Legenda Real Madrid Minta Xabi Alonso Kembali ke Santiago Bernabeu

Iker Casillas mendukung kembalinya Xabi Alonso ke Real Madrid untuk mengatasi krisis klub. Simak komentar sang legenda mengenai masa depan kursi pelatih di sini

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Mei 2026, 22:16 WIB
Xabi Alonso saat konferensi pers perkenalan pelatih baru Real Madrid yang berlangsung di Real Madrid Sports City, Valdebebas, Spanyol, Senin (26/05/2025) waktu setempat. (AFP/Thomas Coex)

Liputan6.com, Jakarta - Iker Casillas, sang legenda Real Madrid, menyampaikan dukungannya agar Xabi Alonso kembali diberikan kepercayaan untuk melatih klub raksasa asal Spanyol tersebut. Pernyataan ini tergolong tidak terduga, mengingat Alonso baru saja meninggalkan posisinya sebagai pelatih Los Blancos delapan bulan lalu setelah masa tugas yang relatif singkat.

Sebelumnya, Alonso mendarat di Santiago Bernabeu dengan beban ekspektasi yang besar berkat kesuksesan luar biasanya bersama Bayer Leverkusen. Sayangnya, masa bakti mantan gelandang tim nasional Spanyol itu di Madrid tidak bertahan lama. Penurunan performa tim yang terus berlanjut memaksa pihak manajemen untuk melakukan pergantian di pertengahan musim.

Musim kompetisi kali ini memang menjadi periode yang sangat menantang bagi Real Madrid. Klub kebanggaan ibu kota Spanyol tersebut kini menghadapi ancaman mengakhiri musim tanpa raihan satu trofi pun. Kondisi ini membuat tekanan yang dialami oleh skuad maupun jajaran staf kepelatihan meningkat secara signifikan.

Suasana internal klub kian memburuk dengan munculnya rumor mengenai perpecahan di dalam ruang ganti. Kabar terbaru menyebutkan bahwa dua penggawa Madrid, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, telah dijatuhi denda dalam jumlah besar usai terlibat dalam insiden pertikaian fisik.

Casillas Buka Suara

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso (kanan), berbicara kepada gelandang Real Madrid asal Inggris bernomor punggung 05, Jude Bellingham, selama pertandingan pekan ke-6 Phase League UEFA Champions League antara Real Madrid CF dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Kamis (11-12-2025) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Pasca pengunduran diri Alonso, kursi pelatih sempat ditempati oleh Alvaro Arbeloa. Namun, Arbeloa dikabarkan tidak akan dipertahankan untuk mengarungi musim mendatang, sehingga Madrid kini kembali dalam proses pencarian sosok baru sebagai nahkoda tim.

Menurut perspektif Casillas, Alonso tetap menjadi sosok yang paling pas untuk memimpin proses pembangunan ulang di Madrid. Mantan kapten Los Blancos tersebut menyadari bahwa setiap keputusan yang diambil klub tidak selalu membuahkan hasil sesuai rencana.

“Saya akan membawa kembali Xabi Alonso. Dia adalah pelatih ideal untuk Real Madrid,” ujar Casillas.

Ia turut menekankan bahwa realitas dalam dunia sepak bola sangat bergantung pada hasil akhir di lapangan. Casillas memberikan perbandingan dengan momen pemecatan Rafa Benitez beberapa tahun silam, yang menunjukkan bagaimana dinamika serta tekanan jangka pendek sering kali mendikte keputusan-keputusan besar klub.

Rekor Xabi Alonso di Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi saat timnya berhadapan dengan Real Sociedad pada pekan 4 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Sepanjang masa kepemimpinannya di Madrid, Alonso sebenarnya menorehkan catatan statistik yang terbilang cukup tangguh dengan mengemas 24 kemenangan dari total 34 laga. Meski demikian, penurunan performa tim di fase akhir jabatannya memicu kritik tajam dari para pendukung.

Kekalahan saat menghadapi Celta Vigo bahkan dilaporkan menjadi pemicu pertemuan mendadak di tingkat petinggi klub untuk mengevaluasi masa depan Alonso. Beberapa laporan mengindikasikan bahwa gaya taktik yang diterapkan Alonso tidak sepenuhnya selaras dengan keinginan sejumlah pemain senior di dalam skuad.

Berdasarkan laporan media Inggris, BBC, Alonso dikabarkan sempat terlibat perselisihan dengan penyerang bintang Kylian Mbappe mengenai strategi tim sesaat sebelum kekalahan di laga final Copa del Rey melawan Barcelona. Di samping itu, hubungan antara Alonso dengan presiden klub Florentino Perez juga disebut-sebut sempat menegang sebelum akhirnya kesepakatan untuk berpisah diambil.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya