Chelsea Tantang 2 Rival Domestik Berebut Bek Klub Italia

Setelah menepi akibat cedera, Giorgio Scalvini kembali tampil impresif dan menarik klub-klub besar, salah satunya Chelsea.

oleh Aulia RafaDiterbitkan 04 Agustus 2026, 14:30 WIB
Giorgio Scalvini (kiri) masuk radar Chelsea. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan bek tengah Atalanta, Giorgio Scalvini, semakin memanas pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah lebih dulu dikaitkan dengan Newcastle United, kini Chelsea dan Tottenham Hotspur juga dikabarkan telah mengambil langkah konkret dengan menghubungi perwakilan sang pemain.

Chelsea sebelumnya sudah mendatangkan satu pemain dari Atalanta pada musim panas ini, yakni bek kanan Marco Palestra, dengan nilai transfer sekitar 48,8 juta poundsterling. Klub asal London Barat itu kemudian memperkuat lini belakang lagi melalui perekrutan Maxence Lacroix dari Crystal Palace.

Meski demikian, pelatih Xabi Alonso masih ingin menambah kekuatan di sektor pertahanan. Situasi ini dipengaruhi oleh rencana Como yang terus berupaya merekrut Trevoh Chalobah, sementara masa depan Axel Disasi dan Benoit Badiashile juga belum pasti karena keduanya bisa dilepas jika ada tawaran yang sesuai. Selain itu, posisi Tosin Adarabioyo dan Aaron Anselmino juga masih belum sepenuhnya aman.

Menurut laporan The Sun, Scalvini kini menjadi salah satu target utama bagi Chelsea, Tottenham, dan Newcastle. Bek berusia 22 tahun itu kembali menarik perhatian klub-klub besar setelah bangkit dari musim 2024/2025 yang terganggu cedera.

Kala itu, pemain tim nasional Italia tersebut hanya tampil dalam delapan pertandingan akibat cedera ligamen lutut (ACL) dan cedera bahu. Namun pada musim 2025/2026, ia berhasil bangkit dengan mencatatkan 30 penampilan bersama Atalanta di Serie A serta menyumbangkan tiga gol.

Kontrak Scalvini bersama Atalanta kini hanya tersisa dua tahun. Kondisi tersebut membuat Chelsea, Tottenham, dan Newcastle mulai melakukan pendekatan langsung kepada perwakilan sang pemain untuk membahas kemungkinan transfer.

Atalanta dikabarkan mematok harga sekitar 42 juta poundsterling untuk melepas bek andalannya. Sementara itu, Newcastle disebut tengah menyiapkan tawaran pembuka senilai 34 juta poundsterling sebagai langkah awal untuk menguji respons klub asal Bergamo tersebut.

Meski nilai transfer menjadi tantangan utama dalam negosiasi, Scalvini diyakini terbuka untuk melanjutkan karier di Premier League sehingga proses kesepakatan pribadi diperkirakan tidak akan menemui kendala berarti.

 

Kualitas Giorgio Scalvini

Bek Atalanta Giorgio Scalvini (kanan) berebut bola dengan gelandang RB Leipzig Dominik Szoboszlai pada leg pertama perempatfinal Liga Europa di Red Bull Arena, Kamis (7/4/2022). Atalanta bermain imbang 1-1 dengan RB Leipzig. (Ronny HARTMANN / AFP)

Terlepas dari riwayat cedera yang membuatnya telah absen dalam 83 pertandingan sepanjang karier profesionalnya bersama klub dan tim nasional, potensi serta kualitas bertahan Scalvini tetap dianggap sangat menjanjikan.

Pengalamannya bermain dalam skema tiga bek bersama Atalanta membuatnya dinilai cocok untuk berbagai sistem permainan. Chelsea sendiri masih berpeluang menggunakan formasi 3-4-3 maupun 4-2-3-1 di bawah arahan Xabi Alonso.

Di Tottenham, kebutuhan terhadap bek tengah baru belum terlalu mendesak. Meskipun Cristian Romero diperkirakan akan hengkang, Spurs masih memiliki sejumlah opsi seperti Micky van de Ven, Jan Paul van Hecke, Kevin Danso, Marcos Senesi, Ashley Phillips, Kota Takai, dan Ben Davies.

Sebaliknya, Newcastle dinilai menjadi klub yang paling membutuhkan Scalvini. Saat ini, lini belakang The Magpies masih mengandalkan Dan Burn dan Fabian Schär yang sama-sama telah berusia 34 tahun, didampingi Sven Botman (26 tahun) dan Malick Thiaw (24 tahun).

Newcastle United Paling Butuh

Logo Newcastle United. (AFP/Ian MacNicol)

Secara finansial, Newcastle berada dalam posisi yang kuat setelah melepas Sandro Tonali dan Anthony Gordon. Namun, absennya klub dari kompetisi Eropa musim ini berpotensi menjadi hambatan dalam upaya meyakinkan Scalvini bergabung dengan skuad asuhan Matthias Jaissle.

Dengan semakin banyaknya peminat, perebutan tanda tangan Giorgio Scalvini diperkirakan akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik sepanjang bursa transfer musim panas 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya