Kobbie Mainoo Jadi Teka-Teki di Piala Dunia 2026

Kobbie Mainoo tak diberi menit bermain sepanjang Piala Dunia 2026.

oleh Vincentius AtmajaDiterbitkan 18 Juli 2026, 14:30 WIB
Kobbie Mainoo #16 dari Timnas Inggris tiba sebelum pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama dan Inggris di Stadion New York New Jersey pada 28 Juni 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Mattia Ozbot/Getty Images melalui AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Inggris gagal ke final Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Argentina di semifinal. Keputusan Thomas Tuchel untuk tidak menurunkan Kobbie Mainoo saat laga krusial itu memantik sorotan.

Dilansir dari Sports Illustrated, gelandang 21 tahun milik Manchester United tersebut dinilai memiliki atribut yang bisa membantu Inggris keluar dari tekanan.

Inggris akan menghadapi Prancis pada partai perebutan tempat ketiga. Di tengah evaluasi menyeluruh atas strategi pertandingan, keberadaan Mainoo yang terus berada di bangku cadangan menjadi salah satu tanda tanya terbesar dari perjalanan The Three Lions di turnamen ini.

Dalam laga di mana Inggris sempat memimpin lebih dulu, pilihan pergantian pemain Tuchel berujung jadi perbincangan. Sports Illustrated menilai momen itu sebagai kesempatan yang terlewat untuk memberi dimensi berbeda di lini tengah.

Keputusan Pergantian Pemain saat Inggris Unggul

Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris, keluar lapangan bersama Kobbie Mainoo #16 setelah kekalahan 1-2 pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta pada 16 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Shaun Botterill/Getty Images melalui AFP)

Anthony Gordon membawa Inggris memimpin pada menit ke-55 setelah menuntaskan umpan silang Morgan Rogers. Dengan sekitar 40 menit tersisa, Argentina merespons dan menguasai permainan, sementara Inggris berupaya mempertahankan keunggulan.

Di fase Inggris unggul 1-0, Tuchel tidak mengarahkan pilihannya kepada Mainoo. Ia justru memasukkan Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O’Reilly untuk meredam laju Argentina. Pola ini sebelumnya bekerja saat berjumpa Meksiko dan Norwegia, namun Lionel Messi dan rekan-rekannya menghadirkan tingkat kesulitan berbeda.

Sebelum gol penyeimbang Enzo Fernandez tercipta, Inggris sudah beralih ke formasi 5-4-1. Tercatat ada enam pemain bertahan di lapangan, empat di antaranya bek tengah murni. Setiap sapuan dari area penalti selalu cepat kembali, menandai tekanan tanpa henti dari lawan.

Inggris juga kesulitan menjaga penguasaan bola. Kondisi Declan Rice sempat diragukan sebelum laga, dan ia ditarik keluar tiga menit sebelum gol Fernandez. Elliot Anderson serta Jude Bellingham kehabisan tenaga pada periode krusial tersebut.

"Tak ada yang melirik potensi Kobbie Mainoo dalam momen tersebut. Situasi yang dianggp mirip dengan MU saat ditangani Ruben Amorim dengan mengabaikan Kobbie Mainoo, berbeda ketika Michel Carrick sukses memaksimalkan perannya," tulis ulasan Sports Illustrated.

0 Menit di Tujuh Laga, Kans Tampil Kontra Prancis

Mainoo menyaksikan seluruh rangkaian semifinal dari bangku cadangan. Sepanjang tujuh pertandingan Piala Dunia 2026, ia tidak mencatatkan satu menit pun. Ia menjadi satu-satunya gelandang dalam skuad Inggris yang sama sekali belum turun.

Selain Mainoo, bek Trevoh Chalobah juga belum mencicipi menit bermain. Situasi ini menambah sorotan jelang laga perebutan tempat ketiga.

"Mainoo mungkin saja masih akan bermain dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis. Kedua tim kemungkinan juga akan menurunkan tim lapis kedua, mengingat turnamen yang sesungguhnya sudah berakhir," lanjut Sports Illustrated.

Dari Fletcher ke Carrick, Lonjakan Performa di MU

Sebelum Piala Dunia 2026, penampilan Mainoo di Manchester United memperkuat argumen bahwa ia siap untuk level internasional. Ia mencatat starter perdana di Premier League 2025/2026 setelah Ruben Amorim meninggalkan klub pada 4 Januari.

Darren Fletcher lebih dulu memberinya kepercayaan masuk susunan pemain utama saat MU kalah dari Brighton & Hove Albion di ajang Piala FA. Setelah itu, Michael Carrick yang datang sebagai pelatih interim tidak menyia-nyiakan momentum tersebut.

Pada laga perdananya sebagai interim, Carrick menurunkan Mainoo sejak awal di derbi Manchester. Gelandang binaan akademi itu menjelajahi seluruh area permainan dan hanya melakukan tiga kesalahan operan sepanjang pertandingan.

Performa Mainoo terus meningkat. Ia kemudian selalu tampil sebagai starter di sisa pertandingan Premier League 2025/2026 dan bermain penuh 90 menit di hampir semua laga. MU menutup musim di peringkat ketiga, dengan kontribusi pemain muda itu dinilai krusial.

Tuchel terkesan dengan performa tersebut hingga memanggil Mainoo ke Timnas Inggris untuk pertama kalinya dalam 18 bulan. Ia tampil di empat uji coba terakhir menjelang Piala Dunia 2026, memantik harapan publik akan pengulangan kisah Euro 2024 ketika ia masuk skuad utama sejak fase gugur dan membantu Inggris melaju ke final.

Namun di putaran final tahun ini, perannya berhenti di bangku cadangan.

"Nasibnya di Timnas Inggris masih menggantung selama Tuchel tetap memegang kendali atau belajar dari kesalahan-kesalahan di Piala Dunia 2026," begitu kesimpulan Sports Illustrated.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya