Liputan6.com, Jakarta - Arsenal semakin memprioritaskan perekrutan bek tengah baru setelah William Saliba mengalami cedera punggung serius yang diperkirakan membuatnya absen dalam sebagian besar musim 2026/2027. Kondisi tersebut memaksa manajemen The Gunners mengubah fokus bursa transfer dan mempercepat pencarian pemain bertahan anyar.
Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah Jacobo Ramon, bek muda milik Como yang tampil impresif di Serie A. Pemain berusia 21 tahun asal Spanyol itu disebut masuk dalam daftar kandidat utama Arsenal untuk memperkuat lini belakang.
Advertisement
Sebelum cedera Saliba terjadi, Direktur Olahraga Arsenal Andrea Berta sebenarnya sudah menyusun rencana untuk menambah kedalaman skuad di sektor pertahanan. Namun, absennya bek asal Prancis tersebut dalam jangka panjang membuat kebutuhan akan bek tengah baru berubah dari sekadar rencana menjadi prioritas utama.
Menurut laporan The Athletic, Arsenal terus memantau perkembangan Jacobo Ramon yang tampil konsisten bersama Como sepanjang musim lalu. Meski hingga kini belum ada langkah konkret berupa negosiasi resmi, klub asal London Utara itu dikabarkan menjadikan sang pemain sebagai salah satu target utama setelah beberapa opsi lain gagal diwujudkan.
Dua Target Utama Gagal Didapat
Pencarian bek tengah baru telah dilakukan Arsenal sejak awal tahun. Pada bursa transfer Januari lalu, klub sempat menaruh minat kepada Marc Guehi yang saat itu masih membela Crystal Palace. Namun, bek timnas Inggris tersebut akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City.
Setelah itu, Arsenal mempertimbangkan Ezri Konsa dari Aston Villa. Bek berusia 28 tahun itu dinilai memiliki performa yang konsisten di Premier League dan dianggap mampu memperkuat lini pertahanan The Gunners.
Selain Konsa, nama John Stones juga masuk dalam daftar incaran. Akan tetapi, peluang mendatangkan bek Manchester City tersebut kini hampir tertutup setelah tercapainya kesepakatan antara sang pemain dengan Inter Milan.
Dengan dua target utama yang semakin sulit direkrut, Arsenal kini mulai mengalihkan perhatian kepada pemain-pemain muda yang memiliki potensi berkembang sekaligus nilai investasi tinggi. Dalam situasi inilah nama Jacobo Ramon semakin menguat sebagai alternatif yang realistis.
Chelsea Ikut Serta
Meski demikian, upaya Arsenal untuk mendapatkan Jacobo Ramon dipastikan tidak akan mudah. Saat melepas sang pemain ke Como, Real Madrid tetap mempertahankan 50 persen hak ekonomi atas pemain tersebut serta menyisipkan klausul pembelian kembali (buy-back).
Artinya, Los Blancos masih memiliki kendali besar terhadap masa depan Jacobo Ramon dan dapat membawanya kembali ke Santiago Bernabeu apabila menilai perkembangannya sesuai harapan.
Persaingan juga diperkirakan semakin ketat karena Chelsea disebut ikut memantau situasi bek muda tersebut. Jika Como membuka peluang negosiasi, bukan tidak mungkin akan terjadi persaingan sengit antara dua klub Premier League untuk mendapatkan tanda tangan Jacobo Ramon.
Dengan kondisi Saliba yang harus menepi dalam waktu lama, Arsenal kini dituntut bergerak cepat. Apakah Jacobo Ramon akan menjadi solusi di lini belakang The Gunners, atau justru kembali ke Real Madrid, masih menjadi salah satu cerita menarik yang patut dinantikan pada bursa transfer musim panas ini.