5 Pemain Paling Sering Masuk Nominasi Ballon d'Or, Tak Pernah Menang

Lima nama besar berkali-kali masuk nominasi Ballon d'Or namun tak sekali pun juara. Paolo Maldini terbanyak, diikuti Zlatan Ibrahimovic, Buffon, Neymar, dan Hen

oleh Merisa AmandaDiterbitkan 27 Oktober 2026, 20:30 WIB
Trofi Ballon d'Or. AFP PHOTO/FRANCK FIFE

Liputan6.com, Jakarta - Ballon d'Or dipandang sebagai penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola, diberikan kepada pemain yang dinilai tampil menonjol bersama klub maupun tim nasional.

Namun, deretan legenda justru berkali-kali masuk nominasi tanpa pernah mengangkat trofi. Mereka tetap dikenang karena konsistensi dan capaian bersama tim, meski pemungutan suara tidak pernah memihak.

Berikut lima pemain dengan jumlah nominasi Ballon d'Or terbanyak tanpa kemenangan, sebagaimana dirangkum dari GiveMeSport, Selasa (27/10/2026).

Paolo Maldini — 13 Nominasi

2. Paolo Maldini (AC Milan) - Saat sang legenda memutuskan untuk pensiun, saat itu pula nomor tiga diistirahatkan. Persembahan 26 trofi untuk klub kota Milan itu membuat I Rossoneri layak memberikan penghormatan tinggi untuknya. (AFP/Emilio Andreoli)

Paolo Maldini menempati urutan teratas dengan 13 nominasi Ballon d'Or sepanjang karier gemilangnya di AC Milan. Bek legendaris Italia itu menghabiskan 25 tahun bersama Rossoneri dan mencatatkan 902 penampilan.

Meski kerap disebut sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa, Maldini tak pernah merebut penghargaan tersebut. Pencapaian tertingginya adalah finis di peringkat ketiga pada 1994 dan 2003.

Pada dua tahun itu, Maldini turut membawa AC Milan meraih gelar di kompetisi antarklub Eropa. Kariernya menjadi rujukan bahwa bek berprestasi tinggi belum tentu mendapatkan pengakuan puncak di pemungutan suara Ballon d'Or.

Zlatan Ibrahimovic — 11 Nominasi

Kehebatannya di Inter Milan membuat Zlatan Ibrahimovic langsung diboyong oleh raksasa La Liga Spanyol, Barcelona. Namun kariernya mandek di negeri matador karena tidak cocok dengan strategi dari pelatih La Blaugrana, Pep Guardiola yang membuatnya dilepas ke AC Milan. (AFP/Lluis Gene)

Zlatan Ibrahimovic masuk nominasi Ballon d'Or sebanyak 11 kali dalam rentang 2003 hingga 2016. Penyerang asal Swedia tersebut menjelajahi liga-liga elite Eropa dan mengoleksi gelar liga di Belanda, Italia, Spanyol, serta Prancis.

Hasil terbaik Ibrahimovic datang pada 2013 saat ia menempati posisi keempat. Pada musim itu, ia membantu Paris Saint-Germain meraih dua gelar domestik.

Namanya juga mencuat berkat empat gol untuk Swedia dalam kemenangan 4-2 atas Inggris. Salah satunya, tendangan salto jarak jauh, dianugerahi FIFA Puskas Award.

Gianluigi Buffon — 11 Nominasi

Gianluigi Buffon. Kiper berusia 43 tahun ini kembali memperkuat Parma, tim pertama di awal karier profesionalnya usai banjir gelar bersama Juventus dan PSG. Dengan kembali ke Parma, peluang Buffon untuk pensiun sangat besar, dan tercepat adalah akhir musim 2021/2022 ini. (AFP/Marco Bertorello)

Gianluigi Buffon, salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah, mengoleksi 11 nominasi Ballon d'Or selama kariernya yang berlangsung 28 tahun. Konsistensi panjangnya menjaga gawang menjadi sorotan tersendiri.

Pada 2006, Buffon nyaris meraih trofi setelah mengantar Italia menjuarai Piala Dunia. Ia akhirnya finis sebagai runner-up di belakang kompatriotnya, Fabio Cannavaro.

Pada 2017, Buffon kembali bersaing di papan atas dan menempati posisi keempat usai membawa Juventus ke final Liga Champions. Catatan itu menegaskan kiper pun mampu bersaing dalam ajang yang kerap didominasi pemain menyerang.

Neymar — 9 Nominasi

Penyerang Santos #10, Neymar, merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup Copa Sudamericana antara Santos Brasil dan Deportivo Recoleta Paraguay di stadion Urbano Caldeira di Santos, negara bagian Sao Paulo, Brasil, pada 14 April 2026. (Miguel SCHINCARIOL/AFP)

Neymar berkali-kali dipandang sebagai kandidat kuat Ballon d'Or dan total mengantongi sembilan nominasi sepanjang kariernya. Ekspektasi mengiringi kiprahnya sejak awal menembus panggung Eropa.

Pencapaian terbaik Neymar adalah peringkat ketiga pada 2015 dan 2017. Pada 2015, ia berperan besar dalam treble Barcelona, sementara dua tahun kemudian kembali masuk tiga besar pemungutan suara.

Meski memiliki kemampuan individu menonjol, Neymar belum berhasil memenangi Ballon d'Or. Cedera dan belum adanya gelar internasional utama bersama Brasil disebut memengaruhi peluangnya.

Thierry Henry — 9 Nominasi

Thierry Henry menjalani masa keemasan bersama Arsenal pada tahun 1999 hingga 2007. Dirinya memutuskan untuk melanjutkan kariernya ke Barcelona dan MLS New York Red Bull. Pada 2012, Henry kembali menjalani debutnya di Arsenal dan mampu mencetak gol kemenangan. (Foto: AFP/Ian Kington)

Thierry Henry tercatat sembilan kali dinominasikan Ballon d'Or selama berseragam Arsenal dan Barcelona. Ia adalah salah satu penyerang paling ikonik pada eranya.

Peluang terbaik Henry hadir pada 2003 ketika ia finis di posisi kedua, tepat di belakang Pavel Nedved.

Musim tersebut, Henry tampil produktif dengan torehan minimal 20 gol dan 20 assist. Ia kembali menembus tiga besar pada 2006 usai membawa Arsenal ke final Liga Champions dan Timnas Prancis ke final Piala Dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya