Mikel Arteta Genggam Erat Myles Lewis-Skelly

Mikel Arteta menolak kepergian Myles Lewis-Skelly.

oleh Aulia RafaDiterbitkan 22 Agustus 2026, 16:30 WIB
Manajer Arsenal asal Spanyol Mikel Arteta (kanan) memberi isyarat kepada gelandang Arsenal asal Inggris Myles Lewis-Skelly (kiri) saat ia meninggalkan pertandingan, yang digantikan selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Stadion Emirates di London pada 2 Februari 2025.Glyn KIRK / AFP

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan keyakinannya bahwa gelandang muda Myles Lewis-Skelly akan tetap bertahan di Emirates Stadium meski belakangan muncul spekulasi mengenai masa depannya.

Pemain berusia 19 tahun yang merupakan jebolan akademi Hale End itu sebelumnya dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Chelsea dan Manchester United dikabarkan sempat menunjukkan ketertarikan terhadap pemain serbabisa tersebut.

Spekulasi semakin menguat setelah Arsenal mendatangkan Bruno Guimaraes dengan nilai transfer 75 juta poundsterling. Kehadiran gelandang asal Brasil itu memunculkan pertanyaan mengenai peluang Lewis-Skelly mendapatkan menit bermain secara reguler.

Nilai Lewis-Skelly sendiri ditaksir mencapai 38,5 juta poundsterling. Namun, Arteta memastikan Arsenal tidak memiliki rencana untuk melepas pemain muda tersebut sebelum bursa transfer ditutup.

Myles Lewis-Skelly Masuk Rencana Mikel Arteta

Perjalanan Mikel Arteta saat melatih Arsenal di musim ini bisa mengalami pasang surut. Sempat terpuruk di awal musim, Arteta akhirnya menemukan formula terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Terbukti, saat ini The Gunners berhasil menempati peringkat ke-4 klasemen Liga Inggris. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Arteta secara langsung menanggapi rumor mengenai masa depan Lewis-Skelly. Ketika ditanya apakah dirinya yakin sang pemain akan tetap berada di Arsenal, Arteta memberikan jawaban tegas. Ia menyatakan keyakinannya, meski mengakui bahwa klub masih harus melakukan pembicaraan terbuka dengan sejumlah pemain lain mengenai masa depan mereka.

Arteta menekankan pentingnya kejujuran dan transparansi dalam menentukan masa depan pemain, terutama ketika persaingan di dalam skuad semakin ketat.

Menurutnya, keputusan sulit tetap harus disampaikan secara terbuka kepada pemain agar mereka dapat memahami situasi dan menentukan langkah terbaik untuk perkembangan karier masing-masing.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa setiap pemain harus merasa dihargai dan memiliki peran penting dalam skuad.

"Semakin dalam skuad yang kami miliki, semakin baik. Namun, para pemain harus merasa dihargai dan merasa penting," ujar Arteta.

Arsenal Tak Bisa Sembarangan Melepas Pemain

Gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 49, Myles Lewis-Skelly, berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola persahabatan pra-musim untuk final Piala Emirates antara Arsenal melawan Lyon, di Stadion Emirates, London, 11 Agustus 2024. (BENJAMIN CREMEL/AFP)

Arsenal kini menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan kedalaman skuad dengan kebutuhan mengurangi jumlah pemain. The Gunners tetap membutuhkan banyak opsi karena musim panjang berpotensi menghadirkan masalah cedera seperti yang mereka alami musim lalu.

Sejumlah pemain senior disebut berpeluang meninggalkan London Utara. Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli, misalnya, dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang masa depannya masih belum sepenuhnya aman setelah persaingan di lini depan semakin ketat.

Sementara itu, gelandang muda Ethan Nwaneri juga disebut dapat mempertimbangkan kepindahan sementara demi mendapatkan menit bermain reguler di level senior. Beberapa klub Eropa kabarnya tertarik menggunakan jasanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya