Lantik Ade Jona, PB AI Berharap Jakarta Terus Lahirkan Bibit Atlet Akuatik Baru

PB AI resmi melantik pengprov DKI Jakarta di bawah kepemiminan Ade Jona pada periode 2026-2030.

oleh ThomasDiterbitkan 29 Oktober 2026, 14:30 WIB
Pelantikan Pengprov PB AI DKI Jakarta (Liputan6.com/Thomas)

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) resmi melantik kepengurusan Pengprov Akuatik Indonesia DKI Jakarta masa bakti 2026 -2030 pada Kamis 29 Oktober 2026. PB AI DKI Jakarta dipimpin Ade Jona Prasetyo.

Pelantikan dilakukan Ketua Harian PB AI Harlin E Raharjo dengan disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balaikota, Jakarta Pusat.

Selain Ade Jona, turut dilantik Ferryawan sebagai Ketua Harian, Wisnu Wardhana selaku Wakil Ketua I (Bidang Prestasi & Sport Science), Hady Endang Rauf Mo’o sebagai Wakil Ketua II (Bidang Organisasi, Hukum, Kemitraan & Pendanaan), M. Akbar Nasution sebagai Wakil Ketua III (Bidang Media, Sarana Prasarana & Marketing), serta Saepullah yang mengemban posisi Sekretaris Umum.

Harlin berharap DKI Jakarta di bawah pimpinan Ade Jona akan bisa terus melahirkan talenta berbakat. Pasalnya Jakarta selama ini merupakan barometer akuatik di Indonesia.

"Saya berharap di bawah kepengurusan Ade Jona, PB AI Jakarta bisa melahirkan bibit-bibit baru karena Jakarta merupakan barometer akuatik Indonesia. Dengan jaringan yang dimiliki Pak Ade Jona Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Ketua BPP HIPMI dan anggota DPR, mudah-mudahan akuatik ini semakin berkembang," ujar Harlin.

Bidik PON 2028

Tantangan ini siap diwujudkan Ade Jona. Politisi partai Gerindra itu bertekad menjaga Jakarta sebagai barometer renang di Indonesia.

Ade Jona berambisi membawa Jakarta terus mempertahankan dominasi di cabor akuatik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Apalagi kebetulan Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah penyanggah PON 2028 membantu Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

"Target kita dari PB AI Jakarta sendiri, kita harus menjadi juara umum lagi pada cabor akuatik PON 2028," ujar Ade Jona kepada wartawan.

Tak sekadar menjadi juara umum di akuatik PON 2028, PB AI Jakarta juga ingin ada lonjakan medali yang diraih. Pada PON 2024, Indonesia merebut 22 emas, 17 perak dan 16 perunggu.

"PON tahun 2024 kita mendapat medali 31. Insyaallah, kita tidak muluk-muluk, target kami di PON 2028 38 medali, dan insyaallah kita akan menjadi pemenang secara nasional," sambung Ade Jona.

Harapan Pramono

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengharapkan Jakarta bisa merajai akuatik lagi di PON 2028 sehingga bisa mengakhiri puasa juara umum event empat tahunan itu.

“Kontribusinya luar biasa pada PON 2024. Akuatik meraih 22 medali emas, 17 perak, dan 16 perunggu sehingga menjadi juara umum. Karena itu, akuatik menjadi salah satu harapan utama saya untuk membawa Jakarta meraih juara umum pada PON mendatang,” ucap Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya