Java United FC Kena Potong 2 Poin, Klub Tetap Fokus ke BRI Super League

Java United FC dipotong dua poin akibat perubahan home base dalam proses lisensi. Klub menerima sanksi dan menegaskan Stadion Jatidiri siap menggelar laga.

Diterbitkan 05 September 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Java United FC akan mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan minus dua poin setelah dijatuhi sanksi terkait pemenuhan club licensing. Perubahan home base tim berjuluk Laskar Kepodang Emas ke Semarang menjadi dasar keputusan tersebut.

Pada periode sebelumnya, saat masih bernama Malut United dan bermarkas di Maluku Utara, klub sudah menuntaskan kewajiban lisensi. Stadion Gelora Kie Raha yang didaftarkan saat itu dinyatakan memenuhi aspek infrastruktur untuk musim 2026/2027.

Namun perpindahan markas ke Stadion Jatidiri, Semarang, menggugurkan pemenuhan aspek infrastruktur yang telah disahkan dalam berkas lisensi sebelumnya. Konsekuensinya, Java United memulai musim dari nilai minus dua.

Motivasi Tim Tetap Utuh

Manajer Java United FC, Alan Haviludin, menegaskan sanksi tersebut tidak mengendurkan tekad skuad asuhan Fabio Lefundes untuk bersaing sepanjang musim.

Ia menyebut klub menerima keputusan yang ditetapkan operator kompetisi dan akan bekerja lebih keras mengejar poin maksimal pada setiap laga.

"Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini. Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga," ujar Alan.

Stadion Jatidiri Jadi Home Base

Manajemen juga memastikan stadion kandang mereka di Semarang telah layak menggelar pertandingan liga musim ini.

"Perlu diketahui bahwa Stadion Jatidiri sudah dianggap layak dan siap untuk menggelar pertandingan BRI Super League 2026/2027. Situasi pengurangan poin untuk Java United sepenuhnya terjadi sebagai konsekuensi dari perubahan home base klub," bunyi pernyataan klub.

Mereka menekankan komitmen pengelolaan profesional dan pemenuhan seluruh aspek yang disyaratkan dalam proses lisensi.

"Menanggapi situasi ini, manajemen Java United berkomitmen untuk terus membangun klub secara profesional dan berkelanjutan. Klub akan menjaga pemenuhan kewajiban lisensi klub sesuai regulasi," bunyi pernyataan Java United.