Barcelona Terpikat Sinar Cesc Fabregas di Como

Barcelona dilaporkan tengah memantau ketat Cesc Fabregas di Como sebagai calon suksesor jangka panjang untuk menggantikan posisi Hansi Flick.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 01 Juni 2026, 23:42 WIB
Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kini tengah berada dalam situasi yang sangat stabil di sektor juru taktik usai Hansi Flick menyepakati perpanjangan masa bakti hingga tahun 2028 mendatang. Tim asal Catalan tersebut sekarang mempunyai pijakan yang kokoh berkat penampilan yang ajeg di bawah komando arsitek asal Jerman itu.

Flick tercatat sukses mengamankan lima trofi domestik dari enam ajang yang diikuti sepanjang dua musim ke belakang. Catatan impresif tersebut membuat kedudukannya di kursi kepelatihan utama menjadi kian tidak tergoyahkan.

Kendati demikian, manajemen Barcelona tetap menganggap krusial adanya cetak biru jangka panjang demi keberlangsungan masa depan skuad. Salah satu figur potensial yang belakangan ini mulai masuk ke dalam radar pengawasan mereka adalah Cesc Fabregas.

Fabregas saat ini diketahui sedang meniti langkah di dunia manajerial dengan menakhodai Como di Italia. Pihak Barcelona dikabarkan terus memonitor grafik perkembangannya secara intensif.

Fabregas Tampil Menonjol di Como

Pelatih Como, Cesc Fabregas pada laga kontra AC Milan di ajang Liga Italia 2025/2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Merujuk pada pemberitaan Diario SPORT, manajemen Barcelona mengamati dengan sangat cermat sepak terjang Fabregas bersama Como. Eks dirigen lapangan tengah tersebut sukses mencuri perhatian publik lewat performa kepelatihannya yang gemilang.

Dalam kurun waktu tiga musim, Fabregas mampu mendongkrak prestasi Como dengan membawa mereka promosi dari Serie B hingga menembus jajaran kompetisi tertinggi. Keberhasilan ini menjadi salah satu torehan yang paling menyita perhatian di jagat sepak bola Italia.

Skema permainan ofensif serta adaptif yang ia terapkan menuai banyak sanjungan dari berbagai pihak. Berkat kualitas tersebut, ia bahkan dianugerahi penghargaan sebagai juru taktik terbaik di Italia.

Waktu yang Dinilai Tepat untuk Transisi

Kondisi masa bakti kedua pelatih menjadi variabel yang membuat sosok Fabregas terasa kian memikat bagi Barcelona. Ia terikat komitmen dengan Como sampai tahun 2028, jangka waktu yang identik dengan durasi kontrak Hansi Flick di Camp Nou.

Sinkronisasi periode kerja ini dianggap dapat menciptakan momentum transisi yang sangat ideal bagi klub. Barcelona melihat adanya kans untuk melakukan pergantian tampuk kepemimpinan di saat yang pas tanpa perlu mengorbankan keseimbangan internal skuad.

Fabregas sendiri sejatinya memiliki ikatan emosional yang erat dengan Barcelona lantaran merupakan jebalan dari akademi La Masia. Dirinya pun sempat terlibat pembicaraan langsung dengan presiden klub, Joan Laporta, pada waktu yang lalu.

Walaupun namanya mulai dilirik oleh deretan tim raksasa Eropa, Fabregas dikabarkan belum mempunyai niat untuk angkat kaki dari Como dalam periode dekat ini. Dirinya menegaskan masih ingin berkonsentrasi penuh untuk menyusun proyek jangka panjang bersama tim Italia tersebut.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya