Naik ke Kelas Bantam, Eko Roni Lawan Lito Adiwang di One Fight Night 43

Eko Roni Saputra akan bertarung di Bangkok pada ajang One Fight Night 43. Eko akan bertemu jagoan MMA dari Filipina.

oleh ThomasDiterbitkan 15 Mei 2026, 21:30 WIB
Petarung Indonesia, Eko Roni Saputra (dok: ONE Championship)

Liputan6.com, Jakarta - Petarung MMA kebanggaan Indonesia Eko Roni Saputra akan tampil di One Fight Night 43. Eko kali ini naik satu divisi ke kelas Bantam. Lawan yang akan dihadapi di di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Sabtu (16/5/2026) adalah Lito Adiwang asal Filipina.

Baik Eko maupun Lito sebenarnya sama-sama naik kelas di duel kali ini. Eko biasa bertarung di kelas terbang dan Lito bermain di kelas jerami. Keduanya akan bertemu di kelas bantam untuk pertama kalinya.

Eko Roni sudah melakukan persiapan matang demi mengalahkan Lito. Eko Roni latihan di Bali MMA dengan tiga sesi latihan sehari yang terbagi atas pemantapan fisik di pagi hari, teknik di siang hari, dan strategi di sore hari.Semua itu dilakukan karena Eko sadar betul siapa yang akan dia hadapi.

Adiwang adalah petarung berpengalaman dengan 10 kemenangan dari 14 laga di ONE Championship. Eko menyebutnya sebagai salah satu petarung paling berani dari Asia Tenggara."Dia termasuk lama di ONE. Dia petarung yang sangat berani," kata Eko.

Hal yang paling Eko waspadai adalah karakter bertarung Lito di menit-menit awal laga.

Petarung asal Baguio City itu dikenal langsung menekan habis-habisan sejak bel ronde pertama berbunyi, melepaskan pukulan-pukulan berbahaya dari berbagai sudut tanpa memberi ruang bernapas bagi lawan. Pola itulah yang pernah mengantar Lito mengalahkan petarung Indonesia lain, Adrian Mattheis, pada 2023.

Kewaspadaan Eko Roni

Petarung Indonesia Eko Roni Saputra bakal ditantang wakil Filipina Danny Kingad dalam laga MMA divisi flyweight di One Fight Night 7 pada Sabtu (25/2/2023). (Istimewa)

"Lito itu di ronde pertama memang kencang. Dia habis-habisan di ronde pertama. Tangan kirinya sangat berbahaya," ujar Eko.

"Karena dia agak pendek, permainannya mirip John Lineker. Kurang lebih seperti itu. Dia punya power besar."

Kewaspadaan Eko tidak berhenti di situ. Latar belakang Lito sebagai atlet wushu memberikannya variasi tendangan yang tidak bisa diabaikan, dan kemampuan gulat serta grappling-nya juga terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

"Lito tidak bisa terlalu diberi jarak pukul, karena dia selalu melempar pukulan yang berbahaya. Kalau tendangan, dia juga punya karena latar belakangnya wushu. Dia juga belajar kuncian," jelas Eko.

Tapi juara gulat nasional Indonesia itu sudah punya rencana yang jelas untuk mengatasinya.Membawa laga ke ground adalah prioritas utama, memanfaatkan keunggulan grappling yang sudah Eko bangun selama bertahun-tahun sebagai petarung profesional.

"Mudah-mudahan saya bisa menarik Lito ke bawah. Saya tidak mau terlalu banyak statement, yang penting saya fokus dengan diri saya dalam pertarungan itu."

Disiarkan Vidio Mulai 08.00 WIB

Eko juga sudah memperhitungkan bahwa Lito pasti tahu soal ancaman gulat tersebut dan akan berusaha menjaga pertarungan tetap berdiri.

"Menurut saya, dia pasti tidak mau dibawa ke ground oleh saya, karena dia tahu background saya. Otomatis dia akan jaga jarak untuk tetap tarung di atas."

Di sela persiapan, kedua petarung sempat bertemu langsung dan suasananya berjalan santai.

"Dia baik juga sama saya, menegur, kami ngobrol. Komunikasi biasa saja," kata Eko.

ONE Fight Night 43 akan tayang pada Sabtu (16/5/2026) mulai pukul 08.00 WIB di YouTube, Facebook, atau Vidio ONE Championship.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya