Matheus Cunha Jadi Sorotan, Andy Cole Minta MU Tak Paksakan Jadi Striker

Andy Cole menilai Matheus Cunha bukan striker nomor 9

oleh Aulia RafaDiterbitkan 10 September 2026, 19:30 WIB
Matheus Cunha dari Manchester United melakukan selebrasi setelah timnya mengalahkan Ipswich Town dalam pertandingan Liga Inggris di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan striker Manchester United, Andy Cole, menilai Matheus Cunha seharusnya tidak diturunkan sebagai penyerang tengah untuk Setan Merah. Cole mengakui dirinya menyukai pemain asal Brasil tersebut, tetapi menilai karakter permainannya lebih cocok jika tidak ditempatkan sebagai nomor 9.

Cunha terpaksa mengisi posisi tersebut dalam tiga pertandingan pembuka Premier League musim 2026-2027. Kondisi itu terjadi karena Benjamin Sesko masih dimainkan dari bangku cadangan menyusul proses pemulihan dari cedera tulang kering yang sebelumnya ia alami.

Eks pemain Wolverhampton itu sempat menunjukan kontribusi positif ketika Manchester United mengalahkan Ipswich Town 5-2 pada 30 Agustus dengan menyumbangkan dua assist.

Namun, performanya menurun saat menghadapi Everton pada pertandingan berikutnya yang berakhir imbang 2-2. Situasi tersebut turut menjadi alasan Cole mempertanyakan keputusan menempatkannya sebagai penyerang tengah.

Matheus Cunha Cocok Bermain di Lini Belakang

Andy Cole menciptakan hat-trick sempurna ketika Manchester United pesta gol 9-0 ke gawang Ipswich Town musim 1994/1995. Sebenarnya ia tak hanya menyumbangkan tiga gol saja, melainkan lima gol dan tercatat sebagai pemain pertama yang pernah melakukannya di Liga Inggris. (Foto: PA/AFP/Owen Humphreys)

Menurut Cole, Cunha merupakan pemain yang memiliki fleksibilitas di area lini depan. Ia menilai pemain asal Brasil tersebut lebih cocok bermain dari sisi sayap atau di belakang penyerang utama dibandingkan ujung tombak tunggal.

Cole juga mengingatkan pentingnya konsistensi bagi Cunha setelah tampil impresif pada musim sebelumnya. Menurutnya, tantangan utama Cunha bersama Manchester United adalah menjaga level performanya agar tetap stabil sepanjang musim.

Di sisi lain, Cole memahami bahwa Cunha masih mencari posisi terbaiknya setelah terlambat kembali dari Piala Dunia. Karena memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi ofensif, Cunha dinilai masih membutuhkan waktu untuk menemukan peran yang paling sesuai dengan skema Manchester United.

Michael Carrick Harus Cepat Buat Keputusan

Pemain Brasil, Matheus Cunha merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan melawan Skotlandia di Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Kamis (25/6/2026). (AP Photo/Lynne Sladky)

Matheus Cunha bergabung dengan Manchester United dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas 2025 dan langsung memberikan kontribusi positif. Pada musim pertama, pemain internasional Brasil itu mencetak 10 gol serta empat assist dari 35 penampilan membela Setan Merah. Secara keseluruhan, ia kini telah mencatatkan 10 gol dan enam assist dalam 38 pertandingan.

Setelah Benjamin Sesko pulih, Cunha diperkirakan akan kembali lebih sering diturunkan di sisi kiri. Namun, posisinya tidak sepenuhnya aman karena Marcus Rashford masih menjadi opsi di posisi tersebut dan diperkirakan tetap bersama Manchester United hingga Januari.

Dengan Liga Champion dan derby Manchester akan dimulai, Michael Carrick hadapi keputusan terkait posisi Cunha. Ia harus menentukan peran terbaik pemain berusia 27 tahun tersebut dalam susunan lini depan Setan Merah untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya