Makelele Soroti Taktik Real Madrid, Dianggap Tidak Ada Rencana Permainan

Makelele menilai taktik Real Madrid kurang bagus saat kalah dari Atletico Madrid di ajang LaLiga akhir pekan kemarin.

oleh ThomasDiterbitkan 22 September 2026, 08:30 WIB
Penyerang Atletico Madrid Kanada #15, Jonathan David (kanan), mencetak gol kedua timnya melewati kiper Real Madrid Belgia #01, Thibaut Courtois, selama pertandingan liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Real Madrid CF di stadion Metropolitano di Madrid pada 20 September 2026. (Thomas COEX/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan Real Madrid dari Atletico Madrid pada Derby Madrid menyisakan persoalan lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan. Legenda Los Blancos, Claude Makelele, menilai tim asuhan Jose Mourinho masih memiliki masalah serius dalam hal permainan dan koordinasi antarpemain.

Real Madrid takluk 1-2 dari Atletico Madrid pada laga yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (20/9/2026). Hasil tersebut membuat Los Blancos semakin tertinggal dari Barcelona di klasemen La Liga.

Kekalahan itu juga diwarnai kontroversi keputusan wasit. Mourinho bahkan secara terbuka mempersoalkan sejumlah insiden yang menurutnya layak berbuah kartu merah untuk pemain Atletico Madrid.

Namun, Makelele tidak melihat keputusan wasit sebagai persoalan utama Real Madrid.

Mantan gelandang Timnas Prancis tersebut justru menyoroti minimnya organisasi permainan serta komunikasi antara pemain dan pelatih.

 

Tidak Ada Pemahaman di Lapangan

Wasit Miguel Angel Ortiz Arias mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang asal Inggris milik Real Madrid, #05 Jude Bellingham (tidak terlihat dalam foto), saat pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 20 September 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Berbicara kepada ESPN, Makelele menilai Real Madrid belum menunjukkan pola permainan yang jelas. Ia juga meminta Mourinho membangun komunikasi yang lebih baik dengan para pemainnya.

"Jangan mencari wasit sebagai kambing hitam. Tidak ada pemahaman di antara para pemain, begitu juga antara pemain dan pelatih. Mourinho perlu berbicara dengan mereka," ujar Makelele seperti dikutip dari sejumlah laporan media.

Makelele bahkan memberikan penilaian sangat keras terhadap permainan Real Madrid.

Menurutnya, Los Blancos tampil tanpa rencana permainan yang jelas dan terlalu sering mengandalkan kemampuan individu pemain untuk menciptakan peluang.

"Tim ini lemah. Tidak ada rencana permainan, tidak ada apa-apa sama sekali. Tidak ada, tidak ada, tidak ada. Kami harus menuntut lebih dari mereka," katanya.

Masalah Lebih Dalam daripada Wasit

Kritik Makelele muncul setelah Mourinho menjadikan keputusan wasit sebagai salah satu sorotan utama seusai pertandingan.

Real Madrid harus bermain dengan 10 pemain setelah Dean Huijsen mendapat kartu merah pada awal babak kedua. Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengendalikan pertandingan.

Meski demikian, sejumlah analisis pertandingan juga menunjukkan bahwa Atletico sudah lebih dominan sebelum Real Madrid kehilangan Huijsen. Tim Diego Simeone menciptakan lebih banyak peluang dan mampu menguasai jalannya pertandingan.

Karena itu, Makelele menilai persoalan Real Madrid tidak bisa diselesaikan hanya dengan memperdebatkan keputusan pengadil lapangan.

"Masalahnya bukan pada wasit. Ada kekurangan yang jelas dalam tim ini dan tidak ada ide atau rencana yang jelas di lapangan," tegasnya.

 

Mourinho Punya Pekerjaan Rumah

Kekalahan dari Atletico menjadi pukulan bagi Real Madrid pada awal musim La Liga. Berdasarkan laporan terbaru, Los Blancos kini berada di posisi keempat dengan 15 poin, sedangkan Barcelona memimpin klasemen dengan 21 poin.

Situasi tersebut membuat Mourinho memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki struktur permainan Real Madrid. Untungnya akan segera hadir jeda internasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya