Liputan6.com, Jakarta - Ballon d'Or dipandang sebagai penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola, diberikan kepada pemain yang dinilai tampil menonjol bersama klub maupun tim nasional.
Namun, deretan legenda justru berkali-kali masuk nominasi tanpa pernah mengangkat trofi. Mereka tetap dikenang karena konsistensi dan capaian bersama tim, meski pemungutan suara tidak pernah memihak.
Advertisement
Berikut lima pemain dengan jumlah nominasi Ballon d'Or terbanyak tanpa kemenangan, sebagaimana dirangkum dari GiveMeSport, Selasa (27/10/2026).
Paolo Maldini — 13 Nominasi
Paolo Maldini menempati urutan teratas dengan 13 nominasi Ballon d'Or sepanjang karier gemilangnya di AC Milan. Bek legendaris Italia itu menghabiskan 25 tahun bersama Rossoneri dan mencatatkan 902 penampilan.
Meski kerap disebut sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa, Maldini tak pernah merebut penghargaan tersebut. Pencapaian tertingginya adalah finis di peringkat ketiga pada 1994 dan 2003.
Pada dua tahun itu, Maldini turut membawa AC Milan meraih gelar di kompetisi antarklub Eropa. Kariernya menjadi rujukan bahwa bek berprestasi tinggi belum tentu mendapatkan pengakuan puncak di pemungutan suara Ballon d'Or.
Zlatan Ibrahimovic — 11 Nominasi
Zlatan Ibrahimovic masuk nominasi Ballon d'Or sebanyak 11 kali dalam rentang 2003 hingga 2016. Penyerang asal Swedia tersebut menjelajahi liga-liga elite Eropa dan mengoleksi gelar liga di Belanda, Italia, Spanyol, serta Prancis.
Hasil terbaik Ibrahimovic datang pada 2013 saat ia menempati posisi keempat. Pada musim itu, ia membantu Paris Saint-Germain meraih dua gelar domestik.
Namanya juga mencuat berkat empat gol untuk Swedia dalam kemenangan 4-2 atas Inggris. Salah satunya, tendangan salto jarak jauh, dianugerahi FIFA Puskas Award.
Gianluigi Buffon — 11 Nominasi
Gianluigi Buffon, salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah, mengoleksi 11 nominasi Ballon d'Or selama kariernya yang berlangsung 28 tahun. Konsistensi panjangnya menjaga gawang menjadi sorotan tersendiri.
Pada 2006, Buffon nyaris meraih trofi setelah mengantar Italia menjuarai Piala Dunia. Ia akhirnya finis sebagai runner-up di belakang kompatriotnya, Fabio Cannavaro.
Pada 2017, Buffon kembali bersaing di papan atas dan menempati posisi keempat usai membawa Juventus ke final Liga Champions. Catatan itu menegaskan kiper pun mampu bersaing dalam ajang yang kerap didominasi pemain menyerang.
Neymar — 9 Nominasi
Neymar berkali-kali dipandang sebagai kandidat kuat Ballon d'Or dan total mengantongi sembilan nominasi sepanjang kariernya. Ekspektasi mengiringi kiprahnya sejak awal menembus panggung Eropa.
Pencapaian terbaik Neymar adalah peringkat ketiga pada 2015 dan 2017. Pada 2015, ia berperan besar dalam treble Barcelona, sementara dua tahun kemudian kembali masuk tiga besar pemungutan suara.
Meski memiliki kemampuan individu menonjol, Neymar belum berhasil memenangi Ballon d'Or. Cedera dan belum adanya gelar internasional utama bersama Brasil disebut memengaruhi peluangnya.
Thierry Henry — 9 Nominasi
Thierry Henry tercatat sembilan kali dinominasikan Ballon d'Or selama berseragam Arsenal dan Barcelona. Ia adalah salah satu penyerang paling ikonik pada eranya.
Peluang terbaik Henry hadir pada 2003 ketika ia finis di posisi kedua, tepat di belakang Pavel Nedved.
Musim tersebut, Henry tampil produktif dengan torehan minimal 20 gol dan 20 assist. Ia kembali menembus tiga besar pada 2006 usai membawa Arsenal ke final Liga Champions dan Timnas Prancis ke final Piala Dunia.