Overheating Bikin Pembalap Indonesia Memen Harianto Gagal Juara di AXCR 2026

Memen Harianto harus puas menempati P4 pada AXCR 2026 yang baru saja selesai dilaksanakan di Thailand.

oleh ThomasDiterbitkan 17 Agustus 2026, 08:30 WIB
Overheating Bikin Pembalap Indonesia Memen Harianto Gagal Juara di AXCR 2026

Liputan6.com, Jakarta - Pereli Indonesia Memen Harianto berhasil menuntaskan seluruh rangkaian Musashi Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026. Mengendarai Toyota Hilux Revo nomor start 116 bersama Indonesia Cross Country Rally Team, Memen finis di posisi keempat kelas T1G setelah peluang meraih gelar juara sirna akibat masalah overheating pada special stage (SS) terakhir.

AXCR 2026 yang merupakan penyelenggaraan ke-31 digelar di Thailand pada 9-15 Agustus 2026. Memen tampil kompetitif sejak awal lomba dan menunjukkan konsistensi hingga memasuki lima leg pertama.

Hingga Leg 5, Memen berada di posisi ke-11 klasemen overall sekaligus memimpin kelas T1G. Bahkan, posisi puncak T1G sudah berhasil dikuasainya sejak Leg 3.

Peluang untuk mempertahankan posisi teratas hingga akhir pun terbuka lebar. Namun, drama terjadi pada SS6 yang menjadi special stage terakhir.

Toyota Hilux Revo yang dikendarai Memen mengalami overheating. Kondisi tersebut memaksanya menghentikan kendaraan dan melakukan penanganan serta perbaikan di dalam SS sebelum kembali melanjutkan perlombaan.

Waktu yang terbuang membuat posisi Memen merosot. Meski demikian, pereli asal Indonesia itu tidak menyerah dan tetap menyelesaikan SS6 hingga garis finis.

"Yang paling penting, kami bisa menyelesaikan seluruh leg dari Leg 1 sampai Leg 6. Di SS6 memang kami mengalami overheating dan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu di dalam SS. Itu membuat waktu kami terbuang cukup banyak," ujar Memen.

"Kalau tidak ada masalah tersebut, tentunya kami masih memiliki peluang untuk mempertahankan posisi pertama T1G sampai akhir. Tetapi inilah rally. Yang paling penting buat saya, kami tidak menyerah dan tetap menyelesaikan SS6 sampai finis."

Kecewa Gagal Juara, Bangga Jadi Finisher

Hasil tersebut tentu menjadi kekecewaan bagi Memen karena target utama di AXCR 2026 adalah merebut gelar juara kelas T1G.

Meski begitu, keberhasilan menyelesaikan seluruh enam leg menjadi catatan positif. Terlebih, Memen mampu menjaga performa kompetitif dan memimpin T1G sejak Leg 3 hingga Leg 5.

"Target kami tentu saja juara. Jadi saya pasti kecewa karena kesempatan itu akhirnya hilang akibat masalah overheating dan waktu yang terbuang. Tetapi saya juga bersyukur karena kami tetap bisa menyelesaikan seluruh rangkaian AXCR 2026," katanya.

"Buat saya, menjadi finisher juga sangat penting. Kami berjuang dari Leg 1 sampai Leg 6 dan tidak menyerah sampai garis finis."

Apresiasi untuk Tim dan Sponsor

Overheating Bikin Pembalap Indonesia Memen Harianto Gagal Juara di AXCR 2026

Di balik perjuangan Memen di AXCR 2026, terdapat dukungan dari sponsor, partner, tim, mekanik, keluarga, komunitas, media, serta masyarakat Indonesia.

Memen pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan kepercayaan dan dukungan sejak persiapan hingga kompetisi berlangsung.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor dan partner yang sudah percaya dan mendukung saya di AXCR 2026. Perjuangan ini bukan hanya perjuangan saya, tetapi perjuangan kita bersama," ujar Memen.

Dukungan tersebut datang dari FIN+, Galat Exchange, Pertamina, Pegadaian, Injourney Airport, TCD Asia Pacific Indonesia, Delium Radial, Method Race Wheels, Furukawa Battery, Mamba Racing Shock, Roma Motor, Xtreme Indonesia, Tsuchia Indonesia, Pertamina Fastron, MCI Carbon, Nexter Brake Pad, Runstop Brake, Lambang Garage, ADco Law, JNE, Warung Bambu Nusantara, MAX Decal, SS Motor, Ring Satu, KIM, serta seluruh sponsor dan partner lainnya.

Memen juga meminta maaf karena belum mampu memenuhi target membawa pulang gelar juara T1G.

"Saya mohon maaf karena tahun ini kami belum bisa memberikan gelar juara seperti yang kita harapkan. Saya tahu banyak sekali yang sudah memberikan support dan berharap kami bisa kembali membawa hasil terbaik untuk Indonesia," tuturnya.

"Tapi saya berharap semua bisa melihat perjuangan kami secara keseluruhan. Dari Leg 1 sampai Leg 6 kami tetap berjuang dan berhasil menjadi finisher. Hanya saja, masalah overheating di SS6 membuat kami kehilangan waktu yang sangat berharga dan akhirnya peluang juara ikut hilang."

 

Overheating Jadi Bahan Evaluasi

Memen menilai masalah yang terjadi pada SS6 akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan reliability kendaraan dan kesiapan menghadapi reli jarak panjang dengan kondisi ekstrem.

"Kami akan evaluasi semuanya. Masalah di SS6 ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Kami akan kembali dengan persiapan yang lebih baik," katanya.

Perjalanan Memen Harianto di AXCR 2026 memang tidak berakhir dengan gelar juara. Namun, performanya tetap menunjukkan konsistensi.

Memimpin kelas T1G sejak Leg 3 hingga Leg 5, menyelesaikan enam leg, dan tetap melaju hingga garis finis setelah mengalami masalah teknis menjadi bukti kegigihan Memen dalam menaklukkan salah satu ajang cross country rally terberat di Asia.

"Terima kasih untuk semua yang sudah percaya dan mendukung saya. Mohon maaf karena tahun ini belum bisa memberikan gelar juara. Tapi saya bangga kami tidak menyerah dan tetap menyelesaikan AXCR 2026 sampai akhir. Perjuangan belum selesai. Kami akan kembali dan berusaha memberikan hasil yang lebih baik untuk Indonesia," tutup Memen.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya