Rafalentino/Ethan Lolos ke Final ITF World Tennis Tour M-15

Keberhasilan melaju ke final juga menjadi catatan tersendiri bagi Rafalentino dan Ethan selama berpasangan di nomor ganda.

OlehThomas
Diterbitkan 04 September 2026, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ganda muda Indonesia Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara pada seri keempat ITF World Tennis Tour M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.

Rafalentino/Ethan berhasil memastikan tiket ke final setelah tampil impresif pada babak semifinal yang berlangsung di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Jumat (4/9/2026).

Menghadapi pasangan gado-gado Denmark dan Jepang, Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi, Rafalentino/Ethan tampil penuh percaya diri. Meski secara peringkat berada di bawah lawannya yang merupakan unggulan keempat, pasangan Indonesia mampu mengatasi tekanan dan menang dua set langsung 6-4, 6-4.

Kemenangan tersebut melanjutkan kejutan yang dibuat Rafalentino/Ethan sehari sebelumnya. Pada babak perempat final, mereka sukses menyingkirkan pasangan unggulan pertama asal Selandia Baru, Isaac Becroft/Reece Falck.

Menghadapi Sebastian/Ryotaro, Rafalentino yang baru berusia 16 tahun tampil tenang dan mampu mengandalkan pukulan forehand serta backhand untuk menekan lawan.

Sementara itu, Ethan tampil efektif di depan net. Cegatan-cegatan volinya menjadi salah satu senjata penting pasangan Indonesia untuk mengamankan poin-poin krusial.

Rafalentino/Ethan akhirnya mengamankan set pertama dengan skor 6-4. Permainan solid tersebut berlanjut pada set kedua hingga mereka kembali menang dengan skor identik 6-4.

Pertandingan semifinal berlangsung selama 1 jam 6 menit.

Bagi Rafalentino, keberhasilan menembus final menjadi pencapaian istimewa bersama Ethan. Ia menyebut kemenangan tersebut sekaligus menjadi kado terbaik bagi kompatriotnya yang tengah merayakan ulang tahun ke-17.

"Terus fokus dan tidak boleh lengah sama sekali di setiap game menjadi faktor penting memenangkan laga semifinal kali ini," ujar Rafalentino.

Rekor Baru

Keberhasilan melaju ke final juga menjadi catatan tersendiri bagi Rafalentino dan Ethan selama berpasangan di nomor ganda. Keduanya untuk pertama kalinya mampu mencapai partai puncak.

Ethan pun memberikan pujian kepada rekannya. Menurut dia, Rafalentino tampil luar biasa dan tidak berhenti memberikan semangat sepanjang pertandingan.

Falen juga dinilai mampu mengatur strategi dengan baik, terutama ketika pertandingan memasuki poin-poin kritis.

Menghadapi laga final, Ethan memilih untuk tetap bermain seperti biasa tanpa terbebani target.

"Besok akan bermain tanpa beban seperti biasa, namun tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang terbaik," kata Ethan.

Pada partai final yang akan berlangsung Sabtu (5/9/2026), Rafalentino/Ethan akan menghadapi pasangan unggulan kedua, Alexander Chang/Pablo Perez Ramos.

Pasangan gado-gado Amerika Serikat dan Spanyol tersebut melangkah ke final setelah mengalahkan wakil India, Shanker Heisnam/Karan Singh, dengan skor 6-3, 6-4.

Pertandingan final akan menjadi ujian berikutnya bagi Rafalentino/Ethan. Setelah mampu menyingkirkan unggulan pertama dan keempat secara beruntun, pasangan muda Indonesia tersebut kini berpeluang menutup penampilan mereka di Bali dengan gelar juara.

Nathan Barki Terhenti

Sementara itu, tuan rumah Indonesia gagal menempatkan wakil di semifinal sektor tunggal putra. Nathan Barki harus mengakhiri perjuangannya setelah kalah dari petenis India, Karan Singh.

Nathan yang berusia 21 tahun menghadapi Karan Singh di Lapangan D, Bali Beach Country Club. Menghadapi petenis India berusia 23 tahun sekaligus unggulan keempat, Nathan berada di bawah tekanan sejak set pertama.

Karan tampil solid dan konsisten sehingga Nathan harus menyerah 1-6 pada set pembuka.

Nathan mencoba bangkit pada set kedua dengan meningkatkan tempo permainan, termasuk mengandalkan pola servis dan voli. Namun, usaha tersebut belum mampu membendung permainan Karan.

Nathan akhirnya kembali kalah 4-6. Pertandingan tersebut berlangsung selama 1 jam 16 menit dan memastikan Karan Singh melaju ke semifinal.

Di babak empat besar, Karan akan menghadapi petenis Jepang Ryotaro Taguchi. Ryotaro sebelumnya lolos setelah melewati pertandingan sengit melawan Hayden Jones.

Ryotaro menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-0, 5-7, 7-5.

Dengan demikian, harapan Indonesia di Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 kini berada di pundak Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp yang akan berjuang memperebutkan gelar juara nomor ganda putra.