Suporter Mengamuk, Presiden Real Madrid Jadi Sasaran di Stadion

Laga Real Madrid vs Oviedo diwarnai kericuhan. Florentino Perez terlibat adu mulut dengan suporter di Bernabeu, sementara Vinicius dan Mbappe jadi sasaran ejeka

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 15 Mei 2026, 15:33 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Liputan6.com, Jakarta - Suasana penuh ketegangan menyelimuti pertandingan Real Madrid saat menjamu Real Oviedo pada pekan ke-36 La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Jumat (15/05/2026) dini hari WIB. Laga tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan poin di lapangan, namun juga menjadi wadah bagi publik Madrid untuk menumpahkan kekecewaan mendalam atas hasil musim yang dianggap gagal.

Sebelum peluit pertama dibunyikan, perhatian publik justru teralihkan ke tribun VIP. Presiden klub, Florentino Perez, terlihat sedang melakukan perdebatan panas dengan beberapa pendukung Real Madrid yang melontarkan protes keras kepada sang pemimpin klub.

Kondisi di dalam stadion kian mencekam saat para pemain menjalani sesi pemanasan. Bunyi cemoohan yang nyaring terdengar dari berbagai tribun, memberikan sinyal jelas bahwa relasi antara skuad dan para pendukung sedang berada di level terendah sepanjang musim ini.

Beban yang dipikul Real Madrid memang terus melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Deretan hasil negatif, isu perselisihan di dalam ruang ganti, hingga kegagalan total dalam mengamankan trofi musim ini telah menciptakan gelombang ketidakpuasan yang besar di lingkungan klub.

Bernabeu Bergolak, Florentino Perez Kehilangan Kesabaran

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengucapkan selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kiri) atas penghargaan Sepatu Emas Eropa 2024-25 yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak tahun ini dalam sebuah upacara di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 31 Oktober 2024. (Oscar DEL POZO/AFP)

Puncak ketegangan terjadi ketika lensa kamera televisi menangkap momen Florentino Perez yang sedang berdebat sengit dengan suporter di dekat area kotak kepresidenan. Peristiwa tersebut berlangsung tepat saat para penggawa Real Madrid dan Real Oviedo melakukan seremoni jabat tangan sebelum laga dimulai.

Insiden ini tergolong kejadian yang tidak biasa di Santiago Bernabeu. Perez, yang selama ini memiliki reputasi sebagai sosok tenang dalam menghadapi tekanan, tampak kehilangan kesabaran akibat kritik tajam yang dilayangkan suporter secara langsung dari tribun.

Keretakan antara manajemen klub dan pendukung setianya memang kian nyata. Atmosfer semakin memanas menyusul langkah Perez sebelumnya yang menggelar konferensi pers di Valdebebas untuk mengumumkan agenda pemilihan presiden klub yang akan datang.

Hanya berselang beberapa menit setelah pertandingan berjalan, pihak keamanan stadion segera mengambil tindakan untuk meredam situasi di tribun. Petugas keamanan menyita sejumlah spanduk yang berisi pesan-pesan protes yang ditujukan kepada Florentino Perez.

"Florentino, pergi sekarang" dan "Florentino, bersalah" merupakan dua pesan provokatif yang sempat terbentang sebelum akhirnya diamankan petugas. Tindakan tegas dari suporter ini menjadi bukti nyata besarnya rasa amarah fans terhadap situasi klub saat ini.

Vinicius dan Mbappe Jadi Sasaran Ejekan Suporter

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu (03/12/2025). (AP Photo/Jose Breton)

Tekanan di Bernabeu tidak hanya dirasakan oleh Florentino Perez semata. Segenap pemain Real Madrid juga tidak luput dari serangan verbal dan kritik keras sejak memasuki lapangan untuk sesi pemanasan.

Gelombang ejekan semakin bergemuruh ketika nama-nama pemain dibacakan melalui pengeras suara stadion. Para pendukung seolah ingin menunjukkan rasa frustrasi mereka atas performa kolektif tim yang jauh dari harapan besar musim ini.

Dua bintang utama, Vinicius Junior dan Kylian Mbappe, menjadi nama yang paling gencar mendapatkan cemoohan. Vinicius bahkan dilaporkan terus menerima siulan bernada negatif hampir di setiap momen dirinya menguasai bola pada awal laga.

Kemarahan fans ini dipicu oleh rangkaian hasil buruk yang diraih Real Madrid, termasuk kekalahan memalukan dalam duel El Clasico menghadapi Barcelona. Kekalahan di laga krusial tersebut dipandang sebagai titik balik hancurnya perjalanan Los Blancos musim ini.

Masalah internal tim pun disinyalir memperkeruh stabilitas ruang ganti. Kabar mengenai konflik fisik yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde dilaporkan semakin mengguncang kondisi internal klub menjelang berakhirnya kompetisi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya