Antonio Conte Gabung, 5 Bintang Manchester United Ini Bakal Ditendang

Sportbible menilai lima pemain MU berpotensi didepak jika Antonio Conte menggantikan Michael Carrick.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 18 Oktober 2026, 14:30 WIB
Antonio Conte. (AFP / ALBERTO PIZZOLI)

Liputan6.com, Jakarta - Rumor Antonio Conte menuju Manchester United belum mereda. Jika pelatih Italia itu benar-benar mengambil alih kursi manajer dari Michael Carrick di Old Trafford, sejumlah nama disebut berisiko kehilangan tempatnya.

Posisi Carrick tengah disorot menyusul performa buruk Manchester United musim ini. Laga melawan Leeds United pada Minggu menjadi momen penting baginya untuk mempertahankan jabatan yang baru diemban secara permanen selama lima bulan.

Conte dikenal tegas dalam membentuk skuad. Pada 2017, ketika melatih Chelsea, ia pernah memberi tahu Diego Costa bahwa sang penyerang tak lagi masuk rencana meski baru mencetak 20 gol di Premier League dan membantu meraih gelar. Lima pemain berikut diperkirakan menghadapi masa depan tidak menentu bila Conte datang, seperti dikutip dari Sportbible, Sabtu (17/10/2026).

Marcus Rashford di Bawah Sorotan

Ekspresi Marcus Rashford ketika membela Manchester United di laga pramusim lawan AC Milan (Dok. Manchester United/@ManUtd)

Marcus Rashford berada dalam situasi pelik di Manchester United. Penyerang Timnas Inggris itu bergaji tinggi namun tidak lagi rutin tampil sebagai starter.

Menjelang musim 2026/2027, ia sempat diprediksi dipermanenkan Barcelona setelah tampil mengesankan bersama klub Spanyol tersebut pada musim sebelumnya.

Namun, Barcelona justru merekrut rekan Rashford di Timnas Inggris, Anthony Gordon. Tidak ada klub lain yang memenuhi tuntutan gajinya, sehingga Rashford bertahan di Old Trafford.

Apabila Conte mengambil alih, Rashford berpeluang dimasukkan ke daftar jual untuk menambah dana rekrutmen pada Januari atau musim panas mendatang.

Kesempatan tetap ada bagi Rashford untuk membalik keadaan. Ia harus meyakinkan Conte dan memenangkan tempat di antara tiga penyerang utama. Kontraknya bersama MU berlaku hingga 2028.

Luke Shaw dan Masalah Kebugaran

Bek Manchester United Inggris #23 Luke Shaw (tengah) menantang penyerang Ipswich Town dari Ghana Abdul Fatawu (kiri) selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 30 Agustus 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Luke Shaw juga terancam jika Conte memimpin Manchester United. Profil bek kiri ini sejatinya bisa selaras dengan sistem Conte, tetapi riwayat kebugaran membuatnya sulit diandalkan tampil reguler.

Kontrak Shaw bersama MU akan berakhir pada musim panas mendatang.

Jika Conte sudah bekerja pada Januari dan Shaw dalam kondisi fit, peluang penjualan pada bursa transfer musim dingin terbuka.

Bila tidak terjadi, MU bisa melepasnya secara bebas transfer pada akhir musim.

Kepergian Shaw akan memberi ruang bagi Conte untuk membawa bek kiri baru demi memperkuat lini pertahanan.

Mason Mount di Tengah Persaingan Baru

Manchester United bermain imbang 2-2 kontra Burnley pada laga pekan ketiga Premier League di Old Trafford, Sabtu (30/8/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Mason Mount termasuk nama yang posisinya rawan. Ia didatangkan dari Chelsea pada Juli 2023 dengan nilai transfer awal 55 juta poundsterling.

Rentetan cedera mengganggu konsistensinya sejak bergabung. Hingga kini ia mencatatkan 76 penampilan di semua kompetisi bersama MU.

Situasi kian menantang setelah lini tengah diperkuat pada bursa musim panas dengan kedatangan Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andrey Santos.

Dengan kompetisi yang semakin padat, tempat Mount di skuad utama terancam. Kontraknya berakhir pada 2028, sehingga penjualan lebih awal bisa dipertimbangkan Conte untuk mendanai rekrutan yang lebih pas dengan kebutuhannya.

Joshua Zirkzee dan Evaluasi Lini Depan

Bek Southampton asal Polandia #35, Jan Bednarek, dan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, berebut bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Southampton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (17-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Joshua Zirkzee sejak lama dikaitkan dengan peluang hengkang. Pergantian pelatih bisa menjadi momentum evaluasi setelah transfer senilai 36,54 juta poundsterling dari Bologna pada 2024 belum memenuhi ekspektasi.

Rekam jejak Conte menunjukkan ia tak ragu menyingkirkan pemain yang tidak sesuai skema. Zirkzee berpotensi masuk daftar keluar jika gagal meyakinkan pelatih asal Italia tersebut.

Kompetisi di lini depan juga berat. Zirkzee harus bersaing dengan Benjamin Sesko, sementara Matheus Cunha menjadi opsi lain di posisi penyerang tengah.

Apabila Conte benar-benar ditunjuk, Zirkzee perlu menunjukkan kontribusi konsisten agar tetap masuk rencana tim.

Diogo Dalot Tetap Aman?

Memasuki babak kedua, Everton langsung mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun Manchester United mampu mengimbangi permainan dan kembali mengontrol jalannya laga. Tampak dalam foto, bek Manchester United asal Portugal, Diogo Dalot (kiri) menahan bek Everton asal Inggris, Jarrad Branthwaite, selama pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Perombakan pertahanan Manchester United berpotensi tak hanya menyasar sisi kiri. Diogo Dalot juga bisa ikut dievaluasi jika Conte menginginkan perubahan besar di lini belakang.

Dalot memiliki kontrak hingga Juni 2028 dan, dibandingkan nama lain di daftar ini, peluang bertahannya dinilai lebih besar.

Pemain Portugal tersebut unggul dalam fleksibilitas posisi dan masih sering menjadi pilihan utama, tetapi peran itu bisa berubah di bawah Conte.

Dalot mungkin harus menerima peran pelapis jika MU mendatangkan beberapa bek baru untuk memperkokoh barisan belakang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya