Liverpool Dapat Sinyal Positif, Incaran Lama Bisa Diboyong Januari 2027

Liverpool sempat memburu Yankuba Minteh pada bursa transfer musim panas 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 05 September 2026, 22:30 WIB
Gelandang Nottingham Forest asal Inggris #14 Callum Hudson-Odoi (kiri) berebut bola dengan gelandang Brighton asal Gambia #17 Yankuba Minteh selama pertandingan perempat final Piala FA Inggris antara Brighton & Hove Albion dan Nottingham Forest di Stadion Amex, Brighton, pada Minggu (30/3/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mendapat angin segar terkait peluang merekrut winger Brighton & Hove Albion, Yankuba Minteh, pada bursa transfer Januari mendatang.

Minat Liverpool terhadap pemain asal Gambia tersebut bukan rahasia lagi. Pada bursa transfer musim panas, The Reds sempat mengajukan dua tawaran untuk Minteh, tetapi keduanya ditolak Brighton. Klub berjuluk The Seagulls itu disebut mematok harga sekitar £80 juta, sementara Liverpool dilaporkan tidak bersedia mengeluarkan lebih dari £60 juta.

Kini, peluang transfer tersebut kembali terbuka setelah pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, memberikan sinyal bahwa Minteh bisa saja meninggalkan klub pada Januari.

Berbicara menjelang pertandingan Brighton melawan Leeds United, Hurzeler mengatakan bahwa performa Minteh dan timnya dalam beberapa bulan ke depan dapat kembali menarik perhatian klub-klub besar.

"Jika seluruh tim tampil sukses dan dia mampu bersinar secara individu, Yankuba akan kembali mendapatkan banyak perhatian. Dia mungkin bisa mewujudkan mimpinya pada bursa transfer berikutnya," kata Hurzeler.

Pernyataan tersebut menjadi kabar menarik bagi Liverpool. Apalagi, Minteh diyakini memang memiliki ambisi untuk bergabung dengan klub yang lebih besar.

 

Kondisi Minteh Jadi Pertimbangan

Sayap kanan Gambia berusia 20 tahun, Yankuba Minteh didatangkan Brighton and Hove Albion pada awal musim 2024/2025 dari sesama klub Premier League Newcastle United dengan nilai transfer 35 juta euro atau setara Rp602 miliar. Dari dua laga awal di Premier League 2024/2025, ia selalu dimainkan dengan torehan satu assist. (AFP/Glyn Kirk)

Meski demikian, Liverpool tetap perlu mempertimbangkan kondisi fisik Minteh sebelum kembali mengejarnya. Winger berusia 22 tahun itu saat ini masih mengalami cedera dan diperkirakan baru bisa kembali bermain pada pertengahan November. Proses pemulihannya juga kemungkinan harus dilakukan secara bertahap agar masalah pada betisnya tidak kembali kambuh.

Situasi tersebut bisa menjadi salah satu alasan Liverpool memilih menunggu hingga Januari. Pada saat itu, kondisi Minteh seharusnya sudah lebih jelas dan The Reds dapat menilai apakah sang pemain benar-benar layak ditebus dengan harga tinggi.

Di sisi lain, Liverpool sebenarnya tidak berada dalam kondisi darurat di sektor sayap kanan. Victor Munoz telah menunjukkan performa menjanjikan pada awal musim. Ia memenangkan penalti ketika menghadapi Newcastle United pada pekan pembuka dan kemudian mencetak gol saat melawan Nottingham Forest.

Artinya, Liverpool masih memiliki opsi untuk bertahan dengan komposisi pemain yang ada hingga Januari.

 

Liverpool Perlu Tetapkan Target

Minteh bukan satu-satunya winger yang sempat dikaitkan dengan Liverpool pada musim panas. Nama penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr, juga sempat disebut sebagai salah satu target potensial.

Namun, jika Liverpool kembali mencari tambahan pemain depan pada Januari, Minteh tampaknya lebih menarik untuk dipertimbangkan.

Sarr memang memiliki pengalaman dan kemampuan yang sudah teruji di Premier League. Akan tetapi, kontribusinya dalam membangun serangan dari luar kotak penalti dinilai tidak selalu konsisten.

Usianya juga menjadi faktor. Sarr akan berusia 29 tahun pada Februari mendatang. Liverpool kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar untuk pemain yang mungkin hanya memiliki beberapa tahun masa puncak di Anfield.

Terlebih lagi, keputusan Liverpool mencoret Federico Chiesa dan Wataru Endo dari skuad Liga Champions menunjukkan bahwa klub perlu mempertimbangkan dengan matang setiap investasi terhadap pemain senior.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya