Liputan6.com, Jakarta - Masa depan nomor punggung 10 di Tim Nasional Argentina mulai menemukan titik terang setelah Lionel Messi secara resmi mengakhiri karier internasionalnya pasca-Piala Dunia 2026. Gelandang serang muda, Nico Paz, kini diidentifikasi sebagai kandidat utama untuk mewarisi nomor ikonik tersebut. Keputusan penting ini dilaporkan telah diambil secara internal oleh pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni.
Messi, yang telah mengenakan nomor 10 untuk La Albiceleste sejak Maret 2009, tercatat tampil dalam 207 pertandingan dengan nomor tersebut. Meskipun ada keinginan untuk memensiunkan nomor punggung yang sarat sejarah itu, regulasi FIFA mewajibkan setiap tim nasional untuk menggunakan nomor secara berurutan dalam skuad, sehingga nomor 10 tidak dapat dipensiunkan.
Namun, penunjukan Nico Paz sebagai penerus nomor 10 ini memiliki satu syarat krusial: Lionel Scaloni harus memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Timnas Argentina. Negosiasi perpanjangan kontrak Scaloni diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
Advertisement
Performa Gemilang Nico Paz di Level Klub dan Internasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374627/original/083479600_1759900796-AP25270496070760.jpg)
Nico Paz, yang memiliki nama lengkap Nicolás Paz MartÃnez, lahir pada 8 September 2004, dan kini berusia 21 tahun. Setelah meninggalkan Real Madrid, ia bergabung dengan klub Serie A Italia, Como 1907, pada Agustus 2024 dengan kontrak berdurasi empat tahun.
Performa Paz bersama Como sangat menonjol pada musim 2025/2026, di mana ia berhasil mencetak 13 gol dan memberikan 8 assist dalam 40 pertandingan. Kontribusinya turut membawa Como lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Atas pencapaiannya, Paz dinobatkan sebagai Pemain U-23 Terbaik di Serie A Awards 2024–25 dan masuk dalam 23 pemain terbaik Serie A Team of the Season. Sejak musim 2025–26, ia juga telah mengenakan nomor punggung 10 untuk Como.
Karier internasional Paz bersama Argentina dimulai pada 15 Oktober 2024, saat ia melakukan debut seniornya dalam kemenangan 6-0 melawan Bolivia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, ia langsung memberikan assist untuk Lionel Messi.
Sejak debutnya, Paz telah tampil dalam 11 pertandingan untuk Argentina dan mencetak satu gol. Gol internasional pertamanya tercipta pada 27 Maret 2026, melalui tendangan bebas dalam kemenangan persahabatan 2-1 melawan Mauritania.
Paz juga menjadi bagian dari skuad 26 pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026. Ia melakukan debut di ajang Piala Dunia pada 17 Juni 2026, masuk sebagai pemain pengganti Messi dalam kemenangan 3-0 melawan Aljazair.
Selanjutnya, ia tampil sebagai starter pada pertandingan grup terakhir melawan Yordania pada 27 Juni. Lionel Messi sendiri memuji Paz, menyatakan bahwa sang gelandang memiliki "pola pikir yang luar biasa" dan "memahami permainan dengan sempurna." Pelatih Lionel Scaloni juga meyakini bahwa Paz memiliki masa depan cerah dan berpotensi menjadi sosok penting bagi tim nasional.
Advertisement
Profil dan Gaya Bermain Gelandang Kreatif Argentina
Nico Paz, yang berposisi sebagai gelandang serang, dikenal akan gaya bermainnya yang kreatif, visi tajam, kemampuan membawa bola yang mumpuni, naluri mencetak gol, serta keahliannya dalam mengatur tempo permainan. Sebagai pemain berkaki kiri, ia kerap dibandingkan dengan gelandang kreatif generasi sebelumnya karena kemampuan teknisnya dalam mengolah bola dan umpan progresif. Banyak pihak bahkan melihatnya sebagai "Messi baru" karena karakter permainannya yang cocok dengan gaya sepak bola Argentina modern.
Lahir di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol, Paz memiliki latar belakang unik. Ayahnya, Pablo Paz, adalah mantan pemain internasional Argentina, sementara ibunya berkebangsaan Spanyol. Meskipun lahir di Spanyol, Nico Paz memilih untuk mewakili Argentina di kancah internasional. Meskipun tekanan untuk menggantikan Messi sangat besar, Paz telah menunjukkan kesiapannya untuk panggung besar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5933617/original/072626600_1778831145-000_A7JZ3ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3542857/original/076660400_1629201128-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409497/original/007692600_1479453490-Argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3904316/original/070215000_1642221457-Logo_Como_1907_2019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320049/original/027985800_1786333480-20260808_Budy_Santoso_Chelsea_vs_AC_Milan_09.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9337637/original/010755900_1788251770-messi-pensi-81fb34.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9330634/original/035854100_1787395620-terancam-hukuman-disiplin-momen-panas-lionel-messi-menepuk-kepala-quinn-sullivan-441f79.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7404084/original/070596700_1780183312-000_B4HQ92U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323145/original/053763000_1786602611-MESSI_COMEBACK_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519774/original/018702100_1772596541-AP26061651443875.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301648/original/090533900_1784509911-000_C2LJ4BG.jpg)