Kejurnas Catur 2026 Diikuti Ribuan Pecatur, PB Percasi Bidik Prestasi Dunia

PB Percasi berharap dengan membludaknya peserta Kejurnas Catur 2026 akan lahir bibit baru pecatur.

OlehThomas
Diterbitkan 24 Oktober 2026, 16:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) resmi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 atau Kejurnas Catur 2026 di Serang, Banten, pada 23-28 Oktober 2026. Ajang ini membawa misi besar untuk semakin memasyarakatkan olahraga catur sekaligus mendorong prestasi pecatur Indonesia di tingkat dunia.

Kejurnas Catur 2026 dipusatkan di Convention Hall Kampus UIN Maulana Hasanuddin, Serang. Kompetisi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, bersama Wakil Ketua Umum PB Percasi, Ahmad Ramadhan, pada Jumat (23/10/2026) malam.

Sebelum pembukaan pertandingan, seremoni digelar di Pendopo Kantor Gubernur Banten. Dalam kesempatan tersebut, PB Percasi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan nasional tahun ini.

Ahmad Ramadhan mengatakan, pemilihan Banten sebagai tuan rumah bukan sekadar untuk menggelar kompetisi. PB Percasi juga ingin memperkenalkan olahraga catur kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menunjukkan perkembangan prestasi atlet Indonesia.

“Yang pertama, tentu PB Percasi Pusat mengucapkan terima kasih dulu, terima kasih kepada pemerintah daerah Provinsi Banten atas terselenggaranya Kejurnas di Banten,” ujar Ahmad Ramadhan.

Ia menjelaskan, prestasi pecatur Indonesia di level internasional menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, pecatur putra Indonesia berhasil mengalami lonjakan peringkat hingga 40 posisi, sedangkan pecatur putri mampu mencapai peringkat ke-19 dunia.

“Di level dunia, kita sudah meningkat. Baik putra yang meloncat sampai 40 peringkat, dan juga putri yang bisa mencapai peringkat 19,” kata Ahmad Ramadhan.

Melalui Kejurnas Catur 2026, PB Percasi berharap semakin banyak masyarakat mengenal olahraga yang mengandalkan strategi, konsentrasi, dan kemampuan berpikir tersebut. Selain menjadi arena persaingan antaratlet dari berbagai daerah, kejuaraan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pembinaan untuk melahirkan pecatur berprestasi di masa depan.

Wagub Banten Ajak Masyarakat Saksikan Kejurnas Catur

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyambut baik kepercayaan PB Percasi yang menunjuk Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Catur ke-51. Ia menilai penyelenggaraan kompetisi nasional tersebut dapat memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga sekaligus masyarakat setempat.

Achmad Dimyati juga mengajak masyarakat, baik dari Banten maupun luar daerah, untuk datang dan menyaksikan pertandingan secara langsung. Menurutnya, catur tidak hanya menjadi olahraga kompetitif, tetapi juga memiliki nilai filosofis dalam membentuk karakter dan menghasilkan sumber daya manusia unggul.

“Catur itu tadi sudah saya sampaikan, filosofinya sangat dalam. Di catur itu kita bisa mencetak manusia-manusia unggul. Dengan Kejurnas otomatis memasyarakatkan catur,” ujar Achmad Dimyati.

Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi kesempatan bagi Banten untuk melahirkan generasi pecatur berikutnya yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain memberikan ruang kompetisi bagi para atlet, penyelenggaraan Kejurnas Catur juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

“Contohnya hotel penuh, pasti kuliner juga akan ramai, dan intinya adalah pengunjung banyak, banyak datang ke Banten. Kejurnas catur ini manfaatnya besar,” tuturnya.

Peserta Kejurnas Catur 2026 Lampaui Target

Antusiasme terhadap Kejurnas Catur ke-51 juga terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kompetisi. Panitia menyebut jumlah pecatur yang berpartisipasi melampaui target awal.

Semula, jumlah peserta diperkirakan hanya mencapai ratusan orang. Namun, jumlahnya berkembang hingga sekitar seribu pecatur yang datang dari berbagai daerah melalui Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi.

Tingginya partisipasi tersebut menjadi salah satu indikator besarnya minat terhadap kejuaraan nasional ini. Kehadiran para pecatur dari berbagai wilayah juga membuka kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta memperluas persaingan dalam pembinaan catur nasional.