Liputan6.com, Jakarta - Jimmy Floyd Hasselbaink menyoroti potensi masalah yang bisa muncul jika Chelsea menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Ia menilai keputusan tersebut harus disertai kepercayaan penuh dari manajemen.
Chelsea saat ini tengah mencari pelatih permanen baru setelah memecat Liam Rosenior. Situasi itu membuat posisi manajer di Stamford Bridge kembali menjadi sorotan.
Advertisement
Sejumlah nama besar masuk dalam radar, termasuk Xabi Alonso yang disebut terbuka untuk menangani tim asal London tersebut. Pengalaman Alonso bersama Bayer Leverkusen membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat.
Namun kondisi internal Chelsea dinilai masih belum stabil. Hasil inkonsisten di liga menunjukkan adanya masalah yang lebih dalam dari sekadar pergantian pelatih.
Kekhawatiran Soal Kendali Pelatih
Chelsea dinilai harus berhati-hati jika benar-benar menunjuk Alonso sebagai pelatih. Salah satu hal penting adalah memberi kebebasan penuh dalam mengambil keputusan.
Hasselbaink menilai gaya kepelatihan Alonso membutuhkan dukungan total dari manajemen. Tanpa itu, potensi konflik dengan pemain bisa saja terjadi.
"Saya tidak berpikir dia tampil buruk di Real Madrid. Memang ekspektasi di sana adalah selalu berada di puncak sepanjang musim, tetapi saya rasa dia masih cukup dekat dengan Barcelona," kata Hasselbaink kepada Sky Sports News.
"Masalahnya adalah dia ingin melatih dengan caranya sendiri dan merasa para pemain harus mengikutinya. Pemain bintang itu sedikit berbeda, Anda membutuhkan dukungan dari klub," lanjut Hasselbaink.
Chelsea Harus Beri Kepercayaan Penuh
Hasselbaink menegaskan bahwa menunjuk Alonso berarti harus memberinya kendali penuh. Ia percaya hal itu menjadi kunci keberhasilan seorang pelatih.
Menurutnya, pemain juga harus mengetahui siapa pengambil keputusan utama dalam tim. Hal ini akan berdampak pada etos kerja dan disiplin di lapangan.
"Saya sangat menyukai itu, saya suka dia memiliki caranya sendiri, seperti ini cara saya melihatnya, para pemain harus mengikuti arahan saya dan bermain sesuai sistem yang saya inginkan, serta bekerja keras. Jika Chelsea memilihnya, Anda harus memberinya kendali penuh," tegas Hasselbaink.
"Saya selalu mengatakan bahwa siapa pun yang Anda pilih, Anda harus memberinya kendali penuh dan para pemain harus tahu bahwa dia adalah pengambil keputusan," imbuh Hasselbaink.
Masalah Chelsea Lebih Dalam dari Sekadar Pelatih
Hasselbaink juga menilai masalah Chelsea tidak hanya terletak pada sosok pelatih. Ia melihat ada persoalan lain yang perlu dibenahi oleh manajemen.
Pergantian pelatih yang terlalu sering justru memperburuk kondisi tim. Stabilitas dinilai menjadi hal yang sangat dibutuhkan saat ini.
"Saya tidak berpikir Liam Rosenior benar-benar orang yang salah. Enzo Maresca juga tidak memiliki banyak pengalaman, tetapi dia luar biasa dan berhasil," ungkap Hasselbaink.
"Apa yang terjadi dalam periode ketika Enzo pergi dan Liam datang, itu yang harus dicari jawabannya. Itu tidak mungkin hanya kesalahan Liam, dan di situlah mereka harus memperbaikinya untuk pelatih berikutnya," pungkas Hasselbaink.
Sumber: Metro