Lewat Sepak Bola, 2 Pemuda Indonesia Tembus Markas PBB di New York

Dua pemain Liga Universitas akan berada di Markas PBB membahas peran sepak bola untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda.

OlehThomas
Diterbitkan 18 Juli 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua mahasiswa Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan menjadi delegasi resmi Indonesia dalam program internasional "One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being" yang digelar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB/UN Headquarters), New York, Amerika Serikat.

Keberangkatan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya delegasi yang berasal dari ekosistem Liga Universitas Coca-Cola mewakili Indonesia dalam forum internasional yang membahas peran sepak bola sebagai instrumen untuk mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda.

Dua mahasiswa yang terpilih adalah Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Keduanya diberangkatkan dari Jakarta menuju New York pada 14 Juli 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 19 Juli 2026.

Terpilihnya Elang dan Elyas merupakan hasil proses seleksi berbasis merit (merit-based selection) yang dilakukan secara kolaboratif oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, United Nations Resident Coordinator Office (UNRCO) Indonesia, serta penyelenggara Liga Universitas.

Proses seleksi mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari rekam jejak kepemimpinan, kontribusi dalam pengembangan olahraga dan kepemudaan, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan menjadi representasi Indonesia di forum internasional.

Dalam forum yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara tersebut, delegasi Indonesia dijadwalkan menyampaikan pendekatan Football for Mental Health yang dikembangkan melalui Liga Universitas. Agenda utama delegasi Indonesia berlangsung pada 17 Juli 2026.

Tak Sekadar Berprestasi di Lapangan

Elang Cikal Brajananta dikenal sebagai kapten tim STKIP Pasundan pada Liga Universitas 2026. Selama lebih dari 13 tahun menekuni sepak bola kompetitif, ia dinilai menunjukkan kepemimpinan yang kuat sekaligus aktif dalam pemberdayaan pemuda.

Sementara itu, M. Elyas Aryo Saputro merupakan Presiden PS ITB yang memimpin organisasi sepak bola mahasiswa dengan lebih dari 150 anggota. Pengalamannya membangun komunitas olahraga kampus serta mengembangkan berbagai program kemahasiswaan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.

Keduanya dinilai mampu merepresentasikan nilai-nilai yang diusung program One World, One Game, One Goal, yakni menjadikan sepak bola sebagai media membangun kepemimpinan, meningkatkan kesehatan mental, memperkuat inklusi sosial, dan mempererat kolaborasi lintas budaya di kalangan generasi muda.

Perjalanan delegasi Indonesia turut didukung Qatar Airways sebagai Official Airline Partner yang mengantarkan misi Indonesia untuk memperkenalkan sepak bola sebagai sarana membangun kesehatan mental, perdamaian, serta kepemimpinan generasi muda di tingkat global.

Bukti Olahraga Membuka Jalan ke Panggung Dunia

Direktur Garuda Gemah Nusantara, Rizky Aidi, mengatakan keberangkatan delegasi Indonesia menjadi bukti bahwa sepak bola mampu melahirkan pemimpin muda yang siap berkontribusi di tingkat internasional.

"Kami sangat bangga dapat memberangkatkan delegasi muda terbaik ke New York untuk berpartisipasi dalam UN Youth Programme bertema One World, One Game, One Goal. Melalui Liga Universitas Coca-Cola, kami berkomitmen menyediakan platform aktivitas mahasiswa yang tahun ini menyuarakan kampanye Play for Peace sekaligus mengawal isu kesehatan mental generasi muda (youth mental health)," ujar Rizky.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya program tersebut, termasuk Qatar Airways sebagai Official Airline Partner.

"Semoga kolaborasi ini dapat menginspirasi para pemuda untuk membawa perubahan positif di kancah internasional," katanya.

Bukan Sekadar Pencapaian Pribadi

Salah satu delegasi Indonesia, Elang Cikal Brajananta, mengaku bangga sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban sebagai wakil Indonesia.

"Terpilih sebagai delegasi melalui Liga Universitas untuk mewakili Indonesia di program One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health di New York merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya. Kesempatan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membuktikan bahwa olahraga dapat membuka pintu menuju pengalaman dan kolaborasi di tingkat internasional," ujar Elang.

Menurutnya, pengalaman mengikuti forum di Markas Besar PBB diharapkan tidak berhenti sebagai perjalanan pribadi, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak muda Indonesia untuk terus mengembangkan diri dan berani bermimpi.

"Saya juga berharap ilmu, pengalaman, dan jaringan yang saya peroleh di New York dapat saya bawa pulang untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga dan kepemudaan di Indonesia," tutupnya.