Liputan6.com, Jakarta - Nama sejumlah atlet voli putra Indonesia semakin harum memasuki tahun 2026. Penyebabnya tak terlepas dari keberhasilan Timnas Voli Putra Indonesia menjuarai ajang AVC Men's Cup 2026 dengan mengandaskan perlawanan Korea Selatan pada Juni silam.
Catatan yang menjadi gelar pertama Indonesia di turnamen level Asia tersebut membuat tim-tim dari berbagai negara melirik bakat para pemain nasional.
Advertisement
Pada saat yang sama, para atlet voli Indonesia membutuhkan lebih banyak pengalaman, salah satunya dengan memulai karier di luar negeri. Situasi ini saling menguntungkan untuk mempermudah nama-nama pevoli lokal menapaki panggung kompetisi internasional.
Dari banyaknya nama atlet voli putra Indonesia, terdapat 3 pemain yang pada musim ini mendapatkan kontrak dari klub luar negeri. Kehadiran mereka di tim tersebut tentunya akan membantu meraih kemenangan dan membawa tim merengkuh gelar juara.
Ketiga nama ini bukan hanya talenta lokal yang apik, tetapi juga andalan Timnas Voli Putra Indonesia di berbagai turnamen penting. Kendati demikian, salah satu dari 3 sosok ini telah memutuskan untuk mundur dari agenda timnas mulai tahun ini.
Berikut adalah 3 pemain voli putra Indonesia yang akan bertanding mewakili klub luar negeri di liga lokal masing-masing.
1. Farhan Halim (Ho Chi Minh City Police)
Pemain berposisi outside hitter ini sudah melanglang buana bersama berbagai klub internasional sepanjang karier profesionalnya. Terhitung sejak musim 2020/2021, pria kelahiran 2001 tersebut telah bergabung dengan 4 klub luar negeri yang berbeda.
Pada tahun 2026 sendiri, Farhan Halim tercatat bermain untuk 3 tim. Ia sempat membela VC Nagano Tridents di Jepang, kini membantu Ho Chi Minh City Police di Liga Vietnam pada putaran kedua, dan akan kembali ke Thailand bersama Nakhon Ratchasima VC pada November mendatang.
2. Rivan Nurmulki (The Cong Tan Cang)
Pengalaman Rivan Nurmulki di kancah voli tak bisa dianggap sebelah mata. Memulai karier bersama tim internasional sejak tahun 2019, sosok asli Bangko ini juga merapat ke tim asal Vietnam, The Cong Tan Cang, untuk melakoni putaran kedua Volleyball Vietnam League.
Sayangnya, bulan Mei 2026 menjadi perjalanan terakhir sang opposite hitter bersama Timnas Voli Putra Indonesia. Bersama rekannya, Nizar Zulfikar, Rivan resmi menutup pintu panggilan timnas dengan alasan regenerasi tim, kebugaran fisik, dan fokus pada karier klub.
3. Boy Arnez Arabi (LPBank Ninh Binh)
Sama seperti dua seniornya, Boy Arnez Arabi juga menerima panggilan dari klub Vietnam untuk berlaga di putaran kedua Volleyball Vietnam League. Tim tersebut adalah LPBank Ninh Binh yang mengakhiri putaran pertama di peringkat ke-5 dengan torehan 12 poin.
Kontrak bersama LPBank Ning Binh juga menjadi kali pertama Boy Arnez akan merasakan atmosfer liga voli internasional.
Pemain yang mendapatkan debut profesional pertamanya pada tahun 2023 tersebut hanya akan menjalani masa peminjaman ke Vietnam dan tetap terikat kontrak dengan klub lokal Indonesia, Jakarta LavAni Transmedia.