Pasangan Gado-Gado Thailand-Indonesia Kuasai Puncak The Indonesia Pro-Am 2026

Dua pasangan Thailand-Indonesia bersaing ketat untuk menjadi juara di ajang The Indonesia Pro-Am 2026/

oleh ThomasDiterbitkan 20 Agustus 2026, 06:30 WIB
Pasangan Gado-Gado Thailand-Indonesia Kuasai Puncak The Indonesia Pro-Am 2026

Liputan6.com, Jakarta - Duet gado-gado Thailand-Indonesia sukses mencuri perhatian pada putaran pertama The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026. Dua pasangan tersebut sama-sama tampil impresif dan berbagi posisi teratas klasemen beregu setelah membukukan skor 13 di bawah par.

Dua tim yang dimaksud adalah pegolf profesional Thailand Jazz Janewattananond yang berduet dengan pegolf amatir Indonesia Matthew Wanandi, serta profesional Thailand Waris Manthorn bersama pegolf amatir Indonesia Steven Dirga Setya.

Keduanya menjadi pemuncak klasemen setelah melewati putaran pertama yang berlangsung di Gunung Geulis Country Club, Bogor, Rabu (19/8/2026).

The Indonesia Pro-Am tahun ini diikuti 98 tim yang masing-masing terdiri dari satu pegolf profesional dan satu amatir. Para peserta bergantian bermain di West Course dan East Course.

Penampilan dua pasangan Thailand-Indonesia tersebut membuat persaingan di papan atas berlangsung ketat. Mereka unggul dua pukulan atas empat tim yang berbagi posisi ketiga dengan skor 11 di bawah par.

Empat tim tersebut adalah Ayoub Lguirati (Maroko)/Alvin Wahyudi, Nguyen Nhat Long (Vietnam)/Agus Budiman, Kelvin Si (Makau)/Gani Arieldi, serta Liu Yung Hua (Korea Selatan)/John Baey.

Lguirati Cetak Course Record

Selain persaingan beregu, putaran pertama The Indonesia Pro-Am 2026 juga menghadirkan catatan istimewa di nomor individual.

Pegolf Maroko, Ayoub Lguirati, tampil luar biasa dengan membukukan skor 62 atau sembilan di bawah par. Catatan tersebut menjadi course record untuk satu putaran ajang Asian Development Tour (ADT) di East Course Gunung Geulis.

Lguirati mencatat sembilan birdie tanpa sekalipun membuat bogey. Torehan tersebut sekaligus menjadi skor terbaik sepanjang kariernya di sebuah pertandingan.

"Saya sangat senang dengan cara saya bermain, dan terutama dengan cara kami menangani course ini. Saya membukukan 9 birdie dan tanpa bogey. Ini adalah skor terbaik saya di pertandingan," ujar Lguirati.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kedi Mohsen yang mendampinginya pada putaran pertama.

"Ini pun merupakan event pertama saya dengan kedi Mohsen. Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini. Jadi, saya sangat senang," sambungnya.

Lguirati memimpin klasemen individual, unggul dari dua pegolf Amerika Serikat. Tim Nielsen berada di posisi kedua dengan skor 63 atau delapan di bawah par, sedangkan Nathan Han menempati peringkat ketiga setelah mencatat 64 atau tujuh di bawah par.

Kevin Caesario Akbar Jaga Asa Tuan Rumah

Pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar

Dari kubu Indonesia, Kevin Caesario Akbar menjadi salah satu pegolf yang mencuri perhatian. Juara The Indonesia Pro-Am 2023 itu membuka peluang untuk kembali bersinar setelah menempati posisi lima besar.

Kevin mencatat skor 65 atau enam di bawah par, sama dengan enam pegolf lainnya yang berada di posisi T4.

Penampilan apik Kevin terutama terlihat di sembilan hole terakhir. Ia membukukan tiga birdie dan satu eagle, setelah sebelumnya mencetak satu birdie di sembilan hole pertama.

"Eagle di hole 16 menjadi titik balik. Putting-nya agak jauh, kemudian hole terakhir jadi birdie lagi. Hasil akhirnya total 6-under," kata Kevin.

Kevin mengaku bermain sabar menjadi kunci untuk menghindari kesalahan di West Course yang dinilainya cukup menantang.

"Permainan hari ini alhamdulillah solid. Banyak sabar saja sih di West Course. Kalau salah sedikit kan bisa agak bahaya. Bisa meledak skornya," ujarnya.

Hasil putaran pertama membuat persaingan The Indonesia Pro-Am 2026 semakin menarik. Duet Thailand-Indonesia kini berada di posisi terdepan, sementara sejumlah pegolf papan atas, termasuk Kevin, terus memburu posisi terbaik pada putaran berikutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya