Klasemen BRI Super League 2025/2026: Tantang Persija, Persib Bakal Terpeleset?

Simak klasemen BRI Super League 2025/2026 terbaru.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 07 Mei 2026, 06:30 WIB
Pemain Persib Bandung, Marc Klok (kiri) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Maxwell dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - BRI Super League 2025/2026 memasuki fase krusial dengan persaingan ketat di papan atas. Simak klasemen BRI Super League selengkapnya melalui artikel berikut.

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia ini telah menyajikan banyak kejutan dan pertandingan menarik sejak dimulai pada Agustus 2025. Setiap poin menjadi sangat berharga dalam menentukan nasib tim, baik untuk meraih gelar juara, mengamankan posisi di kompetisi Asia, maupun menghindari jurang degradasi.

Para penggemar sepak bola di seluruh Indonesia menantikan siapa yang akan keluar sebagai juara di musim yang penuh drama ini.

Data klasemen sementara menjadi cerminan performa konsisten tim-tim sepanjang musim. Dengan hanya beberapa pekan tersisa, setiap pertandingan akan menjadi final bagi tim-tim yang memiliki ambisi besar. Perubahan posisi di klasemen BRI Super League bisa terjadi kapan saja, menambah ketegangan dan daya tarik liga.

Perebutan Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026

Penampakan bola yang di pakai pada BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Abdul Aziz) 

Puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 saat ini diduduki oleh Persib Bandung dengan 72 poin dari 31 pertandingan. Mereka berhasil mencetak 55 gol dan kemasukan 20 kali.

Membayangi ketat di posisi kedua adalah Borneo FC Samarinda, juga dengan 72 poin dari 31 pertandingan. Borneo FC memiliki catatan gol yang impresif dengan 64 gol memasukkan dan 28 gol kemasukan, menghasilkan selisih gol +36, sedikit lebih unggul dari Persib.

Namun, mereka kalah rekor pertemuan melawan Pangeran Biru. Meski begitu, Borneo berkesempatan menyalip karena Persib bakal menghadapi laga berat melawan penghuni peringkat ketiga Persija Jakarta.

Macan Kemayoran menguntit dengan 65 poin dari 31 pertandingan. Tim Macan Kemayoran mencatatkan 58 gol memasukkan dan 26 gol kemasukan, dengan selisih gol +32. Meskipun terpaut cukup jauh dari dua tim teratas, Persija masih berpeluang untuk mengamankan posisi terbaik di akhir musim.

Tim Kejutan dan Performa Stabil di Papan Atas

BRI Super League LOGO. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Malut United menjadi salah satu tim kejutan di klasemen BRI Super League musim ini, menempati posisi keempat dengan 52 poin dari 31 pertandingan. Mereka menunjukkan performa yang solid dengan mencetak 66 gol dan kemasukan 43 gol.

Persebaya Surabaya berada di posisi kelima dengan 51 poin, diikuti oleh Dewa United Banten FC di posisi keenam dengan 50 poin. Kedua tim ini menunjukkan performa yang stabil di papan tengah atas, menjadi ancaman bagi tim-tim di atas mereka. Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang kembali ke papan atas setelah absen satu musim, menempati posisi ketujuh dengan 47 poin.

Bali United FC melengkapi delapan besar klasemen sementara dengan 45 poin dari 31 pertandingan. Tim-tim ini terus berjuang untuk memperbaiki posisi mereka, dengan harapan bisa mengamankan tiket ke kompetisi regional atau setidaknya finis di posisi terbaik.

Perjuangan di Papan Tengah dan Bawah Klasemen

BRI Super League logo. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Di papan tengah, Persita Tangerang menempati posisi kesembilan dengan 44 poin dari 31 pertandingan, mencetak 36 gol dan kemasukan 30 gol. Terdapat sedikit perbedaan data mengenai poin dan selisih gol Persita antara beberapa sumber, namun data dari Bola.com menunjukkan 44 poin dengan selisih gol +6.

Arema FC dan PSIM Yogyakarta berada di posisi ke-10 dan ke-11, masing-masing dengan 39 poin. PSIM Yogyakarta sendiri kembali ke divisi teratas setelah 18 musim absen.

Beberapa tim seperti Persik Kediri (36 poin), PSM Makassar (34 poin), dan Madura United FC (32 poin) masih berjuang untuk menjauh dari zona degradasi. Mereka perlu memaksimalkan sisa pertandingan untuk mengamankan posisi di BRI Super League musim depan.

Zona degradasi dihuni oleh Persis Solo (27 poin), Semen Padang FC (20 poin), dan PSBS Biak (18 poin). Persijap Jepara, yang juga kembali ke kasta tertinggi setelah 11 musim absen, berada di posisi ke-15 dengan 31 poin, berusaha keras untuk bertahan. Pertarungan untuk bertahan di kasta tertinggi akan sangat menentukan di beberapa pekan terakhir musim ini.

Persaingan BRI Super League 2025/2026 Musim Ini

Cover logo-logo tim yang mengikuti kompetisi BRI Super League 2025/2026 (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya