Liputan6.com, Jakarta - Coventry City dikabarkan semakin dekat untuk mendapatkan bek muda Manchester City, Stephen Mfuni. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Frank Lampard terus memperkuat skuadnya setelah membawa Coventry menjuarai Championship musim lalu.
Coventry memang mengawali kiprahnya di Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Mereka takluk 0-3 dari Arsenal pada laga pembuka. Namun, kekalahan tersebut terjadi di markas sang juara dan Lampard masih memiliki waktu untuk menyempurnakan komposisi timnya sebelum bursa transfer ditutup.
Advertisement
Sejauh ini, Coventry telah mendatangkan sembilan pemain secara permanen. Meski demikian, Lampard masih ingin menambah beberapa nama untuk meningkatkan kedalaman skuad.
Menurut laporan talkSPORT, Coventry kini berada di ambang kesepakatan untuk merekrut Mfuni. Sejumlah laporan lain menyebut pemain berusia 18 tahun itu akan bergabung dengan status pinjaman dari Manchester City.
Stephen Mfuni Cari Menit Bermain di Coventry City
Mfuni merupakan salah satu prospek muda yang tengah dikembangkan Manchester City. Ia sudah mendapatkan kesempatan melakukan debut di tim utama pada Januari lalu, ketika City menang telak 10-1 atas Exeter City di Piala FA.
Setelah itu, sang bek tengah dipinjamkan ke Watford. Selama memperkuat klub tersebut, Mfuni mencatatkan delapan penampilan sebagai starter di Championship dan turut membantu Watford mengumpulkan sembilan poin selama periode keberadaannya di Vicarage Road.
Namun, menit bermainnya menurun drastis setelah pertengahan Maret. Ia tidak lagi tampil sejak periode tersebut dan kini berpeluang memulai babak baru bersama Coventry.
Belum diketahui secara pasti bagaimana Lampard akan memanfaatkan Mfuni. Coventry bisa saja menjadikannya sebagai pelapis di lini belakang, tetapi peluang untuk bersaing mendapatkan tempat di tim utama juga tetap terbuka.
Alasan Coventry Memilih Mfuni
Kedatangan Mfuni mungkin terlihat mengejutkan mengingat Coventry sedang beradaptasi dengan tuntutan Premier League. Klub tersebut hanya memiliki kuota untuk meminjam maksimal dua pemain dari klub Premier League lainnya, sehingga setiap slot pinjaman perlu digunakan secara cermat.
Namun, situasi Mfuni sedikit berbeda. Karena masih berusia di bawah 21 tahun dan berstatus pemain binaan klub, ia tidak dihitung dalam kuota pinjaman Premier League Coventry.
Dengan demikian, Coventry bisa mendapatkan tambahan pemain muda tanpa mengorbankan salah satu slot pinjaman mereka.
Bagi Lampard, langkah ini juga dapat menjadi investasi jangka menengah. Mfuni masih minim pengalaman di level tertinggi, tetapi pengalamannya bersama Manchester City dan Watford membuatnya memiliki dasar yang cukup untuk berkembang.