Liputan6.com, Jakarta - Xavi Hernandez resmi ditunjuk memimpin Timnas Belanda dengan durasi kontrak empat tahun, menggantikan Ronald Koeman. Penunjukan ini menorehkan catatan sejarah karena Xavi menjadi pelatih non-Belanda pertama yang menangani Oranje sejak 1978.
Mantan gelandang Barcelona tersebut sempat menganggur setelah meninggalkan Camp Nou pada April 2024. Kini, ia menerima tantangan baru bersama Belanda di level tim nasional.
Advertisement
Selain dikenal dengan filosofi permainan berbasis total football, Xavi membawa reputasi sebagai pelatih yang menekankan kedisiplinan ketat. Jejak kebijakannya di Barcelona memberi gambaran seperti apa budaya kerja yang mungkin ia bangun di skuad Oranje.
Disiplin Waktu dan Pola Makan di Pusat Latihan
Saat mengambil alih Barcelona pada November 2021, Xavi langsung memperkenalkan aturan jam kedatangan. Para pemain diwajibkan tiba 90 menit sebelum sesi latihan dimulai. Staf kepelatihan bahkan diminta datang lebih awal daripada pemain.
Ia juga mewajibkan seluruh pemain makan di pusat latihan klub. Kebijakan ini dirancang agar tim pelatih lebih mudah mengontrol pola makan dan asupan nutrisi setiap pemain.
Rangkaian aturan tersebut diterapkan sejak awal masa kerjanya untuk membentuk rutinitas harian yang terstruktur dan konsisten di lingkungan tim.
Denda, Jam Malam, dan Larangan Sepeda Listrik
Untuk menegakkan kedisiplinan, Xavi memberlakukan sistem denda bagi pelanggar aturan internal. Besaran denda dapat meningkat bagi pemain yang mengulangi kesalahan.
Ia juga menerapkan jam malam dua hari sebelum pertandingan. Pemain tidak diperbolehkan keluar hingga larut malam dalam periode tersebut.
Salah satu kebijakan yang paling tidak biasa adalah larangan melakukan aktivitas berisiko di luar lapangan, termasuk berselancar dan mengendarai sepeda listrik. Pelanggaran terhadap aturan ini bahkan dapat dikategorikan sebagai pelanggaran kontrak yang serius.
Jika pendekatan serupa dibawa ke Timnas Belanda, nama-nama seperti Virgil van Dijk dan Frenkie de Jong perlu lebih berhati-hati dalam memilih aktivitas di luar lapangan agar tidak bertentangan dengan ketentuan tim.