Indonesia Sukses Ganda Sebagai Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026

Asian Boxing menilai Indonesia layak menjadi tuan rumah kejuaraan dunia tinju di masa mendatang setelah kesuksesan menggelar Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23.

oleh ThomasDiterbitkan 17 Juli 2026, 06:30 WIB
Sekjen Asian Boxing Ali Mousa Mahmoud bersama sekjen Perbati Hengky Silatang saat penutupan Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026

Liputan6.com, Jakarta - Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 atau Asian Boxing U19 dan U23 Championships 2026 sukses digelar di Jakarta dari 5 Juli sampai 16 Juli 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia mendapat kesuksesan ganda baik prestasi petinju maupun penyelenggaraan.

Ajang yang berlangsung di Hall Basket GBK itu diikuti lebih dari 300 petinju dari 20 negara Asia. Negara-negara kuat di tinju seperti Uzbekistan, Kazakhstan, Jepang, Korea, Filipina dan Vietnam juga akan ambil bagian.

Indonesia menurunkan total 19 petinju 10 diantaranya akan berlaga di U19, sedangkan untuk U23 ada sembilan petinju. Indonesia tak cuma turun di sektor putra tapi juga menerjukan petinju putri berjumlah tujuh orang.

Hasilnya Indonesia mampu meraih prestasi membanggakan. Total satu emas, satu perak dan lima perunggu berhasil didapatkan di Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026.

Medali emas direbut oleh petinju wanita Anggie Intania Chalik. Petinju berusia 16 tahun itu menjadi yang terbaik di kategori U-19 Women's Light Flyweight 45-48 kilogram. Anggie menang angka atas petinju India, Gunjan, di partai puncak.

Emas Perdana Petinju Putri

Petinju Indonesia Anggie Intania Chalik

Emas yang didapat Anggie ini menjadi sejarah baru bagi tinju Indonesia. Menurut sekjen Perbati Hengky Silatang, belum pernah ada petinju wanita Indonesia juara di kompetisi U19.

"Pertama kalinya ada atlet usia 19 tahun mendapatkan medali emas untuk Indonesia. Ini adalah pertama kalinya untuk wanita.Mungkin putra sudah pernah, tapi kalau wanita baru pertama kali didapatkan. Ini hasil yang sangat luar biasa," ujar Sekjen Perbati Hengky Silatang.

Keberhasilan Anggie merebut emas melengkapi keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah yang baik. Para petinju terlayani dengan baik dan dimanjakan fasilitas mewah. Mereka juga bisa menikmati keindahan kota Jakarta dengan fasilitas transportasi TransJakarta, MRT dan LRT gratis.

"Indonesia mampu menggelar event ini dengan baik. Kerja sama kita dengan pihak Asian Boxing juga sangat baik dengan dukungan ketua umum Ray Zulhas. adi kita sebagai penyelenggara yang baik, tetapi juga kita mesti memperlihatkan bahwa bukan hanya sebagai penyelenggara yang baik, tetapi mempersiapkan atlet juga mesti baik. Dan hasilnya cukup baik," sambung Hengky.

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Tinju

Sekjen Asian Boxing Ali Mousa Mahmoud memuji kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026. Menurutnya Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik meski sudah lama tidak pernah menggelar event sebesar ini.

"Ada hampir 300 pertarungan selama 14 hari penyelenggaraan. Setiap hari luar biasa. Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 di Jakarta ini luar biasa di semua aspek. Selama hampir 20 tahun di dunia tinju, saya tidak pernah melihat turnamen dengan tidak ada WO," puji Ali.

Kesuksesan menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 membuat Ali yakin Indonesia sudah siap menjadi tuan rumah kejuaraan tinju dunia.

"Saya rasa ini bukan turnamen terakhir di Indonesia. Saya rasa sekarang mereka siap menjadi tuan rumah bukan hanya Kejuaraan Asia, tetapi juga Kejuaraan Dunia. Saya sangat puas dengan pelaksanaan ajang ini di Indonesia. Para petinju banyak yang mengatakan mereka senang bertanding di sini," tutur Ali kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya