Skuad Timnas Swiss di Piala Dunia 2026: Kolaborasi Senior dan Talenta Muda

Timnas Swiss mengumumkan 26 nama pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 21 Mei 2026, 12:30 WIB
Lolos ke babak perempatfinal Euro 2024, Timnas Swiss mengulangi capaian mereka pada edisi sebelumnya 2020. Lolos ke perempatfinal edisi teranyar dengan mengalahkan juara bertahan Italia 2-0 di babak 16 besar, Timnas Swiss juga mampu mengorbitkan seorang pemain mudanya dalam deretan pencetak gol termuda di ajang Euro 2024. Siapa dia? Ini dia daftar lengkap 3 pencetak gol termuda Timnas Swiss di ajang Euro sepanjang sejarah. (AP Photo/Themba Hadebe)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Swiss sudah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Pelatih Murat Yakin memilih untuk tetap mengandalkan sejumlah pemain senior yang telah menjadi inti kekuatan tim, sambil menambahkan beberapa bakat muda yang menjanjikan.

Granit Xhaka menjadi perhatian utama dalam daftar tersebut. Kapten tim ini akan tampil di Piala Dunia untuk keempat kalinya secara berturut-turut, dan pada usia 33 tahun, Xhaka tetap menjadi penggerak utama permainan serta sosok pemimpin yang dihormati di ruang ganti.

Pemain yang pernah membela Arsenal dan Bayer Leverkusen ini juga mencatatkan namanya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah tim Swiss, dengan total 144 caps. Prestasi ini menunjukkan dedikasi dan konsistensinya dalam berkontribusi untuk tim nasional.

Selain Xhaka, tim Swiss masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman lainnya seperti Manuel Akanji, Remo Freuler, Denis Zakaria, dan Breel Embolo. Kehadiran para veteran ini diharapkan dapat memberikan stabilitas dan ketenangan bagi tim dalam menghadapi tekanan di turnamen besar.

Dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda, Swiss optimis dapat bersaing di pentas dunia. Keberadaan pemain-pemain berpengalaman diharapkan menjadi kunci dalam meraih hasil maksimal di Piala Dunia mendatang.

Zeki Amdouni Menjadi Sorotan

Zeki Amdouni, striker Burnley (kiri), bersaing memperebutkan bola dengan bek Tottenham Hotspur, Emerson Royal, dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA 2023/2024 di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada hari Sabtu.

Salah satu kejutan terbesar dalam pemilihan skuad Swiss untuk Piala Dunia kali ini adalah terpilihnya Zeki Amdouni. Penyerang dari Burnley ini sebelumnya diragukan untuk tampil karena cedera lutut serius yang mengakibatkan minimnya waktu bermainnya di musim ini. Meskipun demikian, pelatih Murat Yakin tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Amdouni untuk memperkuat tim.

Di sektor depan, Swiss juga mengandalkan Noah Okafor yang saat ini bermain untuk Leeds United. Kecepatan serta kemampuan fleksibilitas yang dimiliki Okafor diyakini akan menjadi senjata utama bagi Swiss dalam melancarkan serangan balik yang cepat.

Keputusan lain yang cukup mengejutkan adalah pemanggilan Christian Fassnacht dan Cedric Itten. Keduanya memang jarang mendapatkan kesempatan untuk membela tim nasional sejak awal tahun 2023. Namun, performa mereka yang sangat baik di level klub akhirnya membuat Murat Yakin memutuskan untuk memasukkan nama mereka kembali ke dalam skuad Piala Dunia 2026.

Fassnacht, khususnya, menunjukkan penampilan yang luar biasa di liga domestik Swiss musim ini dengan mencetak 18 gol bersama Young Boys. Ia juga menjadi salah satu dari dua pemain yang berasal dari klub Swiss dalam skuad kali ini, bersanding dengan kiper Marvin Keller.

Kuda Hitam yang Sering Menyusahkan

Granit Xhaka, kapten Timnas Swiss, menghalau bola dari gelandang Timnas Jerman, Ilkay Gundogan, dalam pertandingan matchday ketiga Grup A Euro 2024 di Waldstadion, Frankfurt, Jerman, pada hari Minggu.

Walaupun tidak dianggap sebagai tim unggulan di Piala Dunia 2026, Swiss dikenal sebagai tim kuda hitam yang sering kali menyulitkan tim-tim besar. Dalam beberapa turnamen internasional terakhir, mereka berhasil memberikan kejutan dan membuat tim favorit mengalami kesulitan.

Sejak awal keikutsertaannya, Swiss telah berpartisipasi dalam 13 edisi Piala Dunia. Prestasi terbaik yang pernah mereka raih adalah mencapai babak perempat final pada tahun 1934, 1938, dan 1954.

Dengan adanya kombinasi pemain senior yang berpengalaman dan generasi muda yang penuh semangat, Swiss optimis untuk menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026. Mereka berharap dapat melangkah lebih jauh dan membuktikan bahwa mereka bisa menjadi ancaman bagi tim-tim besar. 

Skuad Timnas Swiss

Cover Timnas Swiss di Piala Dunia 2026. (Bola.com/Tim Multimedia)

Kiper: Gregor Kobel (Borussia Dortmund), Yvon Mvogo (Lorient), Marvin Keller (Young Boys)

Belakang: Manuel Akanji (Inter Milan), Nico Elvedi (Borussia Monchengladbach), Ricardo Rodríguez (Real Betis), Silvan Widmer (Mainz), Miro Muheim (Hamburger SV), Aurele Amenda (Eintracht Frankfurt), Eray Comert (Valencia), Luca Jaquez (Stuttgart)

Tengah: Granit Xhaka (Sunderland), Johan Manzambi (Freiburg), Remo Freuler (Bologna), Denis Zakaria (Monaco), Ardon Jashari (AC Milan), Djibril Sow (Sevilla), Christian Fassnacht (Young Boys), Michel Aebischer (Pisa), Fabian Rieder (Augsburg), Ruben Vargas (Sevilla)

Depan: Breel Embolo (Rennes), Noah Okafor (Leeds United), Dan Ndoye (Nottingham Forest), Zeki Amdouni (Burnley), Cedric Itten (Fortuna Dusseldorf)

 

Sumber: Ari Prayoga (Bola.net)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya