggaraannya luar biasa. Sebagai mantan promotor tinju, ini bukan kaleng-kaleng melahirkan prestasi yang bagus juga," papar Okto.