Strategi Laporta Moneterisasi Camp Nou, Barcelona Bidik Rp29 Triliun

Barcelona membidik pendapatan 1,45 miliar euro pada 2030/2031. Rencana bertumpu pada Espai Barça, kapasitas 105.000 kursi, dan area VIP Camp Nou.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 17 September 2026, 18:30 WIB
Joan Laporta. (Foto: Skysports)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menyiapkan lompatan komersial besar lewat pembaruan Camp Nou. Presiden Joan Laporta membidik rekor pendapatan klub pada musim 2030/2031 sebesar 1,45 miliar euro (Rp29 triliun).

Menurut Sport, Kamis (17/9/2026), rencana itu bertumpu pada proyek Espai Barça dan pembangunan kembali Camp Nou yang dirancang untuk mengembalikan kapasitas ke sekitar 105.000 penonton. Musim lalu, kapasitas yang bisa digunakan hanya sekitar 62.000 kursi karena renovasi masih berjalan.

Selain penjualan tiket, manajemen juga menargetkan perbaikan signifikan dari sisi komersial. Proyeksi klub menyertakan EBITDA lebih dari 370 juta euro (Rp7,54 triliun) pada 2030/2031.

VIP Box Jadi Tambang Uang Baru

Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Pau BARRENA / AFP)

Kotak VIP dan layanan hospitality premium disiapkan sebagai tulang punggung pertumbuhan pendapatan Barcelona dari laga kandang di Camp Nou.

Di luar pemasukan operasional pertandingan seperti tiket dan aktivitas matchday lain, area VIP dinilai memiliki nilai komersial yang lebih tinggi. Klub berharap sektor ini mengangkat rata-rata pendapatan per pertandingan ketika stadion kembali beroperasi penuh.

Pengembangan fasilitas premium tersebut sudah masuk jadwal. Seiring kembalinya suporter ke stadion, area VIP baru ditargetkan mulai dibuka pada Oktober mendatang.

Adapun sebagian area tribune tingkat ketiga direncanakan mulai digunakan pada kuartal pertama 2027.

Atap Camp Nou Jadi Tahap Akhir

Pemasangan atap stadion menjadi fase penting berikutnya dalam agenda renovasi. Pekerjaan konstruksi atap dijadwalkan dimulai pada musim panas 2027.

Target akhirnya adalah membuat Camp Nou berfungsi maksimal sebelum masa jabatan Laporta berakhir, sehingga manfaat komersial stadion baru bisa segera dioptimalkan.

Dalam proyeksi klub, EBITDA diperkirakan melampaui 370 juta euro pada 2030/2031, sekitar 200 juta euro lebih tinggi dibandingkan EBITDA sebesar 184 juta euro pada musim 2025/2026.

Pendapatan Musim 2025/2026

Barcelona menutup musim 2025/2026 dengan pendapatan sekitar 1,065 miliar euro (Rp21,7 triliun).

Untuk musim 2026/2027, klub telah menetapkan anggaran pendapatan sekitar 1,195 miliar euro, mencerminkan tren kenaikan yang ingin dijaga manajemen.

Ambisi Laporta cukup tegas: kekuatan komersial Camp Nou yang baru diharapkan menjadi penggerak utama lonjakan pendapatan lewat Espai Barça, sehingga klub bisa menghasilkan pemasukan yang melampaui capaian saat ini.

Sumber: Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya