Liputan6.com, Jakarta - Pujian dari para pemimpin di berbagai muka bumi mengalir untuk Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Presiden Claudia Sheinbaum menyampaikan apresiasi itu disampaikan langsung kepadanya saat menghadiri partai puncak ajang tersebut.
Sheinbaum hadir di final Spanyol kontra Argentina yang dimainkan di MetLife Stadium, New Jersey, atas undangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Advertisement
Di arena itu, ia bertemu sejumlah tokoh internasional dan menerima ucapan selamat atas penyelenggaraan pertandingan yang berlangsung di Meksiko.
Pertemuan Sheinbaum di Final Spanyol vs Argentina
Dalam pertemuan di New Jersey, Sheinbaum berjumpa dengan Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Raja Spanyol Felipe VI, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio, Ibu Negara Melania Trump, serta Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sheinbaum menuturkan para pemimpin tersebut menyoroti antusiasme publik sepanjang turnamen dan menyampaikan selamat atas kiprah Meksiko sebagai tuan rumah.
"Mereka berbicara tentang betapa baiknya Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia. Semua juga mengucapkan selamat kepada para suporter dan membahas antusiasme luar biasa yang terlihat sepanjang turnamen," ujar Sheinbaum.
Menurutnya, apresiasi itu mencakup atmosfer sepak bola di Meksiko, keramahan masyarakat, dan kualitas penyelenggaraan yang dirasakan para tamu serta peserta.
Performa El Tri dan Kota-Kota Tuan Rumah
Selain urusan penyelenggaraan, performa Timnas Meksiko juga mendapat sorotan positif. El Tri menyapu bersih tiga laga fase grup.
Pada babak 32 besar, Meksiko mengalahkan Ekuador sebelum tersingkir di 16 besar. Langkah mereka terhenti usai kalah 2-3 dari Inggris dalam pertandingan di Mexico City.
Empat kemenangan tersebut memicu perayaan besar-besaran di berbagai kota, terutama di ibu kota. Sheinbaum menyebut beberapa pemimpin dunia turut memuji penampilan tim nasional selama turnamen.
Sepanjang Piala Dunia, Meksiko menjadi tuan rumah bagi Spanyol, Uruguay, Republik Ceko, Korea Selatan, Jepang, Kolombia, Belanda, Maroko, Inggris, Swedia, dan Afrika Selatan.
Timnas Iran bahkan memilih Tijuana sebagai pusat latihan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Keamanan dan Evaluasi FIFA: 13 Laga Tanpa Gangguan
Sebelum turnamen dimulai, sempat muncul kekhawatiran tentang kondisi keamanan di Meksiko. Namun temuan FIFA di lapangan menunjukkan hasil sebaliknya.
Direktur Eksekutif FIFA untuk Keselamatan dan Keamanan di Meksiko, Rodrigo Martínez-Celis, menilai negaranya membuktikan kesiapan sebagai tuan rumah. Ia menyebut seluruh 13 pertandingan yang digelar di Meksiko berlangsung tanpa gangguan keamanan.
"Bisa kami katakan bahwa Meksiko benar-benar siap menjadi tuan rumah Piala Dunia. Indikator terbaiknya adalah dunia kini membicarakan betapa baiknya penyelenggaraan pertandingan di Meksiko," ujarnya.
Martínez-Celis juga mengapresiasi kinerja kabinet keamanan pemerintah federal yang dinilai menjalankan rencana pengamanan secara efektif selama turnamen.
Senada, Menteri Keamanan Meksiko Omar García Harfuch menyatakan penyelenggaraan Piala Dunia memperkuat citra negaranya di mata internasional sekaligus menunjukkan kemampuan institusi Meksiko mengamankan ajang berskala global.
Di sisi lain, FIFA menyoroti insiden saat perayaan kemenangan Meksiko atas Ekuador pada 30 Juni. Empat orang meninggal dunia akibat berdesakan dalam kerumunan suporter di Mexico City.
Martínez-Celis menyebut tragedi tersebut sebagai peristiwa yang sangat menyedihkan dan memastikan FIFA akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski demikian, badan sepak bola dunia itu tetap menilai penyelenggaraan Piala Dunia di Meksiko sebagai sebuah keberhasilan. Kombinasi organisasi yang baik, sistem keamanan yang efektif, serta antusiasme masyarakat membuat Meksiko mendapat pengakuan luas sebagai salah satu tuan rumah terbaik dalam sejarah Piala Dunia.