Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Arsenal Martin Zubimendi mengungapkan kekecewaannya kepada manajer. Sosok berusia 27 tahun tersebut belum dipercaya Mikel Arteta untuk menjadi pilihan utama di kubu Meriam London.
Sejatinya, Zubimendi dipercaya penuh oleh Arteta pada musim debut kedatangannya ke Emirates Stadium. Ia tampil dalam 57 pertandingan di seluruh kompetisi 2026/2027. Sosok yang sering disapa Zubi itu juga tampil pada partai final Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain.
Advertisement
Kendati demikian, musim ini Zubimendi baru mengumpulkan total 89 menit di Premier League dari 5 pertandingan yang telah dijalani.
"Tentunya menit bermain ini tidak ideal," ungkap Martin Zubimendi. "Kita semua ingin menjadi pemain kunci. Semua orang memiliki ego dan ingin bermain," imbuhnya.
Mikel Arteta musim ini lebih memercayakan lini tengah kepada Declan Rice danrekrutan anyar Bruno Guimaraes. Selain mereka berdua, masih ada Mikel Merino yang sering menjadi andalan untuk memecah kebuntuan tim.
Akan Jadi Musim yang Panjang
Kedatangan Bruno Guimaraes ke dalam skuad Meriam London menjadi tambahan amunisi yang menguntungkan bagi Mikel Arteta. Diboyong dari Newcastle United seharga 75 juta pounds, gelandang asal Brasil tersebut diproyeksikan menjadi rekan duet Declan Rice di lini tengah.
Keadaan ini membuat situasi Zubi semakin rumit. Terlebih lagi, produk akademi Arsenal Myles Lewis-Skelly juga dapat bermain di posisi yang sama. Pemain kelahiran Donostia-San Sebastian itu harus bekerja ekstra keras untuk kembali mendapatkan kepercayaan Arteta.
Siap Sedia Apabila Dimainkan
Kekalahan The Gunners dari Brighton pada pekan kelima Liga Inggris (19/9/26) dapat menjadi kesempatan bagi Zubimendi untuk menunjukkan kualitasnya. Arteta memasukkannya pada menit ke-59 meskipun pada akhirnya Arsenal tetap harus tunduk di Amex Stadium.
Jika masih tidak mendapatkan menit bermain yang cukup, eks Real Sociedad tersebut perlu siap sedia kapan pun Arteta membutuhkan jasanya. Keikutsertaan Meriam London pada 4 kompetisi musim ini membuka kesempatan lebar bagi tiap bermain untuk dapat berkontribusi di lapangan.