Enzo Fernandez Tidak Masuk Jajaran Kapten Manchester City

Empat Kapten Manchester City Musim Ini Sudah Ditentukan, Enzo Fernandez Tidak Termasuk

Diterbitkan 05 September 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City telah menetapkan empat pemain yang akan menjadi bagian dari kelompok kepemimpinan mereka musim ini. Nama Enzo Fernandez, meski baru saja didatangkan dengan rekor transfer klub, tidak termasuk di dalamnya.

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, memastikan Enzo Fernandez tidak akan langsung masuk dalam jajaran kapten klub pada musim 2026/27.

Gelandang berusia 25 tahun itu baru saja diperkenalkan sebagai pemain anyar The Citizens setelah menyelesaikan kepindahan senilai 125 juta poundsterling dari Chelsea pada hari terakhir bursa. Fernandez menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Etihad Stadium dan mengaku sudah lama memimpikan kesempatan bermain untuk klub sebesar Manchester City.

Kepindahan tersebut juga tidak lepas dari peran Maresca. Sang pelatih disebut memiliki pengaruh besar dalam aktivitas transfer City pada musim panas ini dan memang ingin kembali bekerja sama dengan Fernandez setelah keduanya membangun hubungan positif ketika masih berada di Chelsea.

Fernandez sendiri bukan sosok asing dengan tanggung jawab sebagai kapten. Selama tiga musim memperkuat Chelsea, ia tercatat 57 kali mengenakan ban kapten, termasuk dalam 43 pertandingan ketika Maresca menjadi manajer The Blues antara Juli 2024 hingga Januari tahun ini.

Namun, pengalaman tersebut belum membuat Fernandez langsung masuk ke kelompok kapten Manchester City.

Kuartet Pemimpin Manchester City

Maresca mengonfirmasi susunan kepemimpinan City dalam konferensi pers menjelang pertandingan Premier League melawan Coventry City.

Setelah memastikan Fernandez sudah siap menjalani debut akhir pekan ini, Maresca ditanya apakah pemain asal Argentina tersebut akan menjadi salah satu kapten City.

Jawabannya tegas. Empat pemain yang dipercaya mengemban peran tersebut adalah Ruben Dias, Erling Haaland, Marc Guehi, dan Gianluigi Donnarumma.

Dias dan Haaland mempertahankan posisi masing-masing dalam kelompok kepemimpinan. Sementara itu, Marc Guehi dan Gianluigi Donnarumma masuk menggantikan Bernardo Silva dan Rodri, yang meninggalkan klub pada musim panas ini.

Guehi sebelumnya juga memiliki pengalaman sebagai kapten ketika masih memperkuat Crystal Palace. Sementara Donnarumma datang dengan pengalaman yang bahkan lebih besar di level internasional karena saat ini dipercaya sebagai kapten tim nasional Italia.

Dengan demikian, Fernandez harus terlebih dahulu membuktikan dirinya di lapangan sebelum mendapatkan peran kepemimpinan di Manchester City.

Donnarumma Antusias Bekerja di Bawah Maresca

Donnarumma sendiri kini telah menjadi pilihan utama di bawah mistar City. Kiper Italia tersebut juga mengungkapkan antusiasmenya bekerja bersama Maresca, yang sama-sama berasal dari Italia.

Dia mengaku sangat senang menjadi bagian dari skuad City dan berterima kasih kepada Pep Guardiola yang sebelumnya menginginkannya bergabung dengan klub.

Menurutnya, kesempatan bermain untuk City sekaligus dilatih Guardiola membuat kedatangannya terasa semakin istimewa. Kini, ia siap bekerja di bawah arahan Maresca.

Donnarumma menilai Maresca memiliki pemahaman mendalam mengenai City karena sebelumnya pernah menjadi bagian dari klub tersebut. Ia juga memuji kualitas sang pelatih dan menyebut Maresca sebagai sosok yang sangat siap menjalankan tugasnya.

Keduanya bahkan sudah pernah berhadapan ketika Maresca masih menangani Chelsea dan Donnarumma membela Paris Saint-Germain. Dalam pertemuan tersebut, Chelsea menang telak 3-0 atas PSG di Piala Dunia Antarklub.