Liputan6.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menilai aktivitas belanja besar-besaran yang dilakukan klubnya pada musim panas ini merupakan langkah penting untuk menjaga peluang bersaing dengan Arsenal di Premier League.
Man City menghabiskan lebih dari 450 juta poundsterling dalam proses perombakan skuad mereka. Dua rekrutan terakhir, Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye, bahkan langsung menjalani debut saat City menang tipis 1-0 atas Coventry City akhir pekan lalu.
Advertisement
Menurut Maresca, kedalaman skuad menjadi faktor krusial jika City ingin tetap berada di papan atas dan memberikan tekanan kepada Arsenal. Ia melihat rivalnya tersebut juga memiliki banyak pilihan pemain berkualitas.
"Kalau melihat sejak Community Shield, Arsenal sudah memainkan dua pertandingan lagi dan mereka melakukan lima perubahan dalam setiap pertandingan," ujar Maresca.
Ia kemudian menyoroti sejumlah pemain berkualitas yang tersedia di skuad Arsenal, termasuk para pemain berpengalaman dan bintang tim nasional Inggris.
"Pada akhirnya, kalau ingin bersaing di level tersebut, Anda membutuhkan banyak pilihan. Arsenal punya banyak pilihan, begitu juga kami. Tim-tim lain juga punya kedalaman skuad. Jadi, ini bukan hanya soal kami," lanjutnya.
"Saya sangat senang dengan pilihan yang kami miliki. Itu sangat penting jika kami ingin bersaing."
Kinerja Pemain Anyar Manchester City
Fernandez menjadi salah satu pembelian termahal City pada musim panas ini. Gelandang asal Argentina tersebut didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer 125 juta poundsterling pada hari terakhir bursa transfer, yang menyamai rekor transfer Inggris.
Ia sebenarnya memulai laga melawan Coventry dari bangku cadangan. Namun, kemudian masuk ke lapangan setelah Nico O'Reilly mengalami cedera saat pemanasan.
Ndiaye tampil sejak menit awal di sisi kiri, sementara Ayyoub Bouaddi juga mendapat kesempatan bermain pada babak kedua.
Meski demikian, perhatian terbesar justru tertuju kepada rekrutan anyar lainnya, Elliot Anderson. Gelandang tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah mencatatkan jumlah operan yang bahkan lebih banyak dibandingkan seluruh pemain Coventry jika digabungkan.
Elliot Anderson Jadi Pusat Perhatian
Maresca pun memberikan pujian khusus kepada Anderson. Menurutnya, performa impresif sang pemain bukan sesuatu yang baru terlihat dalam pertandingan melawan Coventry.
"Saya sangat terkesan, tetapi bukan hanya karena penampilannya hari ini," kata Maresca.
"Dia juga tampil sangat baik melawan Crystal Palace. Saat menghadapi Bournemouth, dia juga bermain bagus, padahal ketika itu dia baru satu minggu bersama kami sebelum harus diganti karena kram."
Namun, bagi Maresca, kualitas terbaik Anderson justru terlihat dari sikapnya dalam menjalani proses adaptasi dan perkembangan setiap hari.
"Hal terbaik dari Elliot adalah bagaimana dia bekerja dari hari ke hari. Dia selalu bertanya bagaimana dirinya bisa belajar lebih banyak. Kami juga melakukan analisis video secara empat mata, dan dia selalu ingin menjadi lebih baik."
"Menurut saya, itu adalah hal terbaik yang bisa dimiliki seorang pemain."