Gavi Sentil Real Madrid Usai Bawa Barcelona Juara

Gavi kembali menikmati momen manis bersama Barcelona usai berhasil melewati masa sulit akibat cedera panjang yang sempat membuatnya menepi.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 20 Mei 2026, 22:49 WIB
Barcelona resmi mengunci gelar Liga Spanyol musim 2025/2026 setelah memenangkan laga bertajuk El Clasico melawan Real Madrid pada Minggu (10/10/2026) waktu setempat. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Gavi kembali menikmati momen manis bersama Barcelona setelah berhasil melewati masa sulit akibat cedera panjang yang sempat membuatnya menepi. Pemain muda asal Spanyol itu kini sukses membantu Blaugrana menutup musim dengan raihan trofi La Liga.

Barcelona tampil konsisten sepanjang musim dan kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama di sepak bola Spanyol. Bagi Gavi, keberhasilan kali ini menjadi gelar La Liga ketiganya sejak dipercaya tampil di tim senior.

Di tengah keberhasilan tersebut, muncul komentar dari pihak Real Madrid terkait kontroversi keputusan wasit sepanjang musim. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, sebelumnya sempat menyinggung bahwa timnya dirugikan oleh sejumlah keputusan pengadil lapangan.

Namun, Gavi memilih tidak ambil pusing dengan berbagai komentar tersebut. Ia menilai pencapaian Barcelona musim ini tetap pantas dihargai tanpa harus dipengaruhi opini dari rival.

Gavi Nikmati Kesuksesan di Usia Muda

Gelandang Barcelona, Gavi, mendapatkan comeback setelah cedera dalam laga kontra Sevilla di lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Gavi masuk lapangan menggantikan Raphinha untuk kembali bermain setelah absen enam bulan. (Lluis GENE / AFP)

Gelandang berusia 21 tahun itu mengaku bangga bisa mengoleksi sejumlah trofi di usia yang masih sangat muda. Baginya, perjalanan bersama Barcelona sejauh ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

Gavi juga menyebut keberhasilan Barcelona tidak datang secara instan. Ia menilai kerja keras seluruh pemain dan staf pelatih menjadi faktor utama di balik sukses Blaugrana musim ini.

“Sebelum menjalani debut di tim utama, saya tidak pernah membayangkan bisa memenangkan dua gelar liga di usia 21 tahun,” kata Gavi dalam wawancara bersama Mundo Deportivo.

Gavi Respons Santai Komentar dari Madrid

Selebrasi Gavi dalam laga pramusim Daegu vs Barcelona, Senin (4/8/2025). (FC Barcelona Official)

Komentar dari kubu Real Madrid terkait keberhasilan Barcelona tidak membuat Gavi terganggu. Ia menilai situasi seperti itu sudah sering terjadi setiap kali Blaugrana meraih kesuksesan.

Menurut Gavi, Barcelona sebaiknya tetap fokus pada perkembangan tim dan tidak perlu terpancing oleh sindiran dari rival abadinya tersebut.

“Hal seperti itu pasti akan selalu ada. Semua orang tahu orang-orang di Madrid akan mencoba mengecilkan pencapaian maupun gelar yang kami raih,” ujar Gavi.

“Itulah sebabnya komentar seperti itu tidak perlu memengaruhi kami,” lanjutnya.

Keberhasilan La Masia Jadi Kebanggaan Barcelona

Ronald Araujo dari Barcelona mengangkat trofi setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-0 untuk menjuarai Liga Spanyol (La Liga) dengan tiga pertandingan tersisa, di Barcelona, Spanyol, Minggu, 10 Mei 2026. (AP Photo/Joan Mateu Parra)

Gavi juga menegaskan keberhasilan musim ini terasa semakin spesial karena Barcelona banyak mengandalkan pemain lulusan akademi La Masia. Ia bangga karena tim tetap kompetitif meski tidak terlalu aktif di bursa transfer.

Menurutnya, Barcelona mampu menunjukkan kualitas tanpa harus mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain baru seperti klub-klub besar lain.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, memenangkan dua gelar La Liga dengan banyak pemain jebolan akademi merupakan pencapaian luar biasa,” kata Gavi.

“Pada akhirnya kami hanya mendatangkan sedikit pemain, sementara klub lain terus membeli banyak pemain setiap musim. Itu membuat kami semakin bangga,” tambahnya.

Gavi Puas Barcelona Kunci Gelar Saat Lawan Madrid

Hasil 2-0 tersebut membuat Barcelona tak terkejar di puncak klasemen sementara dengan raihan 91 poin atau terpaut 14 angka dari Real Madrid dalam tiga laga tersisa. (AFP/Josep Lago)

Gavi mengaku sangat menikmati momen ketika Barcelona memastikan gelar usai menundukkan Real Madrid di depan pendukung sendiri. Baginya, kemenangan itu membuat perayaan juara terasa jauh lebih sempurna.

Ia bahkan mengungkapkan sempat berharap Real Madrid meraih kemenangan pada laga sebelumnya agar penentuan gelar bisa terjadi di El Clasico.

“Sejujurnya saya berharap Madrid mengalahkan Espanyol supaya kami bisa mengalahkan mereka di kandang sendiri bersama para pendukung kami,” ujar Gavi.

“Dan pada akhirnya hal itu benar-benar terjadi. Bagi saya, situasi tersebut membuat semuanya terasa lebih menyenangkan,” tutupnya.

Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya