Liputan6.com, Jakarta - Tuan rumah Indonesia kembali menambah wakilnya di babak kedua seri 4 ITF World Tennis Tour M-15, Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026. Dua petenis muda Tanah Air, Rafalentino Ali Da Costa dan Anthony Susanto, sukses memetik kemenangan pada laga perdana mereka di babak utama.
Rafalentino Ali Da Costa tampil impresif dengan menundukkan petenis India, Shanker Heisnam. Sementara Anthony Susanto juga berhasil menghentikan perlawanan Hitesh Chauhan dalam pertandingan dua set langsung.
Advertisement
Keduanya mengikuti jejak Nathan Barki yang sehari sebelumnya lebih dulu memastikan tiket ke babak kedua turnamen yang berlangsung di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.
Rafalentino harus melalui pertandingan yang cukup menegangkan saat menghadapi Shanker Heisnam. Petenis Indonesia berusia 16 tahun itu bahkan sempat tertinggal jauh 1-5 pada set pertama.
Namun, kondisi tersebut tak membuat Falen—sapaan Rafalentino—kehilangan semangat. Ia perlahan mampu meredam permainan agresif lawannya dan mengejar ketertinggalan.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil. Falen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5 sebelum akhirnya merebut dua gim berikutnya untuk mengamankan set pertama dengan kemenangan 7-5.
Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Falen untuk tampil semakin dominan pada set kedua. Kepercayaan diri Shanker mulai menurun, sementara Falen justru semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan.
Sempurna
Tanpa kehilangan satu gim pun, Falen menutup set kedua dengan skor telak 6-0. Ia pun memastikan kemenangan dua set langsung dalam waktu 1 jam 14 menit.
"Awalnya saya sempat kaget dengan pola permainan lawan yang begitu agresif. Saya jadi bermain tertekan dan banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Falen seusai pertandingan.
"Namun, ketika saya mampu meredam serangannya dan mulai mengejar ketertinggalan hingga 5-5, saya mendapatkan motivasi dan kepercayaan diri untuk memenangi pertandingan," sambungnya.
Hasil ini semakin menegaskan perkembangan positif Falen di level junior. Sebelumnya, ia sukses menjadi juara ganda J100 di Turki pada Agustus lalu serta meraih gelar tunggal J100 di Australia untuk kelompok usia 16 tahun.
Tantangan Berat Menanti Falen
Pada babak kedua, Falen akan menghadapi tantangan lebih berat. Ia dijadwalkan bertemu unggulan keempat, Karan Singh.
Petenis India berusia 23 tahun tersebut memiliki peringkat 595 ATP. Karan melaju ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Indonesia Gunawan Trismuwantara dalam dua set langsung.
Gunawan, yang akrab disapa Gun Gun, sebenarnya memberikan perlawanan sengit. Setelah kalah 3-6 pada set pertama, pemain yang merintis perjalanan dari babak kualifikasi itu mampu membuat Karan kerepotan pada set kedua.
Keduanya bahkan sempat bermain imbang 5-5. Namun, pengalaman Karan menjadi pembeda. Ia berhasil mematahkan servis Gunawan pada gim ke-11 sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan 7-5.
Anthony Susanto Tantang Nathan Barki
Sementara itu, Anthony Susanto menjadi wakil Indonesia lainnya yang berhasil melangkah ke babak kedua.
Petenis berusia 29 tahun tersebut mengalahkan Hitesh Chauhan dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 23 menit.
Anthony yang juga merupakan adik dari petenis nasional David Agung Susanto mendapat perlawanan cukup sengit pada set pertama. Namun, ia mampu mengamankan kemenangan 6-4.
Pada set kedua, Anthony tampil lebih dominan. Ia hanya kehilangan satu gim sebelum akhirnya memastikan kemenangan 6-1.
Sayangnya, langkah Anthony di babak kedua akan langsung berhadapan dengan rekan senegaranya, Nathan Barki.
Duel sesama petenis Indonesia tersebut akan menentukan satu tiket menuju perempat final seri 4 ITF World Tennis Tour M-15, Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.
Turnamen yang digelar di Nusa Dua, Bali, tersebut memperebutkan total hadiah sebesar 20.000 dolar AS. Keberhasilan tiga petenis Indonesia melaju ke babak kedua menjadi modal positif bagi tuan rumah untuk terus berbicara lebih jauh di turnamen ini.